MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatMenjaga kebersihan diri adalah langkah krusial bagi setiap individu untuk mencegah penyakit dan mencapai kesehatan yang optimal. Fokus kebersihan mencakup berbagai bagian tubuh, terutama tangan, yang sering menjadi mediator penyebaran kuman penyebab Diare dan ISPA. Berdasarkan survei di Panti Asuhan Suci Hati, ditemukan bahwa tingkat pemahaman anak-anak mengenai perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) masih rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan teknik CTPS yang benar. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan hidup sehat pada anak-anak panti guna meminimalisir risiko penularan penyakit.
Kegiatan sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak panti asuhan mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai upaya pencegahan penyakit menular seperti diare dan ISPA.Anak-anak mampu menguasai keterampilan praktis mencuci tangan secara benar sesuai standar kesehatan dan siap menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.Untuk menjamin keberlanjutan, diperlukan penyediaan fasilitas CTPS yang memadai serta pendampingan dan pemantauan secara berkala dari tim pengabdian dan pengelola panti.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pemasangan media edukasi visual interaktif, seperti poster animasi atau stiker augmented reality di area cuci tangan, dalam membentuk kebiasaan CTPS yang konsisten pada anak-anak panti asuhan. Kedua, perlu dikaji bagaimana model pendampingan hybrid berbasis teknologi informasi, seperti reminder otomatis melalui speaker digital lokal atau notifikasi aplikasi sederhana, dapat meningkatkan konsistensi perilaku cuci tangan di lingkungan dengan akses teknologi terbatas. Ketiga, perlu dieksplorasi pengembangan modul edukasi terpadu yang mengintegrasikan CTPS dengan aspek kesehatan lingkungan lainnya—seperti pengelolaan sampah dan penggunaan air bersih—dalam satu program pembelajaran tematik berbasis proyek, untuk melihat dampak holistiknya terhadap kesehatan anak jangka panjang di lembaga kesejahteraan sosial. Ketiga ide ini dapat saling melengkapi untuk menciptakan ekosistem pencegahan penyakit yang lebih kuat dan mandiri di lingkungan panti asuhan, dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya dan kebutuhan pendekatan berkelanjutan.
| File size | 360.24 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
LAAROIBALAAROIBA sebesar 0,000 ( 0,000 < 0,05 ) dengan adanya modal dapat membantu perkembangan usaha yang sedang dijalani, begitupun dengan Motivasi keinginan atau dorongansebesar 0,000 ( 0,000 < 0,05 ) dengan adanya modal dapat membantu perkembangan usaha yang sedang dijalani, begitupun dengan Motivasi keinginan atau dorongan
UNUBLITARUNUBLITAR Diperlukannya Transportasi umum lanjutan untuk melanjutkan perjalanan sampai ketujuan akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepuasan dan persepsiDiperlukannya Transportasi umum lanjutan untuk melanjutkan perjalanan sampai ketujuan akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui kepuasan dan persepsi
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan Andikpas tentang skabies dan mendorong perubahan perilaku positif dalam menjaga kebersihanKegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan Andikpas tentang skabies dan mendorong perubahan perilaku positif dalam menjaga kebersihan
MALAHAYATIMALAHAYATI Pengetahuan dan sikap berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis paru. Mayoritas responden (64,1%) adalah perempuan dewasa (86,1%)Pengetahuan dan sikap berhubungan signifikan terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis paru. Mayoritas responden (64,1%) adalah perempuan dewasa (86,1%)
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Peserta memperoleh teori serta pengetahuan tentang cara menulis puisi menggunakan media gambar, yang dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. DiharapkanPeserta memperoleh teori serta pengetahuan tentang cara menulis puisi menggunakan media gambar, yang dapat diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari. Diharapkan
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Perkembangan teknologi memberikan dampak yang luar biasa terhadap perkembangan media pembelajaran. Pembelajaran tidak hanya dilakukan sebatas guru menjelaskanPerkembangan teknologi memberikan dampak yang luar biasa terhadap perkembangan media pembelajaran. Pembelajaran tidak hanya dilakukan sebatas guru menjelaskan
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Tuntutan kurikulum merdeka agar guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhanTuntutan kurikulum merdeka agar guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Bewirausaan secara tidak langsung dilakukan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari hari, namun kurangnya pengetahuan dan pelatihan kewirausahaan menyebabkanBewirausaan secara tidak langsung dilakukan oleh generasi muda dalam kehidupan sehari hari, namun kurangnya pengetahuan dan pelatihan kewirausahaan menyebabkan
Useful /
IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA Kemampuan tersebut mendorong partisipasi aktif peserta didik, meningkatkan kualitas interaksi selama pembelajaran, dan membantu siswa memperoleh pemahamanKemampuan tersebut mendorong partisipasi aktif peserta didik, meningkatkan kualitas interaksi selama pembelajaran, dan membantu siswa memperoleh pemahaman
UNUBLITARUNUBLITAR Penjaringan merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap banjir rob, terutama di kawasan pesisir seperti Pluit, Muara Angke, Kapuk Muara, dan sebagianPenjaringan merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap banjir rob, terutama di kawasan pesisir seperti Pluit, Muara Angke, Kapuk Muara, dan sebagian
UNUBLITARUNUBLITAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelancaran produksi di PG. Gempolkrep terganggu akibat tidak terpenuhinya kebutuhan bahan baku tebu, yang disebabkanHasil penelitian menunjukkan bahwa kelancaran produksi di PG. Gempolkrep terganggu akibat tidak terpenuhinya kebutuhan bahan baku tebu, yang disebabkan
UNUBLITARUNUBLITAR Uji konsistensi menghasilkan Consistency Ratio (CR) sebesar 0,03, yang berada di bawah ambang 0,1 sehingga data dianggap valid. Analisis AHP menunjukkanUji konsistensi menghasilkan Consistency Ratio (CR) sebesar 0,03, yang berada di bawah ambang 0,1 sehingga data dianggap valid. Analisis AHP menunjukkan