UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Motor Dahlander adalah jenis motor AC asinkron dengan 2 atau lebih putaran. Hal ini dapat dilihat ketika dibandingkan dengan motor 3 fasa yang hanya memiliki 1 putaran dengan daya yang sama. Motor Dahlander sendiri merupakan motor dengan rotor kandang tupai. PLC memiliki beberapa keunggulan termasuk memudahkan perubahan sistem kabel tanpa perlu mengganti sistem kabel dan dapat menggantikan kinerja beberapa relay hanya dengan menggunakan PLC. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, yang merupakan pengembangan menggunakan desain. Dari hasil desain sistem kontrol motor Dahlander, sistem kontrol berfungsi sesuai harapan, ketika motor berputar lambat, kontak 1 bekerja, dan ketika berputar cepat, kontak 2 dan 3 bekerja. Untuk melakukan instalasi sistem kontrol motor induksi tipe Dahlander, diperlukan gambar diagram kontrol, gambar diagram daya, dan gambar diagram tangga. Pada sistem kontrol kecepatan motor induksi 3 fasa tipe Dahlander, kecepatan rotor yang lambat adalah 1456 rpm, dan pada kecepatan cepat, rotor berputar pada 2917 rpm.

Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol kecepatan motor induksi 3 fasa jenis Dahlander berbasis Programmable Logic Controller (PLC).Sistem ini mampu mengendalikan motor pada dua kecepatan, yaitu putaran lambat 1456 rpm dan putaran cepat 2917 rpm, sesuai dengan konfigurasi belitan motor yang diatur oleh program ladder PLC.Pengujian menunjukkan sistem kontrol ini berfungsi dengan andal, memberikan kemudahan pemantauan, dan menjamin keselamatan operasi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, pengembangan sistem kontrol cerdas yang mampu menyesuaikan kecepatan motor secara otomatis berdasarkan beban dan kondisi lingkungan dapat meningkatkan efisiensi energi dan performa keseluruhan. Kedua, integrasi sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) memungkinkan pemantauan jarak jauh dan analisis data operasional motor secara real-time, sehingga memudahkan pemeliharaan prediktif dan pencegahan kerusakan. Ketiga, studi lebih lanjut mengenai optimasi algoritma kontrol PLC untuk mengurangi harmonisa dan meningkatkan kualitas daya pada sistem motor Dahlander dapat dilakukan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keandalan, efisiensi, dan keberlanjutan sistem motor induksi dalam berbagai aplikasi industri, serta membuka peluang untuk pengembangan teknologi otomasi yang lebih canggih dan terintegrasi. Dengan demikian, sistem motor induksi dapat beroperasi secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi industri.

Read online
File size507.16 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test