169169
PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaKarya fotografi bukan sekadar karya visual biasa yang hanya dipajang atau dipamerkan untuk dilihat keindahannya. Fotografi dapat digunakan dalam bidang ekonomi, sosial, maupun politik. Selama pandemi Covid-19, komunitas fotografi tidak bisa diam menghadapi dampak fisik dan psikologis pandemi. Melalui pameran #walkingwithraws, komunitas Red Raws Center melakukan kegiatan fotografi terapeutik yang melibatkan dua puluh satu peserta. Pameran ini merupakan pameran fotografi terapeutik pertama di Kota Bandung pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar, di mana seluruh peserta mengeksplorasi fotografi dan mengekspresikan hal-hal yang mengganggu kesehatan mental mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotografi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontribusi fotografi terapeutik bagi peserta pameran.walkingwithraws selaras dengan gagasan Judy Weiser, yaitu fotografi terapeutik dapat meningkatkan pemahaman diri, kesadaran, kesejahteraan, dan hubungan sosial.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan efek penyembuhan bagi individu.Para peserta merasakan manfaat terapeutik dari pameran ini, termasuk kemampuan mengurangi stres dan gangguan kesehatan mental selama masa pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19.Dengan demikian, fotografi terapeutik memberikan kontribusi positif bagi kesehatan mental para peserta.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari kegiatan fotografi terapeutik terhadap kesehatan mental individu, khususnya setelah pandemi berakhir. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas fotografi terapeutik dengan metode terapi lainnya, seperti konseling atau terapi kelompok, untuk menentukan pendekatan yang paling efektif dalam mengatasi masalah kesehatan mental. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif para peserta dalam kegiatan fotografi terapeutik, termasuk bagaimana mereka menginterpretasikan dan memproses emosi mereka melalui proses kreatif ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi fotografi terapeutik sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat.
| File size | 3.45 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
169169 Repertoar Tari Toaleang Marusu adalah bentuk dari imaji konkret yang telah dientitaskan oleh pereka cipta dalam praksis kreatifnya. Hasil transformasiRepertoar Tari Toaleang Marusu adalah bentuk dari imaji konkret yang telah dientitaskan oleh pereka cipta dalam praksis kreatifnya. Hasil transformasi
STAITARUNASTAITARUNA Pendekatan tafsir kontekstual Abdullah Saeed berhasil mengintegrasikan strukturalisme linguistik Saussure dengan hermeneutika Qurani, menghasilkan metodePendekatan tafsir kontekstual Abdullah Saeed berhasil mengintegrasikan strukturalisme linguistik Saussure dengan hermeneutika Qurani, menghasilkan metode
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini menunjukkan bahwa gagasan ekoteologi Nasaruddin Umar merupakan upaya transformatif dalam mengembalikan spiritualitas Islam ke akar nilai-nilaiPenelitian ini menunjukkan bahwa gagasan ekoteologi Nasaruddin Umar merupakan upaya transformatif dalam mengembalikan spiritualitas Islam ke akar nilai-nilai
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program ubudiyah dalam membentuk generasi taat ibadah di SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur. LatarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program ubudiyah dalam membentuk generasi taat ibadah di SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur. Latar
STAITARUNASTAITARUNA Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis fenomena nightlife dalam kerangka filsafat nihilisme dan etikaArtikel ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis fenomena nightlife dalam kerangka filsafat nihilisme dan etika
STAITARUNASTAITARUNA Implementasi pembelajaran yang mencakup tahapan pendahuluan, pembacaan, diskusi, presentasi, refleksi, dan evaluasi, serta penilaian terstruktur, memungkinkanImplementasi pembelajaran yang mencakup tahapan pendahuluan, pembacaan, diskusi, presentasi, refleksi, dan evaluasi, serta penilaian terstruktur, memungkinkan
STAITARUNASTAITARUNA Shalat, sebagai ibadah paling mulia setelah iman, mensyaratkan kesucian, dan wudhu menjadi tanda sekaligus sarana untuk mewujudkan kesucian tersebut. PenelitianShalat, sebagai ibadah paling mulia setelah iman, mensyaratkan kesucian, dan wudhu menjadi tanda sekaligus sarana untuk mewujudkan kesucian tersebut. Penelitian
STAITARUNASTAITARUNA Perubahan hukum dalam Al-Quran tidak dimaknai sebagai pembatalan, melainkan sebagai bentuk penyempurnaan yang disesuaikan dengan tingkat kesiapan masyarakat,Perubahan hukum dalam Al-Quran tidak dimaknai sebagai pembatalan, melainkan sebagai bentuk penyempurnaan yang disesuaikan dengan tingkat kesiapan masyarakat,
Useful /
IAIQHIAIQH Integrasi manusia dengan teknologi cerdas mempermudah akses informasi dan menunjang peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga menimbulkan tantangan seriusIntegrasi manusia dengan teknologi cerdas mempermudah akses informasi dan menunjang peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga menimbulkan tantangan serius
STIM LPISTIM LPI Dyandra Media International, Tbk. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Metode analisis yang digunakanDyandra Media International, Tbk. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Metode analisis yang digunakan
STIM LPISTIM LPI Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studiMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi
LMULMU Hasil ground resolution akusisi foto udara sebesar 3. 75 cm/pixel memengaruhi resolusi DEM dalam membangun kontur, dimana DEM beresolusi 30 cm/pixel. PermodelanHasil ground resolution akusisi foto udara sebesar 3. 75 cm/pixel memengaruhi resolusi DEM dalam membangun kontur, dimana DEM beresolusi 30 cm/pixel. Permodelan