UNIPMAUNIPMA

D'edukasi: Jurnal Pengabdian MasyarakatD'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia kerap mengalami kendala dalam memasuki dunia kerja, khususnya terkait keterampilan non-teknis seperti komunikasi dan kepercayaan diri saat wawancara. Data dari BPS menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka tertinggi berasal dari lulusan SMK. Hal ini menandakan perlunya intervensi yang aplikatif dalam membekali siswa dengan soft skills. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan siswa SMKN 20 Jakarta menghadapi wawancara kerja melalui pelatihan berbasis pengalaman. Metode workshop meliputi penyampaian materi, simulasi wawancara individu, dan diskusi kelompok tanpa pemimpin (LGD). Hasil observasi menunjukkan peningkatan pemahaman wawancara, keberanian, dan keterampilan komunikasi siswa. Pendekatan experiential learning terbukti efektif dalam membangun kesiapan kerja secara praktis. Kegiatan ini juga menjawab kebutuhan mitra dan berpotensi untuk direplikasi di sekolah vokasi lain.

Kegiatan workshop Tips dan Trik Sukses Menghadapi Interview Kerja di SMKN 20 Jakarta telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi proses seleksi kerja.Observasi menunjukkan peningkatan pemahaman teknik wawancara, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi interpersonal siswa melalui pendekatan experiential learning.Kegiatan ini terbukti efektif menjawab kebutuhan mitra dan memiliki potensi untuk direplikasi di sekolah vokasi lain.

Pertama, perlu dikaji efektivitas pelatihan soft skills berbasis simulasi wawancara kerja dalam jangka panjang, apakah peningkatan kesiapan kerja yang terjadi berdampak langsung terhadap tingkat penempatan kerja lulusan SMK. Kedua, perlu diteliti bagaimana integrasi pelatihan semacam ini ke dalam kurikulum SMK secara berkelanjutan, termasuk keterlibatan dunia usaha dan industri dalam merancang konten pelatihan agar lebih kontekstual. Ketiga, perlu dieksplorasi pengembangan model pelatihan hybrid berbasis digital yang bisa diakses oleh siswa SMK di daerah terpencil, dengan mempertahankan elemen simulasi langsung seperti LGD dan roleplay secara daring, sehingga pelatihan serupa bisa diimplementasikan secara luas dan merata di seluruh Indonesia.

Read online
File size249.28 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test