UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Teknologi Informasi dan KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Komputer

Penelitian ini mengembangkan alat pengering biji kakao berbasis Arduino dengan tenaga dari panel surya. Pengujian dilakukan selama sekitar 8 jam pada suhu 33-65°C untuk mengevaluasi kinerja alat dalam mengeringkan biji kakao. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mengurangi berat biji kakao sebesar 6,6% per jam dan kelembaban sebesar 7,8%. Alat pengering ini efektif mempercepat proses pengeringan biji kakao dibandingkan penjemuran sinar matahari yang memakan waktu 2-4 hari. Penggunaan tenaga dari panel surya membuatnya ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah berhasilnya pengembangan alat pengering biji kakao berbasis Arduino dengan tenaga dari panel surya. Alat ini efektif mengurangi berat dan kelembaban biji kakao serta mempercepat proses pengeringan. Diharapkan dapat diterapkan dalam industri pengolahan biji kakao untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk secara keseluruhan.

Penelitian ini berhasil mengembangkan alat pengering biji kakao berbasis Arduino yang memanfaatkan tenaga panel surya.Pengujian menunjukkan alat ini efektif mengurangi berat dan kelembaban biji kakao, dengan rata-rata pengurangan berat 6,6% per jam dan kelembaban 7,8%.Alat ini mempercepat proses pengeringan dibandingkan metode tradisional, yang biasanya memakan waktu 2-4 hari.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain alat pengering, misalnya dengan variasi bentuk dan ukuran alat, serta penggunaan material yang lebih efisien dalam menyerap dan mendistribusikan panas. Kedua, pengembangan sistem kontrol yang lebih cerdas dengan memanfaatkan sensor tambahan seperti sensor suhu dan kelembaban lingkungan, serta integrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Ketiga, studi kelayakan ekonomi perlu dilakukan untuk menganalisis biaya produksi, biaya operasional, dan potensi keuntungan dari penggunaan alat pengering ini, sehingga dapat memberikan informasi yang berguna bagi petani kakao dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan proses pengeringan biji kakao, serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas dan nilai tambah produk kakao Indonesia.

Read online
File size334.24 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test