JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Dukungan atau keterlibatan suami sangat diperlukan selama proses persalinan, mulai fase laten sampai dengan persalinan. Beberapa hal yang dapat dilakukan keluarga terutama suami selama proses persalinan yaitu memberikan dukungan emosi, dorongan, dan kenyamanan. Perhatian yang didapat seorang ibu pada masa pra persalinan akan terus dikenang, terutama bagi mereka yang pertama kali melahirkan, perlu pendampingan agar tidak terjadi kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan populasi ibu hamil dalam proses persalinan. Pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling, dengan variabel Independen pendampingan suami dan variabel Dependen tingkat kecemasan ibu primi gravidarum saat menghadapi persalinan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, lembar observasi skala HARS dan dianalisis melalui uji statistik Koofisiensi Kontingensi dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari sebagian didampingi suami (58,3%), dan hampir sebagian tidak cemas pada ibu primi gravidarum saat menghadapi persalinan (41,7%). Hasil analisis data secara keseluruhan (p < α) yaitu (0,027 < 0,05) maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara pendampingan suami dengan tingkat kecemasan saat menghadapi persalinan.

Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pendampingan suami dan tingkat kecemasan ibu primi gravidarum saat menghadapi persalinan.Pendampingan suami berperan penting dalam memberikan dukungan mental dan emosional kepada ibu hamil, meskipun kecemasan tetap dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kondisi lingkungan dan risiko kelahiran.Oleh karena itu, penting bagi tenaga kesehatan untuk melibatkan anggota keluarga dalam proses persalinan dan menjelaskan pentingnya dukungan keluarga bagi ibu hamil.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam pendampingan suami yang paling efektif dalam mengurangi kecemasan ibu hamil, seperti jenis dukungan emosional yang paling dibutuhkan atau keterampilan komunikasi yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi berbasis keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendampingan suami selama kehamilan dan persalinan, misalnya melalui pelatihan atau konseling. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan tingkat kecemasan dan efektivitas pendampingan suami antara berbagai kelompok sosial budaya atau latar belakang ekonomi, guna mengidentifikasi kebutuhan spesifik dan menyesuaikan intervensi yang diberikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran penting pendampingan suami dalam meningkatkan kesehatan mental ibu hamil dan kualitas pelayanan persalinan, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan program-program kesehatan yang lebih efektif dan inklusif.

  1. Hubungan Pendampingan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu Primi Gravidarum saat Menghadapi Persalinan... doi.org/10.30994/jqwh.v1i2.12Hubungan Pendampingan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu Primi Gravidarum saat Menghadapi Persalinan doi 10 30994 jqwh v1i2 12
Read online
File size255.51 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test