UMDUMD

Jurnal Ilmiah VastuwidyaJurnal Ilmiah Vastuwidya

Nusa Penida adalah sebuah pulau yang terletak di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Nusa Penida merupakan pulau dengan penduduk yang banyak memerlukan fasilitas pelayanan kesehatan berupa rumah sakit dengan pelayanan lengkap dan terpadu dengan kondisi baik dan layak operasional, agar masyarakat Nusa Penida yang hendak mencari pengobatan yang lebih lengkap dan terpadu tidak harus menyeberangi lautan lagi menuju ke Klungkung daratan. Rumah Sakit Gema Santi adalah RSUD yang ada di Nusa Penida yang didirikan dan terus dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Klungkung secara berkelanjutan dengan perencanaan yang terpadu. Perancangan gedung gizi merupakan salah satu target pembangunan tahun berjalan. Perencanaan gedung gizi merupakan proyek pemerintah yang direncanakan agar menjadi satu kesatuan saling melengkapi dengan fasilitas yang sudah ada di Rumah Sakit Gema Santi, serta dengan pertimbangan budget yang dianggarkan oleh pemerintah daerah untuk pembangunan fisik gedungnya. Dalam desain tata ruang dan tampilan bangunan tetap menerapkan peraturan Pemerintah Provinsi Bali tentang pelestarian arsitektur tradisional Bali dengan tetap menerapkan kaidah bangunan tropis dengan pencahayaan dan penghawaan alami. Dalam pemilihan material juga harus menerapkan peraturan pemerintah tentang kandungan produksi dalam negeri. Sehingga dengan batasan anggaran dan kondisi site tetap didapat desain bangunan yang seimbang dan layak antara fungsi bangunan gedung gizi dengan biaya yang dianggarkan.

Perancangan gedung gizi di RS Gema Santi Nusa Penida mengutamakan fungsi bangunan kesehatan dengan menerapkan prinsip ergonomi dan standar kesehatan, termasuk pencahayaan dan penghawaan alami.Bangunan dirancang sesuai dengan kondisi tapak dekat pantai, menggunakan plat lantai beton bertulang menyatu dengan sloof untuk menjaga kestabilan struktur.Desain tetap mengacu pada arsitektur tradisional Bali dengan penerapan konsep Tri Angga dan Nawa Sanga, serta memperhatikan efektivitas sirkulasi dan zonasi ruang.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas penggunaan material produksi dalam negeri (TKDN) dalam proyek gedung kesehatan di daerah pesisir, khususnya terkait daya tahan terhadap korosi akibat garam laut dan dampaknya terhadap biaya perawatan jangka panjang. Kedua, diperlukan studi mendalam mengenai integrasi sistem manajemen makanan digital dalam gedung gizi rumah sakit daerah terpencil seperti Nusa Penida, untuk mengevaluasi bagaimana teknologi dapat meningkatkan akurasi distribusi makanan, mengurangi limbah, dan mendukung konsultasi gizi pasien secara efisien. Ketiga, penting untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur tradisional Bali (seperti Tri Angga dan Nawa Sanga) dalam desain fasilitas kesehatan modern dari sisi psikologis pengguna, untuk memahami apakah elemen budaya lokal memberikan efek positif terhadap kenyamanan pasien, stres petugas medis, dan persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan rumah sakit.

  1. #integrasi sistem#integrasi sistem
  2. #kinerja pegawai#kinerja pegawai
Read online
File size678.36 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1H1
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test