UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias SelatanJurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data adalah dari pegawai, dengan populasi 31 orang dan sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data adalah dengan menyebarkan angket kepada responden yaitu pegawai Kantor Camat Mandrehe Kabupaten Nias Barat. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) dimana variabel motivasi kerja (X1) diperoleh nilai thitung(3,355)>ttabel(1,701) dan tingkat signifikansi sebesar 0,002<0,05. Selanjutnya untuk variabel kepuasan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) dimana bahwa nilai thitung (2,470)>(1,701) dan tingkat signifikansi 0,020<0,05 yang artinya bahwa secara parsial variabel kepuasan kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Hasil uji simultan (Uji F), menunjukkan bahwa nilai Fhitung(25,769)>Ftabel(3,34) dan tingkat signifikansi sebesar 0,000<0,05, maka dapat dinyatakan bahwa variabel motivasi kerja (X1) dan kepuasan kerja (X2) secara silmutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). Untuk koefisien determinasi (R2) sebesar 0,648, sehingga dapat diartikan bahwa motivasi kerja dan kepuasan kerja hanya mampu menjelaskan variabel kinerja pegawai sebesar 64,8% sedangkan sisanya 35,2% tidak disebut oleh penelitian. Untuk hasil dijelaskan oleh variabel Y=9,543 0,506X1 0,373X2 7,907. Maka koefisien (a) sebesar 9,543 merupakan nilai variabel kinerja ketika variabel motivasi kerja dan kepuasan kerja normal. Koefisien regresi untuk (b1) sebesar 0,506 artinya setiap kenaikan 1 satuan pada variabel motivasi kerja dengan asumsi variabel lain tetap, maka kinerja pegawai akan mengalami sebesar 0,506%. Selanjutnya, koefisien regersi untuk (b2) sebesar 0,373 artinya setiap kenaikan 1 satuan pada kepuasan kerja dengan asumsi variabel lainnya tetap, maka kinerja pegawai mengalami kenaikan sebesar 0,373%.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa motivasi kerja dan kepuasan kerja mempengaruhi kinerja pegawai di Kantor Camat Mandrehe Kabupaten Nias Barat.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan (jika ada), berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan penelitian ini dengan fokus pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai, seperti lingkungan kerja, budaya organisasi, dan sistem reward. Hal ini dapat membantu memahami secara lebih komprehensif faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai dan memberikan rekomendasi yang lebih menyeluruh.. . 2. Melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendalami perspektif pegawai mengenai motivasi kerja dan kepuasan kerja. Wawancara mendalam dan fokus kelompok dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengalaman dan persepsi pegawai, serta membantu mengidentifikasi strategi-strategi motivasi yang efektif.. . 3. Menganalisis dampak jangka panjang dari motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan follow-up terhadap pegawai yang telah menjadi subjek penelitian sebelumnya, untuk melihat apakah pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai bersifat berkelanjutan atau hanya bersifat sementara.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam memahami dan meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Camat Mandrehe Kabupaten Nias Barat, serta memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi pemimpin dan organisasi.

Read online
File size502.97 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test