POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Jurnal Rekam Medis dan Informasi KesehatanJurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Perkembangan globalisasi, terutama dalam konteks pelayanan kesehatan telah mendorong adopsi teknologi informasi, seperti Rekam Medis Elektronik (RME). Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama tentunya memerlukan teknologi informasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan seperti ePuskesmas. Penerapan e Puskesmas belum sepenuhnya diterapkan secara merata, masih terdapat kendala yang ditemukan dalam pengimplemetasiaanya. Persepsi pengguna berperan penting dalam kesuksesan implementasi ePuskesmas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi pengguna dalam implementasi sistem informasi e Puskesmas di Puskesmas Cijulang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel 35 pengguna e Puskesmas dengan Total Sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Karakteristik responden dengan jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan 94.3%, kategori usia yaitu 26-35 tahun 48.6.%, pendidikan terakhir terbanyak yaitu D3 54.3%, dan masa kerja terbanyak >3 tahun 77.1%. Persepsi pengguna berdasarkan ekspektasi kinerja mayoritas setuju 42.9%, ekspektasi usaha mayoritas setuju 54.3%, pengaruh sosial mayoritas setuju 74.3%, dan kondisi yang memfasilitasi mayoritas setuju 68.6%.

Secara keseluruhan, persepsi pengguna terhadap implementasi sistem informasi ePuskesmas di Puskesmas Cijulang berada dalam kategori setuju.Hal ini terlihat dari persetujuan pada aspek ekspektasi kinerja sebesar 42,9% dan ekspektasi usaha sebesar 54,3%.Selain itu, pengguna juga menunjukkan persetujuan yang tinggi pada aspek pengaruh sosial (74,3%) dan kondisi yang memfasilitasi (68,6%).

Bagaimana hubungan antara persepsi pengguna dengan perilaku penggunaan ePuskesmas yang nyata dalam praktik sehari-hari, dan bagaimana pengaruhnya terhadap efisiensi kerja? Penelitian selanjutnya bisa meneliti apakah tenaga kesehatan yang merasa setuju benar-benar menggunakan sistem lebih sering, lebih cepat, dan dengan hasil yang lebih akurat dibandingkan yang tidak setuju. Selain itu, perlu ada studi yang lebih mendalam mengenai hambatan spesifik yang dialami kelompok pengguna tertentu, seperti tenaga kesehatan yang lebih tua atau yang berada di unit pelayanan dengan fasilitas terbatas. Penelitian ini dapat fokus pada merancang dan menguji sebuah protokol atau solusi teknis baru untuk mengatasi masalah integrasi data yang harus diinput ulang ke P-Care. Kemudian, kita dapat mengukur sejauh mana solusi tersebut mengurangi beban kerja dan meningkatkan kepuasan pengguna. Terakhir, sebuah studi yang membandingkan implementasi ePuskesmas di beberapa lokasi dengan karakteristik yang berbeda akan sangat bermanfaat. Studi ini bisa mengidentifikasi faktor-faktor pendorong utama, seperti dukungan atasan atau kualitas jaringan, yang paling berpengaruh terhadap kesuksesan. Dengan pendekatan ini, penelitian akan memberikan rekomendasi yang lebih konkret dan berbasis bukti bagi pengambil keputusan di tingkat pusat maupun daerah.

  1. EVALUASI PENERIMAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL | Jurnal... ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/view/309EVALUASI PENERIMAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Jurnal ojs widyagamahusada ac index php JIK article view 309
  1. #tenaga kesehatan#tenaga kesehatan
  2. #pasien bpjs#pasien bpjs
Read online
File size186.82 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2c3
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test