LMULMU
Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi InsinyurPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kuat lentur, pola retak, dan pola keruntuhan pada balok beton bertulang dengan penambahan serat karbon (Carbon Fiber Reinforced Polymer, CFRP). Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan benda uji balok berukuran 60 cm × 15 cm × 15 cm, terdiri dari tiga tipe: (1) balok tanpa CFRP (BN) sebanyak 2 buah, (2) balok dengan tambahan CFRP di sepertiga bagian tengah (BCC) sebanyak 3 buah, dan (3) balok dengan CFRP sepanjang balok (BFC) sebanyak 3 buah. Semua balok menggunakan beton normal dengan mutu rencana 30 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola retak pada semua balok dimulai dari tumpuan dan bergerak diagonal ke arah beban, mengindikasikan keruntuhan akibat tekan geser. Momen tahanan rata-rata balok tanpa CFRP (BN) adalah 6,379 kNm, balok BCC 7,850 kNm, dan balok BFC 7,801 kNm. Penambahan CFRP pada balok, terutama pada tipe BCC, meningkatkan kapasitas momen tahanan dan menunjukkan efektivitas penguatan di area kritis balok.
Pola retak pada semua balok uji berawal dari tumpuan dan bergerak diagonal ke arah beban.Pola keruntuhan yang terjadi pada semua balok uji adalah keruntuhan tekan geser, di mana beton mengalami kegagalan terlebih dahulu sebelum CFRP dan tulangan baja mencapai kapasitasnya.Momen tahanan rata-rata balok tanpa CFRP (BN) adalah 6,379 kNm, balok BCC 7,850 kNm, dan balok BFC 7,801 kNm.Pengaruh perkuatan balok dengan CFRP terhadap kuat lentur tidak teramati dengan jelas karena balok mengalami keruntuhan over-reinforced.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh variasi mutu beton terhadap efektivitas perkuatan CFRP, mengingat penelitian ini menunjukkan kegagalan beton lebih dulu. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan CFRP dengan material komposit lainnya, seperti serat basalt atau hybrid, perlu dilakukan untuk menentukan solusi perkuatan yang paling optimal dari segi biaya dan kinerja. Terakhir, penelitian mengenai metode aplikasi CFRP yang berbeda, seperti penggunaan pre-stressing atau teknik wrapping yang lebih inovatif, dapat dieksplorasi untuk meningkatkan daya tahan dan efisiensi perkuatan struktur beton, terutama pada bangunan-bangunan yang berada di lingkungan agresif atau rentan terhadap beban dinamis. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku struktur beton yang diperkuat dengan material komposit, sehingga dapat menghasilkan desain dan implementasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
| File size | 315.07 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Artikel ini juga mengungkapkan pengaruh positif media pembelajaran yang menarik terhadap motivasi belajar siswa SMA Kota Jambi. Dengan memanfaatkan mediaArtikel ini juga mengungkapkan pengaruh positif media pembelajaran yang menarik terhadap motivasi belajar siswa SMA Kota Jambi. Dengan memanfaatkan media
UPBUPB Program ini berhasil meningkatkan literasi digital UMKM, adopsi metode pertanian berkelanjutan, serta pengetahuan masyarakat mengenai hukum dan kesadaranProgram ini berhasil meningkatkan literasi digital UMKM, adopsi metode pertanian berkelanjutan, serta pengetahuan masyarakat mengenai hukum dan kesadaran
LMULMU Perbandingan antara hasil eksperimental dan validasi numerik menggunakan ANSYS menunjukkan bahwa balok A0 memiliki selisih beban sebesar 5,95% dan selisihPerbandingan antara hasil eksperimental dan validasi numerik menggunakan ANSYS menunjukkan bahwa balok A0 memiliki selisih beban sebesar 5,95% dan selisih
UNJAUNJA Lokasi penelitian di SMPN 19 Kota Jambi dengan instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik simakLokasi penelitian di SMPN 19 Kota Jambi dengan instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik simak
LMULMU Pengaturan tulangan longitudinal dan transversal sangat mempengaruhi kekuatan dan daktilitas suatu bangunan, terutama dalam menahan variasi pembebanan.Pengaturan tulangan longitudinal dan transversal sangat mempengaruhi kekuatan dan daktilitas suatu bangunan, terutama dalam menahan variasi pembebanan.
LMULMU 635,8 kVAR dengan tegangan paling rendah sebesar 18,45 kV. Setelah dilakukan perbaikan melalui rekonfigurasi jaringan, rugi-rugi daya aktif dan reaktif635,8 kVAR dengan tegangan paling rendah sebesar 18,45 kV. Setelah dilakukan perbaikan melalui rekonfigurasi jaringan, rugi-rugi daya aktif dan reaktif
LMULMU Ampas tebu merupakan limbah industri gula yang belum dimanfaatkan secara optimal, sementara sawi pakcoy yang tidak terpakai memiliki hasil pasca panenAmpas tebu merupakan limbah industri gula yang belum dimanfaatkan secara optimal, sementara sawi pakcoy yang tidak terpakai memiliki hasil pasca panen
JQWHJQWH Saran untuk instansi terkait, meningkatkan sosialisasi dan kegiatan penyuluhan kepada sasaran program serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaanSaran untuk instansi terkait, meningkatkan sosialisasi dan kegiatan penyuluhan kepada sasaran program serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan
Useful /
LMULMU Program eksperimental dilakukan menggunakan semen pozzolan Portland (PCC), agregat halus dan kasar, serta limbah pulp kertas sebagai pengganti agregatProgram eksperimental dilakukan menggunakan semen pozzolan Portland (PCC), agregat halus dan kasar, serta limbah pulp kertas sebagai pengganti agregat
UNJAUNJA Penelitian ini menemukan 7 bentuk tindak tutur ekspresif dengan total 25 tuturan selama proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas X di SMA N 1 Muaro Jambi,Penelitian ini menemukan 7 bentuk tindak tutur ekspresif dengan total 25 tuturan selama proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas X di SMA N 1 Muaro Jambi,
UNJUNJ Luasnya lahan terbangun yang meningkat secara terus terjadi karna aspek peningkatan penduduk di Kelurahan Srengseng Sawah, sehingga secara memangkas lahanLuasnya lahan terbangun yang meningkat secara terus terjadi karna aspek peningkatan penduduk di Kelurahan Srengseng Sawah, sehingga secara memangkas lahan
UMPOUMPO Sementara itu, kebijakan upah minimum yang dapat mengakomodasi kebutuhan dasar pekerja akan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Pendapatan perSementara itu, kebijakan upah minimum yang dapat mengakomodasi kebutuhan dasar pekerja akan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Pendapatan per