LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Penyaluran energi listrik kepada pelanggan harus selalu memperhatikan kualitas dari penyaluran atau distribusi energi listrik. Parameter yang menentukan kualitas penyaluran antara lain: jatuh tegangan dan rugi-rugi daya pada saluran. Pada penelitian ini untuk menjaga kualitas saluran distribusi khususnya pada saluran distribusi 20 kV PT. PLN Tarakan dilakukan melalui rekonfigurasi jaringan dengan menggunakan metode Simple Branch Exchange. Berdasarkan hasil perhitungan pada kondisi eksisting didapatkan nilai rugi-rugi daya aktif sebesar 931,8 kW dan rugi-rugi daya reaktif sebesar 1.635,8 kVAR dengan tegangan paling rendah sebesar 18,45 kV. Setelah dilakukan perbaikan melalui rekonfigurasi jaringan, rugi-rugi daya aktif dan reaktif berhasil direduksi menjadi masing-masing sebesar 573,1 kW dan 1.287,4 kVAR, sedangkan tegangan paling rendah sebesar 19,90 kV.

Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada sistem distribusi 20 kV PT PLN Tarakan melalui rekonfigurasi jaringan menggunakan metode Simple Branch Exchange dan berhasil mereduksi rugi-rugi daya aktif dan reaktif sampai dengan masing-masing sebesar 358,7 kW (38,5%) dan 348,4 kVAr (21,3%).Sedangkan tegangan paling rendah mengalami peningkatan dari 18,45 kV menjadi 19,90 kV.Berdasarkan hasil penelitian, faktor penyebab terjadinya rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada saluran distribusi 20 kV PT.PLN Tarakan adalah beban lebih dan saluran yang cukup panjang pada feeder 4 dengan diameter kabel yang kecil.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem distribusi tenaga listrik. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis konduktor saluran terhadap nilai rugi-rugi daya dan jatuh tegangan, dengan mempertimbangkan faktor biaya dan ketersediaan material. Kedua, implementasi sistem kontrol cerdas yang dapat secara otomatis melakukan rekonfigurasi jaringan berdasarkan kondisi beban dan cuaca secara real-time dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Ketiga, integrasi sistem penyimpanan energi (energy storage system) pada jaringan distribusi dapat membantu menstabilkan tegangan dan mengurangi rugi-rugi daya, terutama pada saat beban puncak atau terjadi gangguan pada sistem.

  1. Rekonfigurasi Jaringan untuk Mereduksi Jatuh Tegangan dan Rugi-rugi Daya pada Sistem Distribusi 20 kV... doi.org/10.20527/bpi.v7i2.263Rekonfigurasi Jaringan untuk Mereduksi Jatuh Tegangan dan Rugi rugi Daya pada Sistem Distribusi 20 kV doi 10 20527 bpi v7i2 263
  2. Studi Rekonfigurasi Sistem Distribusi Pada Jaringan 20 kV Dengan Metode Simple Branch Exchange Pada Penyulang... epsilon.unjani.ac.id/index.php/epsilon/article/view/64Studi Rekonfigurasi Sistem Distribusi Pada Jaringan 20 kV Dengan Metode Simple Branch Exchange Pada Penyulang epsilon unjani ac index php epsilon article view 64
Read online
File size357.22 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test