169169
PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaRealitas kehidupan Ma Ayu telah menjadi jejak memori yang tersimpan dalam sistem ingatan sensorik. Informasi mengenai perjalanan hidup Ma Ayu terbagi menjadi tiga dimensi, yaitu masa remaja, masa produktif, dan masa survive. Kisah Ma Ayu menjadi stimulus untuk memainkan peran manusia sebagai homo narrans, yaitu keterwakilan individu sebagai subjek cerita melalui medium fotografi. Karya ini disajikan melalui kategori foto etik (ethically photographs), yang dirangkum dalam rangkaian foto dokumenter dan esai sehingga memuat foto-foto yang dapat dinilai secara etik. Adapun metode yang digunakan untuk membedah figur Ma Ayu yaitu dengan menggunakan pendekatan kemanusiaan (humanitarian approach for social documentary). Karya ini menghasilkan dua temuan, pertama berupa perspektif identitas personal Ma Ayu sebagai representasi perempuan Jawa yang berjuang dalam kompleksitas sosial yang berbeda kultur. Kedua menghasilkan produk estetika visual dalam bentuk fotografi yang menunjukkan karakteristik Ma Ayu dengan sifat pekerja keras, semangat yang tinggi, dan mandiri.
Karya fotografi ini mengabadikan kehidupan Ma Ayu sebagai penjual surabi tradisional, menyoroti semangat dan kegigihannya dalam menghadapi tantangan hidup.Pendekatan humanitarian dalam karya ini tidak hanya menampilkan kesulitan ekonomi Ma Ayu, tetapi juga menonjolkan karakter positifnya seperti pekerja keras, mandiri, dan bersemangat.Melalui visualisasi yang kuat, karya ini menawarkan refleksi tentang identitas personal dan sosial Ma Ayu, serta nilai-nilai budaya Jawa yang masih melekat dalam dirinya.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak sosial ekonomi dari usaha kecil tradisional seperti surabi terhadap kesejahteraan perempuan Jawa. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan strategi bertahan hidup perempuan Jawa di berbagai konteks sosial budaya. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada peran fotografi dokumenter dalam melestarikan dan mempromosikan warisan budaya kuliner lokal, serta bagaimana representasi visual dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap isu-isu sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh para pelaku usaha tradisional. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika sosial budaya dan ekonomi yang terkait dengan kehidupan perempuan Jawa dan keberlanjutan usaha kecil tradisional, serta memperkuat peran fotografi sebagai alat untuk advokasi dan perubahan sosial.
| File size | 1.37 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Isi pada penulisan judul, nama penulis, abstrak, metode penelitian, dan daftar pustaka mahasiswa dikategorikan baik karena lebih dari 75% sudah bisa menulis.Isi pada penulisan judul, nama penulis, abstrak, metode penelitian, dan daftar pustaka mahasiswa dikategorikan baik karena lebih dari 75% sudah bisa menulis.
YAYASANHAIAHNUSRATULISLAMYAYASANHAIAHNUSRATULISLAM Penelitian ini menyimpulkan bahwa sastra tradisional Jawa dapat berfungsi sebagai media efektif untuk pengembangan moral dan spiritual dalam masyarakatPenelitian ini menyimpulkan bahwa sastra tradisional Jawa dapat berfungsi sebagai media efektif untuk pengembangan moral dan spiritual dalam masyarakat
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Biasanya penggunaannya pada upacara adat pernikahan, upacara keagamaan. Untuk memahami tentang penggunaan atau budaya janur kuning ini, peneliti membahasBiasanya penggunaannya pada upacara adat pernikahan, upacara keagamaan. Untuk memahami tentang penggunaan atau budaya janur kuning ini, peneliti membahas
JARINGANSANTRIJARINGANSANTRI Metode yang digunakan adalah pendekatan filologi deskriptif dengan analisis kodikologi untuk menelaah bahan, bentuk tulisan, serta kondisi fisik naskah,Metode yang digunakan adalah pendekatan filologi deskriptif dengan analisis kodikologi untuk menelaah bahan, bentuk tulisan, serta kondisi fisik naskah,
AKRABJUARAAKRABJUARA Tradisi gemblakan yang dahulu diterima sebagai bagian dari budaya dan spiritualitas warok mengalami perubahan makna seiring berkembangnya nilai keagamaan,Tradisi gemblakan yang dahulu diterima sebagai bagian dari budaya dan spiritualitas warok mengalami perubahan makna seiring berkembangnya nilai keagamaan,
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Hasilnya, program ini telah berhasil membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Arimbi beranggotakan 44 orang yang mengelola kegiatan usaha Desa Wisata SambilegiHasilnya, program ini telah berhasil membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Arimbi beranggotakan 44 orang yang mengelola kegiatan usaha Desa Wisata Sambilegi
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Deskripsi ini perlu untuk diketengahkan mengingat belum banyak tata-kelola seni yang mengemukakan karakter kepahlawanan dalam Islam melalui galery yangDeskripsi ini perlu untuk diketengahkan mengingat belum banyak tata-kelola seni yang mengemukakan karakter kepahlawanan dalam Islam melalui galery yang
UINGUSDURUINGUSDUR Salah satu bentuk kebudayaan tersebut adalah upacara pernikahan adat Jawa. Dalam setiap langkah yang ada pada upacara pernikahan adat Jawa mengandung makna-maknaSalah satu bentuk kebudayaan tersebut adalah upacara pernikahan adat Jawa. Dalam setiap langkah yang ada pada upacara pernikahan adat Jawa mengandung makna-makna
Useful /
UNISLAUNISLA Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar slogan (12 dari 20) memiliki makna konseptual, yang berarti makna literal tanpa makna tersirat, sehinggaHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar slogan (12 dari 20) memiliki makna konseptual, yang berarti makna literal tanpa makna tersirat, sehingga
UNISLAUNISLA Pembelajaran bahasa Inggris di tingkat SMK dikategorikan sebagai Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) yang berarti materi bahasa Inggris diharapkanPembelajaran bahasa Inggris di tingkat SMK dikategorikan sebagai Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) yang berarti materi bahasa Inggris diharapkan
169169 Sesuatu yang sakral tidak semata-mata bisa menjadi sakral jika tidak ada tanda-tanda yang mendukungnya. Sesuatu yang sakral bisa menjadi sakral jika adaSesuatu yang sakral tidak semata-mata bisa menjadi sakral jika tidak ada tanda-tanda yang mendukungnya. Sesuatu yang sakral bisa menjadi sakral jika ada
169169 Tinu pagi bageur nyakadieu, sing nyampeurkeun kawetan, ka pajajaran kakidul. ka kulon bageur, kaingon-ingon duh indung sajapit tulang duh bapa nedah hampuraTinu pagi bageur nyakadieu, sing nyampeurkeun kawetan, ka pajajaran kakidul. ka kulon bageur, kaingon-ingon duh indung sajapit tulang duh bapa nedah hampura