JAYABAYAJAYABAYA

Jurnal Manajemen DiversitasJurnal Manajemen Diversitas

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. Vertika Technologies Nusantara Jakarta. Data diperoleh dari hasil pengumpulan kuesioner yang diajukan pada 36 responden. Analisis data menggunakan program statistik SPSS. Hasil penelitian membuktikan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Terlihat dari hasil uji T hitung > T tabel (5.875 > 2.032). Hasil koefisien korelasi antara motivasi kerja terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai (r) 0,710 yang menunjukkan pengaruh “kuat antara motivasi kerja (X) dengan kinerja pegawai (Y). Sementara hasil analisa koefisien determinasi (0,504) yang berarti pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. Vertika Technologies Nusantara Jakarta sebesar 50,4% sedangkan sisanya 49,6% di pengaruhi oleh variabel lainnya.

Berdasarkan analisis data dan pembahasan mengenai pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai karyawan PT.Vertika Technologies Nusantara di Jakarta dapat di ambil kesimpulan bahwa, penelitian membuktikan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini di buktikan dengan hasil uji T hitung > t tabel (5.Selanjutnya nilai koefisien korelasi antara pemberian motivasi kerja terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai (r) sebesar 0,710.Hal ini menunjukkan pengaruh antara motivasi kerja (X) dengan kinerja pegawai (Y) memiliki tingkat pengaruh “kuat.Sementara hasil analisa koefisien determinasi sebesar (0,504) yang berarti pengaruh variabel motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT.Vertika Technologies Nusantara di Jakarta sebesar 50,4% sedangkan sisanya 49,6% di pengaruhi oleh variabel lain.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja pegawai selain motivasi kerja, seperti kepuasan kerja, lingkungan kerja, atau kompensasi. Hal ini penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai tingkatan jabatan dan departemen untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian yang lebih kualitatif, seperti studi kasus atau wawancara mendalam, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman dan persepsi pegawai terkait motivasi kerja dan kinerja.

Read online
File size681.54 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test