LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Pemanfaatan cloud computing telah memberikan berbagai kemudahan dan peningkatan produktivitas bagi pengguna. Seiring dengan meningkatnya adopsi cloud computing, risiko kejahatan siber juga meningkat. Ketika kejahatan siber terjadi, diperlukan penanganan dengan metode forensik digital untuk menganalisis barang bukti digital dan menemukan bukti-bukti kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses investigasi kejahatan terhadap sisi pengguna yang terhubung layanan private cloud dan menganalisis barang bukti yang bisa didapatkan dari proses investigasi. Untuk mendukung proses investigasi dan analisis barang bukti digital yang dilakukan, digunakan framework Standar Nasional Indonesia (SNI) 27037:2014 yang merupakan standar nasional untuk analisis forensik digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framework SNI 27037:2014 berhasil digunakan untuk menuntun proses investigasi terhadap barang bukti digital dari sisi pengguna dan berhasil menemukan beberapa barang bukti digital, seperti data yang telah dihapus, riwayat akses penggunaan cloud, dan riwayat akses file.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa investigasi forensik digital pada layanan private cloud computing dapat dilakukan dan berhasil menemukan barang bukti digital yang diperlukan.2014 juga membantu proses pencarian barang bukti menjadi terstandar dan terstruktur.Adapun beberapa barang bukti digital yang dapat ditemukan dalam proses investigasi berupa 2 file yang dihapus, beberapa log yang ditemukan seperti.waktu upload file, waktu hapus file, log sync, dan waktu akses web browsing.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan teknik analisis forensik digital yang lebih spesifik untuk berbagai jenis layanan cloud computing, seperti public cloud atau hybrid cloud, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari masing-masing model. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning (ML) dalam proses investigasi forensik digital pada cloud computing, misalnya untuk otomatisasi identifikasi pola serangan atau pemulihan data yang terhapus. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengembangan framework forensik digital yang terintegrasi dengan sistem deteksi intrusi (IDS) dan sistem pencegahan intrusi (IPS) untuk memberikan respons yang lebih cepat dan efektif terhadap insiden keamanan cloud.

  1. Analisis Investigasi Forensik Digital pada Layanan Private Cloud Computing Menggunakan SNI 27037:2014... buletinppi.ulm.ac.id/index.php/bpi/article/view/176Analisis Investigasi Forensik Digital pada Layanan Private Cloud Computing Menggunakan SNI 27037 2014 buletinppi ulm ac index php bpi article view 176
  2. Server Virtualization Acquisition Using Live Forensics Method | Atlantis Press. server acquisition forensics... doi.org/10.2991/iccelst-st-19.2019.4Server Virtualization Acquisition Using Live Forensics Method Atlantis Press server acquisition forensics doi 10 2991 iccelst st 19 2019 4
Read online
File size552.35 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test