UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab prokrastinasi akademik mahasiswa organisatoris. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa aktif Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Angkatan 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Sampling Kuota. Hal ini dilakukan dengan mengambil sampel dari total keseluruhan populasi yang ada dengan sejumlah 6 informan/subjek meliputi 3 prodi Psikologi dan 3 prodi Gizi dengan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan yakni; 1) Mahasiswa aktif Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo Semarang Angkatan 2022, 2) Mahasiswa yang sedang ikut/berkecimpung dalam suatu komunitas organisasi. Teknik Pengumpulan Data yang dilakukan dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik yaitu wawancara dengan jenis semi-terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik pada mahasiswa organisatoris disebabkan atas (3) faktor utama yakni; 1) takut gagal (fear of failure), 2) tidak menyukai tugas (aversive of the task), 3) pengambilan resiko yang berlebihan.

Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan untuk menghindari atau menunda pekerjaan akademik, terutama karena dinamika organisasi yang diikuti.Penelitian ini menemukan bahwa prokrastinasi akademik pada mahasiswa organisatoris dipengaruhi oleh rasa takut gagal dan ketidaksukaan terhadap tugas.Pengelolaan faktor-faktor ini penting untuk meningkatkan performa akademik dan organisasi.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi coping yang efektif digunakan oleh mahasiswa organisatoris dalam mengatasi prokrastinasi akademik, dengan fokus pada bagaimana mereka menyeimbangkan peran ganda sebagai mahasiswa dan anggota organisasi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat prokrastinasi akademik antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak, untuk melihat perbedaan signifikan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa organisatoris dalam menghadapi tekanan waktu dan tuntutan peran ganda, serta bagaimana mereka membangun resiliensi dan motivasi diri untuk tetap produktif dalam studi dan organisasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena prokrastinasi akademik pada mahasiswa organisatoris dan memberikan dasar bagi pengembangan intervensi yang lebih efektif untuk membantu mereka mencapai kesuksesan akademik dan organisasi.

  1. Fenomena Childfree Dalam Tinjauan Maslahah Mursalah (Studi Fenomenologi Terhadap Generasi 5.0) | Psycho... Doi.Org/10.28926/Pyschoaksara.V1i2.1026Fenomena Childfree Dalam Tinjauan Maslahah Mursalah Studi Fenomenologi Terhadap Generasi 5 0 Psycho Doi Org 10 28926 Pyschoaksara V1i2 1026
Read online
File size219.66 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test