169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Peradaban manusia merupakan hasil dari komunikasi antar budaya yang dibentuk oleh interaksi individu. Setiap individu manusia merupakan entitas yang unik. Individu spesial, yang pada tahun 1980-an disebut sebagai orang cacat dan kemudian pada tahun 2016 disebut sebagai difabel, berpartisipasi dalam interaksi ini dengan keistimewaan mereka. Cara mereka berpikir, merasa, dan berperilaku memberikan sumbangan bagi pembentukan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan keistimewaan individu spesial sebagai pembentukan budaya manusia. Untuk mencapai tujuan tersebut, diaplikasikan telaah antropologi yang mewujud dalam metode penelitian pengamatan dan survey dalam forum group discussion (FGD). Penelitian ini menyimpulkan bahwa individu spesial dengan cara berpikir, merasa, dan berperilaku membentuk nilai sosial dan nilai budaya manusia.

Budaya Individu Spesial merupakan keberadaan dari struktur kebudayaan yang meliputi bahasa, aksara, komunikasi, dan tumbuhan Melalui Media Konkret Pada murid Cebral Palsy Tipe Spastik Kelas IV Di UPT SLBN 1 Soppeng.Sebuah interpretasi diranah keilmuan seni dan budaya dalam perspektif antropologi, sebagai akumulasi keilmuan yang hakiki, harmonis pada interaksi sosial.Berdasarkan akumulasi sistem struktural ini, keberadaan individu spesial dianggap turut serta dalam ruang interaksi sosial.Ada beberapa nilai yang terkandung di dalam melihat budaya individu spesial yakni mereka adalah kaum (manusia) yang memiliki hati yang bersih, jiwa yang tegar, sabar, tidak melakukan pembenaran sepihak dan lain sebagainya yang secara organik dimiliki dalam bawaan tradisi budaya individu spesial.Dengan penelitian ini maka dimuculkan satu keberadaan budaya baru dalam paradigma memanusiakan manusia dengan pendekatan keilmuan antropologi sebagai landasan kuat memaparkan hal budaya dari suatu kelompok dalam perilaku individu spesial.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: . . 1. Menganalisis lebih lanjut bagaimana individu spesial membentuk nilai sosial dan budaya dalam masyarakat, dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis dan sosial mereka. . . 2. Menjelajahi dan mendokumentasikan berbagai bentuk ekspresi budaya yang unik dan khas dari individu spesial, seperti seni, musik, dan bahasa isyarat, serta bagaimana hal ini dapat menjadi sarana komunikasi dan ekspresi diri bagi mereka. . . 3. Melakukan studi komparatif antara budaya individu spesial di berbagai komunitas dan masyarakat, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam pembentukan nilai sosial dan budaya, serta bagaimana interaksi dengan individu non-spesial mempengaruhi dinamika budaya tersebut.

Read online
File size1.19 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test