JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Pengetahuan ibu post partum tentang manfaat kolostrum sangat penting. Kolostrum adalah nutrisi terbaik untuk bayi karena komposisi nutrisinya secara optimal mampu menjamin pertumbuhan tubuh bayi. Kualitas nutrisi juga terbaik karena mudah diserap dan dicerna oleh usus bayi. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum sebanyak 30 orang. Sampel sebanyak 28 ibu post partum diambil dengan simple random sampling. Variabel independen adalah pengetahuan ibu post partum tentang manfaat kolostrum, sedangkan variabel dependen adalah pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Dari hasil penelitian diperoleh 21 responden (75,0%) yang memberikan kolostrum kepada bayi mereka dan rata-rata ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 20 responden (71,4%), kemudian dilakukan perhitungan nilai statistik koefisien kontingensi diperoleh C = 0,609 C = 0,000. Nilai C pada tabel dibandingkan dengan nilai p <0,05, hasilnya Ho ditolak. Oleh karena itu, ibu post partum harus memberikan ASI atau kolostrum sedini mungkin kepada bayi, dan diharapkan bidan sebagai tenaga kesehatan melakukan konseling terus-menerus tentang manfaat kolostrum kepada ibu post partum.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu post partum tentang manfaat kolostrum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.Peningkatan pengetahuan ibu mengenai pentingnya kolostrum bagi kesehatan bayi dapat mendorong praktik pemberian kolostrum yang lebih baik.Edukasi berkelanjutan oleh tenaga kesehatan mengenai manfaat kolostrum sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan praktik pemberian kolostrum yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi pemberian kolostrum, seperti dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dalam memberikan edukasi. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk melihat dampak jangka panjang pemberian kolostrum terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu mengenai pemberian kolostrum, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemberian kolostrum.

  1. Hubungan Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Manfaat Kolostrum dengan Pemberian Kolostrum pada Bayi Baru... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/13Hubungan Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Manfaat Kolostrum dengan Pemberian Kolostrum pada Bayi Baru jqwh index php JQWH article view 13
Read online
File size261.18 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test