169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui makna simbolik bentuk fisik (rupa) Rebab pada masyarakat Sunda. Makna simbol yang belum terpublikasi menjadi dasar penulisan artikel ini. Wawancara yang dilakukan sebagai bahan pendukung referensi pencarian makna simbol pada Rebab Sunda. Metode penelitian yang dilakukan yakni kualitatif berdasarkan data yang diperoleh dari wawancara, studi pustaka, serta pengamatan terhadap objek melalui dokumentasi. Teori hermeneutika Hans-Georg Gadamer sebagai landasan teori dalam pemaknaan bentuk fisik (rupa) Rebab Sunda yang memaknai melalui konteks pengalaman. Hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa bentuk fisik Rebab Sunda secara simbolik merupakan sebuah representasi dari organ tubuh manusia simbol dari perempuan. Makna yang diambil dari pengalaman empirik, sebagai simbol bahwa mempelajari rebab membutuhkan proses mengolah rasa dengan waktu yang lama. Rebab diartikan sebagai pergantian masalah, pergantian bagian, atau pergantian keadaan, sebagai makna simbolik berhubungan dengan teknik bermain rebab yang mengalami pengulangan, hal tersebut berkaitan dengan pola primordial yang ada pada masyarakat Sunda.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Rebab Sunda secara simbolik melambangkan perempuan, yang tercermin dalam bentuk fisiknya dan pola-pola budaya Sunda.Proses mempelajari rebab membutuhkan waktu dan pengolahan rasa yang mendalam, sebagaimana proses memahami simbol-simbol yang terkandung di dalamnya.Bentuk rebab juga merepresentasikan dualitas antara laki-laki dan perempuan yang diharmoniskan, sejalan dengan filosofi Tritangtu masyarakat Sunda.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam hubungan antara bentuk fisik rebab dengan mitologi dan kepercayaan masyarakat Sunda, khususnya mengenai peran perempuan dalam budaya tersebut. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan makna simbolik rebab Sunda dengan rebab dari daerah lain di Indonesia atau bahkan dari negara-negara lain yang memiliki tradisi musik serupa. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana makna simbolik rebab Sunda memengaruhi teknik bermain dan interpretasi musik oleh para pemain rebab, serta bagaimana makna tersebut ditransmisikan kepada generasi penerus. Penelitian ini penting untuk menjaga kelestarian dan memperkaya pemahaman tentang warisan budaya Sunda.

Read online
File size1.45 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test