UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Keharmonisan sebuah rumah tangga salah satunya ditentukan oleh peran ibu dalam sebuah keluarga, ketika ibu mampu berperan maksimal dalam keluarga maka akan menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman bagi anggota keluarga lainnya, namun belakangan ini, munculnya banyak pemberitaan kasus mengenai ibu rumah tangga yang stres dan depresi akibat kurangnya edukasi pengelolaan diri, sehingga memunculkan sikap ekstrim mulai dari perundungan pada anak bahkan hingga tega melakukan pembunuhan pada buah hatinya sendiri, semua itu dilakukan atas motif-motif yang irasional. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang tidak bekerja yang sering memiliki pikiran negative terhadap hidupnya. Karakteristik penelitian ini antara lain: (1) subjek penelitian hanya satu kelompok; (2) subjek penelitian diberikan pre-test sebelum perlakuan dan post-test setelah perlakuan. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan teknik coping thoght ini efektif untuk menanggulangi negative thinking pada ibu rumah tangga yang tidak bekerja sehingga mampu menumbuhkan keluarga yang harmonis dan meningkatkan kesehatan mental.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa coping thought efektif untuk mengelola negative thinking pada individu, dibuktikan dari hasil perbedaan setelah dilakukannya perlakuan setelah pretest.Coping thought efektif untuk menata kembali pikiran, dalam hal ini pikiran-pikiran yang negatif diarahkan menjadi pikiran-pikiran yang positif.Coping thought membentuk ulang pola-pola kognitif, asumsi-asumsi, keyakinan-keyakinan dan penilaian yang irasional, merusak dan mengalahkan diri.

Mengingat temuan positif mengenai efektivitas teknik coping thought, penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita melalui beberapa arah. Pertama, untuk memastikan generalisasi hasil, studi di masa depan sebaiknya menggunakan desain eksperimen yang lebih kuat, seperti Randomized Controlled Trial (RCT), dengan melibatkan kelompok kontrol dan jumlah responden yang lebih besar serta bervariasi dari berbagai wilayah. Hal ini penting untuk menguji apakah teknik coping thought memang secara kausal mengurangi pikiran negatif dan mempertahankan efeknya dalam jangka panjang, tidak hanya di lokasi spesifik seperti Desa Darungan. Kedua, mengingat adanya metode lain yang berpotensi mengurangi pikiran negatif, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian komparatif. Studi ini bisa membandingkan efektivitas coping thought dengan intervensi kognitif lain, seperti terapi berpikir positif atau teknik mindfulness, guna mengidentifikasi pendekatan mana yang paling optimal atau bahkan kombinasi yang paling efektif untuk ibu rumah tangga tidak bekerja. Ketiga, mengingat berbagai faktor internal dan eksternal yang disebutkan dalam diskusi, bagaimana jika kita menyelidiki lebih lanjut peran moderator dari faktor-faktor tersebut? Misalnya, apakah dukungan sosial dari suami atau keluarga, tingkat pendidikan, atau jenis paparan media massa, dapat memengaruhi respons individu terhadap intervensi coping thought? Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif atau metode campuran untuk memahami secara mendalam dinamika kontekstual yang memengaruhi efektivitas intervensi dan bagaimana faktor-faktor ini dapat diintegrasikan dalam program pengelolaan pikiran negatif yang lebih komprehensif.

Read online
File size254.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test