169169
PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaDewasa ini desain motif berkembang pesat menjadi ciri khas dan memberikan suatu pesan lewat desain motif yang beragam. Desain motif dapat dibuat secara spontan atau sengaja dibuat. Salah satu contoh dari desain motif yang sengaja dibuat adalah desain motif yang mengambil atau menangkap sebuah bentuk dari objek lain. Dengan adanya inovatif dalam membuat desain motif, seorang desainer dapat terinspirasi juga dari sebuah fenomena. Salah satu contohnya adalah fenomena Pareidolia. Fenomena Pareidolia ini merupakan fenomena psikologi yang dapat memberikan suatu efek ketika melihat sebuah benda. Efek yang diberikan Pareidolia ini menghasilkan sudut pandang yang membentuk wajah atau bentuk lain dari benda-benda mati yang dilihat. Bentuk-bentuk yang dihasilkan dari Pareidolia sangatlah unik dan beragam. Berdasarkan hal tersebut terlihat potensi yang dapat dijadikan ide desain motif untuk diaplikasikan pada benda siap pakai, contohnya seperti media tekstil.
Pareidolia merupakan salah satu fenomena psikologi yang digunakan dalam dunia seni dan merupakan bagian dari seni, karena para seniman di zaman dahulu sudah menggunakan Pareidolia untuk membuat karya seni seperti Leonardo Da Vinci di masa Renaissans.Dengan pendekatan yang dilakukan dalam proses menciptakan karya ini secara tidak langsung membuktikan bahwa fenomena Pareidolia dapat dijadikan landasan untuk menciptakan sebuah produk desain yang fungsional.Proses ini juga termasuk kedalam pengembangan metode yang dapat diaplikasikan atau diterapkan oleh semua orang.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh fenomena Pareidolia dalam proses kreatif para seniman dan desainer, terutama dalam menciptakan karya-karya visual yang unik dan menarik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada aspek psikologis Pareidolia, yaitu bagaimana fenomena ini dapat mempengaruhi persepsi visual dan interpretasi individu terhadap objek-objek di sekitarnya. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang potensi Pareidolia dalam dunia desain, khususnya dalam menciptakan desain motif yang inovatif dan menarik, serta aplikasinya dalam berbagai media, seperti tekstil.
| File size | 830.76 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
169169 Minimisasi seni pertunjukan bertujuan untuk menyajikan kegelapan dan kepolosan manusia dalam interpretasi filosofis. Hal inilah yang disajikan Samuel BeckettMinimisasi seni pertunjukan bertujuan untuk menyajikan kegelapan dan kepolosan manusia dalam interpretasi filosofis. Hal inilah yang disajikan Samuel Beckett
169169 The presentation of critical works uses the method introduced by Edward S Feldman. Irwan Jamals artistic vision in theatre and his inclination towardsThe presentation of critical works uses the method introduced by Edward S Feldman. Irwan Jamals artistic vision in theatre and his inclination towards
169169 Dengan menerapkan teori diplomasi budaya, artikel ini menyoroti pentingnya representasi budaya dalam film sebagai bentuk kekuatan lunak yang mampu membangunDengan menerapkan teori diplomasi budaya, artikel ini menyoroti pentingnya representasi budaya dalam film sebagai bentuk kekuatan lunak yang mampu membangun
169169 Pendekatan deskriptif-analitis digunakan untuk menganalisis integrasi budaya Indonesia dan Jepang dalam kimono lurik. Metode ini melibatkan pengumpulan,Pendekatan deskriptif-analitis digunakan untuk menganalisis integrasi budaya Indonesia dan Jepang dalam kimono lurik. Metode ini melibatkan pengumpulan,
JQWHJQWH Faktor dari tenaga kesehatan setempat juga sangat penting. Ketidaktahuan ibu dan keluarga terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan berdampak pada ibuFaktor dari tenaga kesehatan setempat juga sangat penting. Ketidaktahuan ibu dan keluarga terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan berdampak pada ibu
JQWHJQWH Latar Belakang: Bayi yang diberi susu selain ASI, mempunyai risiko 17 kali lebih mengalami diare dan tiga sampai empat kali lebih besar kemungkinan terkenaLatar Belakang: Bayi yang diberi susu selain ASI, mempunyai risiko 17 kali lebih mengalami diare dan tiga sampai empat kali lebih besar kemungkinan terkena
JQWHJQWH Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Mann Whitney. Sebagian besar responden BPJS puas terhadap pelayanan kebidanan yaitu sebanyakData dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Mann Whitney. Sebagian besar responden BPJS puas terhadap pelayanan kebidanan yaitu sebanyak
JQWHJQWH Sampel penelitian adalah seluruh remaja putri di SMP Koto Baru 4 Dharmasraya Regency. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. BerdasarkanSampel penelitian adalah seluruh remaja putri di SMP Koto Baru 4 Dharmasraya Regency. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan
Useful /
UNPAKUNPAK Kegiatan berjalan sesuai jadwal dan materi yang disampaikan sangat menarik bagi siswa. Siswa telah mampu memberikan salam dalam Bahasa Jepang dengan gestureKegiatan berjalan sesuai jadwal dan materi yang disampaikan sangat menarik bagi siswa. Siswa telah mampu memberikan salam dalam Bahasa Jepang dengan gesture
JQWHJQWH Adolesensi atau masa remaja berasal dari bahasa latin adolescere (kata bedanya, adolecentia yang berarti remaja) yang berarti “tubuh atau tumbuh menjadiAdolesensi atau masa remaja berasal dari bahasa latin adolescere (kata bedanya, adolecentia yang berarti remaja) yang berarti “tubuh atau tumbuh menjadi
JQWHJQWH Kesimpulannya, terdapat pengaruh antara konsumsi kombinasi jus bayam dan jambu biji terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil. Kombinasi jus bayam danKesimpulannya, terdapat pengaruh antara konsumsi kombinasi jus bayam dan jambu biji terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil. Kombinasi jus bayam dan
JQWHJQWH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan populasi ibu hamilTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan populasi ibu hamil