UMPUMP

Proceedings Series on Physical & Formal SciencesProceedings Series on Physical & Formal Sciences

Sumberdaya perikanan di pulau Halmahera memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat sehingga menunjang ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumberdaya alam perikanan dan faktor penyebab naik turunnya potensi sumberdaya perikanan di Pulau Halmahera. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dari data hasil olahan yang didapat, jumlah luasan Ekosistem Terumbu karang tahun 2022 untuk Halmahera Barat 2.581,1 Ha, Halmahera Selatan 16.338,3 Ha, Halmahera Tengah 6.164,8 Ha, Halmahera Timur 5.333,6 Ha dan Halmahera Utara 5.206,6 Ha. Jumlah Luasan Ekosistem Lamun untuk Halmahera Barat 470,4 Ha, Halmahera Selatan 8.283,2 Ha, Halmahera Tengah 1.215,9 Ha, Halmahera Timur 2.447,5 Ha, dan Halmahera Utara 994,7 Ha. Jumlah Luasan Ekosistem Mangrove Tahun 2022 Halmahera Barat 3.696,1 Ha, Halmahera Selatan 17.843,7 Ha, Halmahera Tengah 2.730,8 Ha, Halmahera Timur 6.634,1 Ha, Halmahera Utara 3.270,6 Ha. Jumlah Hasil Perikanan Tangkap Tahun 2019 Halmahera Barat 16.637 Ton, Halmahera Selatan 65.284 Ton, Halmahera Tengah 22.762 Ton, Halmahera Timur 15.191 Ton, Halmahera Utara 28.659 Ton. Tahun 2020 Halmahera Barat 17.494 Ton, Halmahera Selatan 52.951 Ton, Halmahera Tengah 23.782 Ton, Halmahera Timur 9.786 Ton dan Halmahera Utara 28.841 Ton. Sedangkan Tahun 2021 Halmahera Barat 25.675 Ton, Halmahera Selatan 53.812 Ton, Halmahera Tengah 23.006 Ton, Halmahera Timur 24.231 Ton dan Halmahera Utara 32.021 Ton. Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Tahun 2020 dan 2021 Halmahera Barat 305,46 dan 307,76 Ton, Halmahera Selatan tidak ada, Halmahera Tengah tidak ada, Halmahera Timur 50,31 dan 50,14 Ton, dan Halmahera Utara Tidak ada. Faktor Kondisi ekosistem Terumbu Karang, Lamun dan Mangrove masih dalam kategori baik. Tren produksi tangkap perikanan tangkap tergolong sederhana, Pasokan BBM yang kurang dan harga tinggi, kapal atau perahu dijadikan transportasi antar pulau. Sedangkan untuk produksi budidaya perikanan yang tidak seimbang karna masih skala lokal yang khusus konsumsi dan sisanya di jual, sehingga belum memenuhi target.

Luasan terumbu karang tertinggi di Halmahera Selatan sebesar 16.338 ribu/Ha, sedangkan terendah di Halmahera Barat sebesar 2.Produksi Perikanan Tangkap Laut dari Tahun 2019-2021 tertinggi di Halmahera Selatan, sedangkan terendah di Halmahera Timur.Faktor penyebab naik turunnya ekosistem dan produksi perikanan meliputi aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, aktivitas pertambangan, pasokan BBM yang kurang, dan skala budidaya yang masih lokal.

Penelitian lanjutan perlu difokuskan pada pengembangan strategi pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Pulau Halmahera, dengan mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial budaya masyarakat setempat. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak aktivitas pertambangan terhadap ekosistem perairan Halmahera, termasuk analisis kandungan logam berat dalam sedimen dan biota laut, serta pemodelan penyebaran polutan untuk merumuskan rekomendasi mitigasi yang efektif. Kedua, penelitian perlu diarahkan untuk mengidentifikasi potensi komoditas perikanan budidaya yang adaptif terhadap perubahan iklim dan memiliki nilai ekonomis tinggi, seperti pengembangan teknologi budidaya terintegrasi yang ramah lingkungan dan efisien. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model bisnis perikanan yang inklusif dan memberdayakan masyarakat nelayan, misalnya melalui pengembangan koperasi perikanan yang terintegrasi dengan rantai pasok global, serta pelatihan keterampilan manajemen usaha dan pemasaran produk perikanan yang berkualitas. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas perikanan, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Halmahera.

  1. Analisis Potensi Sumberdaya Perikanan Tahun 2019-2022 di Pulau Halmahera | Proceedings Series on Physical... doi.org/10.30595/pspfs.v5i.702Analisis Potensi Sumberdaya Perikanan Tahun 2019 2022 di Pulau Halmahera Proceedings Series on Physical doi 10 30595 pspfs v5i 702
Read online
File size735.46 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test