JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Susu formula adalah susu buatan yang komposisi dan kadar nutrisinya diubah agar dapat digunakan sebagai pengganti ASI. Bayi tidak mampu mencerna semua nutrisi yang terkandung di dalamnya. Sistem pencernaan bayi yang belum sempurna menyebabkan diare. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi berusia 0-6 bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan metode cross-sectional. Variabel independen adalah pemberian susu formula, sedangkan variabel dependen adalah kejadian diare pada bayi berusia 0-6 bulan. Populasi penelitian adalah semua bayi berusia 0-6 bulan, dengan total sampel 45 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2015. Berdasarkan uji chi-square, diperoleh nilai hitung 6,763 yang lebih besar dari nilai tabel 3,84, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi (0-6 bulan). Penyebab diare adalah kurangnya ketersediaan air bersih dan kurangnya perhatian terhadap aspek aseptik. Tenaga kesehatan dapat memberikan konseling kepada masyarakat tentang manfaat, keuntungan, dan pentingnya menyusui bagi bayi atau ibu.

Hasil uji statistik chi-square menunjukkan nilai x² hitung 6,763 yang lebih besar dari nilai x² tabel 3,84, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.Hal ini berarti ada hubungan antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi berusia 0-6 bulan di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak pemberian susu formula terhadap kesehatan bayi, khususnya di daerah-daerah dengan akses terbatas terhadap air bersih dan fasilitas kesehatan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyusui eksklusif dan risiko diare yang terkait dengan pemberian susu formula. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan dukungan kepada ibu dalam proses menyusui, serta strategi untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi.

  1. Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan di Desa Gayaman... doi.org/10.30994/jqwh.v1i2.9Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 0 Ae 6 Bulan di Desa Gayaman doi 10 30994 jqwh v1i2 9
Read online
File size416.77 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test