UntikaUntika

Jurnal Media HukumJurnal Media Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan hukum dari perjanjian nominee dalam kaitannya dengan kasus hukum No: 144/PDT/2021/PT DPS, serta konsekuensi dari kepemilikan tanah oleh WNA akibat perjanjian yang tidak sah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah kasus konkret dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa perjanjian nominee merupakan bentuk pelanggaran hukum karena bertentangan dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UU No. 5 Tahun 1960) yang membatasi hak milik tanah hanya bagi WNI. Akibat hukumnya adalah pembatalan hak atas tanah yang diperoleh secara tidak sah dan pengembalian status tanah tersebut kepada negara.

Berdasarkan analisis, perjanjian nominee terkait kepemilikan hak atas tanah oleh WNA di Indonesia tidak memenuhi ketentuan Pasal 1320 KUHPerdata dan Pasal 9 ayat (1) jo.Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 26 ayat (2) UUPA.Perjanjian ini dianggap batal demi hukum karena tidak terpenuhinya syarat objektif, yaitu sebab yang halal, dan bertujuan untuk menyelundupkan hukum.Tanah yang dimiliki WNA melalui skema nominee harus dikembalikan kepada negara.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap praktik perjanjian nominee, termasuk hambatan-hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen hukum yang lebih efektif untuk mencegah praktik perjanjian nominee, misalnya dengan memperketat pengawasan terhadap transaksi jual beli tanah yang melibatkan WNA. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi, seperti sistem informasi pertanahan, untuk mendeteksi dan mencegah praktik perjanjian nominee secara lebih efisien. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan praktik perjanjian nominee dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan efektif, sehingga dapat melindungi hak-hak WNI dan menjaga kedaulatan hukum di bidang pertanahan.

  1. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH INDONESIA OLEH WARGA NEGARA ASING MELALUI PERJANJIAN NOMINEE... ojs.unud.ac.id/index.php/kerthasemaya/article/view/65155PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEPEMILIKAN TANAH INDONESIA OLEH WARGA NEGARA ASING MELALUI PERJANJIAN NOMINEE ojs unud ac index php kerthasemaya article view 65155
  2. Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam. perjanjian nominee hak tanah kepemilikan warga negara asing... doi.org/10.35673/ajmpi.v7i2.2655Al Adalah Jurnal Hukum dan Politik Islam perjanjian nominee hak tanah kepemilikan warga negara asing doi 10 35673 ajmpi v7i2 2655
  3. Vol. 6 No. 2 (2023) | UNES Law Review. unes review https unesrev v6i2 published articles penegakan penyidik... review-unes.com/index.php/law/issue/view/23Vol 6 No 2 2023 UNES Law Review unes review https unesrev v6i2 published articles penegakan penyidik review unes index php law issue view 23
  1. #promosi produk#promosi produk
  2. #pemegang saham#pemegang saham
Read online
File size454.64 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-368
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test