UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Teknologi Informasi dan KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Komputer

Internet merupakan jaringan terluas dalam sistem teknologi informasi yang memungkinkan masyarakat di seluruh dunia untuk saling terhubung. Jaringan internet yang dapat diakses publik mentransmisikan data menggunakan standar Internet Protocol (IP). Alamat IP, sebagai kode pengenal komputer di jaringan/internet, harus dimiliki oleh setiap komputer pada setiap antarmuka. Alamat IPv4 berukuran 32 bit semakin terbatas dan sulit didapatkan saat ini, sehingga diperlukan pengembangan alamat IP baru, yaitu Internet Protocol version 6 (IPv6) atau Internet Protocol Next Generation (IPNG), yang merupakan protokol lapisan ketiga baru untuk menggantikan IPv4. IPv6 dianggap jaringan masa depan dan penting bagi jaringan perusahaan serta global. Salah satu cara mengimplementasikan IPv6 sebelum beralih penuh adalah melalui jaringan tunneling atau dual‑stack (IPv6 dalam IPv4), yang memungkinkan penggunaan IPv6 meskipun infrastruktur masih berbasis IPv4. Penelitian ini berupaya mengintegrasikan IPv6 dengan IPv4 untuk mengurangi ketergantungan pada IPv4, diharapkan dapat membantu pengguna dalam proses integrasi tersebut.

IPv6 adalah protokol yang direkomendasikan untuk menggantikan IPv4.Tunneling IPv6IP merupakan metode yang hanya membawa paket IPv6, sehingga sesuai dengan topologi yang hanya memakai IPv6 pada setiap perangkat yang kemudian dihubungkan melalui IPv4 pada router.Metode tunneling/dual‑stack dapat dijadikan patokan agar jaringan lokal yang sudah menggunakan dual‑stack IPv6 dan IPv4 dapat terhubung ke jaringan luar yang menggunakan IPv6 melalui tunnel.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi kinerja metode tunneling IPv6IP pada jaringan perusahaan berskala besar dengan beragam jenis trafik untuk mengetahui apakah peningkatan kecepatan yang terdeteksi pada simulasi LAN tetap berlaku pada lingkungan produksi; selanjutnya, penting untuk meneliti implikasi keamanan dari penggunaan IPv6 dalam IPv4, terutama mengenai potensi kerentanan terhadap serangan siber dibandingkan dengan implementasi IPv6 native; terakhir, pengembangan alat konfigurasi otomatis untuk deployment dual‑stack dapat membantu mengurangi kesalahan manual serta mempercepat proses migrasi, sehingga penelitian dapat fokus pada desain antarmuka pengguna yang intuitif dan evaluasi efektivitasnya dalam skenario nyata.

  1. Demonstrating the Impact of 6to4 Tunneling on IPV4 and IPV6 Network Coexistence | European Journal of... doi.org/10.24018/ejece.2020.4.5.245Demonstrating the Impact of 6to4 Tunneling on IPV4 and IPV6 Network Coexistence European Journal of doi 10 24018 ejece 2020 4 5 245
Read online
File size387.88 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test