UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Teknologi Informasi dan KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Komputer

Pembatasan jumlah orang merupakan upaya pencegahan penyebaran virus, terutama saat pandemi Covid-19. Penelitian ini merancang . Sistem ini menggunakan RFID reader untuk membaca tag RFID, dan menampilkan nama tag pada LCD jika ID cocok dengan data yang tersimpan. Sensor infrared 1 mendeteksi objek yang melewati pintu masuk, menutup pintu, dan meningkatkan jumlah orang di ruangan yang ditampilkan pada LCD. Sensor infrared 2 mendeteksi objek yang keluar, membuka pintu selama 3 detik sebelum menutup otomatis. Hasil pengujian menunjukkan RFID dapat membaca tag hingga jarak 4cm, sensor infrared 1 mendeteksi objek hingga 4cm, sensor infrared 2 hingga 5cm, dan sistem dapat menampilkan jumlah orang di ruangan secara otomatis.

Sistem penghitung jumlah orang pada pintu otomatis telah berhasil dirancang dan berfungsi sesuai harapan.RFID reader mampu membaca tag RFID pada jarak maksimal 4 cm.Sistem dapat mendeteksi jumlah orang yang masuk dan keluar ruangan menggunakan sensor infrared 1 dan 2, serta menampilkan jumlah orang di dalam ruangan pada LCD.Sistem juga memberikan notifikasi visual dan suara jika ruangan sudah penuh.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi sistem dengan mengintegrasikan teknologi pengenalan wajah sebagai alternatif atau pelengkap RFID, terutama untuk mengidentifikasi individu tanpa tag. Selain itu, pengembangan sistem peringatan dini berbasis data historis jumlah orang dapat membantu memprediksi potensi kepadatan dan memberikan rekomendasi untuk menghindari penumpukan. Terakhir, eksplorasi penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) untuk menghubungkan sistem ini ke platform monitoring terpusat akan memungkinkan pengelolaan dan analisis data yang lebih efisien, serta integrasi dengan sistem keamanan gedung yang lebih luas.

Read online
File size270.25 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test