LMULMU
SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik MesinSJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik MesinDampak puntiran rel terhadap lokomotif shunter, yang lebih jarang diteliti dibandingkan dengan kereta kecepatan tinggi dan kereta barang, dianalisis untuk memperluas pengetahuan tentang interaksi roda-rel. Studi ini berfokus pada pengaruh puntiran rel sebesar 5% terhadap gaya pegas yang dialami oleh roda kereta, dengan menyoroti isu-isu utama seperti potensi anjlok dan hilangnya kontak roda-rel. Dengan menganalisis rasio Nadal dan pengangkatan roda (wheel lift) dalam kondisi kecepatan rendah (10-20 km/jam) yang khas untuk lokomotif shunter, studi ini memberikan wawasan baru tentang keselamatan operasional. Simulasi dinamika multibodi menggunakan model lokomotif dua gandar sederhana menunjukkan bahwa, meskipun dalam kondisi puntiran rel yang menantang, rasio Nadal dan pengangkatan roda tetap berada dalam batas aman, mengindikasikan risiko anjlok yang rendah. Meskipun temuan ini sejalan dengan kriteria keselamatan yang ditetapkan untuk jenis kendaraan rel lainnya, fokus pada lokomotif shunter dalam kondisi tersebut merupakan kontribusi baru yang mengisi kesenjangan dalam literatur yang ada. Keterbatasan studi ini, termasuk penyederhanaan model dan pengecualian kompleksitas dunia nyata, menyoroti perlunya validasi lebih lanjut dan penelitian untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika roda-rel dalam berbagai kondisi operasional.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa lokomotif shunter yang dimodelkan dapat beroperasi dengan aman pada jalur dengan puntiran hingga 5% pada kecepatan hingga 20 km/jam.Rasio Nadal tetap berada di bawah ambang batas kritis, dan tidak terjadi pengangkatan roda, menunjukkan risiko anjlok yang rendah.Temuan ini memberikan keyakinan terhadap stabilitas dan keselamatan operasional lokomotif shunter di lingkungan dengan ketidaksempurnaan jalur.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model simulasi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi trek yang lebih realistis, termasuk variasi kekasaran permukaan dan tingkat keparahan puntiran. Selain itu, studi eksperimental di lapangan sangat penting untuk memvalidasi hasil simulasi dan mengevaluasi kinerja lokomotif shunter dalam kondisi operasional yang sebenarnya. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh desain suspensi yang berbeda dan sistem kontrol pada stabilitas dan keselamatan lokomotif shunter saat melewati jalur yang berpuntir, dengan tujuan mengoptimalkan kinerja dan mengurangi risiko anjlok. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika interaksi roda-rel dan berkontribusi pada peningkatan keselamatan dan efisiensi sistem perkeretaapian.
| File size | 480.55 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
LAMINTANGLAMINTANG Despite advancements in technology, there is no real-time prevention of COVID-19 transmission, especially for UiTM Tapah students who must go through crowdsDespite advancements in technology, there is no real-time prevention of COVID-19 transmission, especially for UiTM Tapah students who must go through crowds
LAMINTANGLAMINTANG Voltage regulation can be achieved by utilizing an AC-DC buck-boost converter for increasing and decreasing voltage. Additionally, it is important to takeVoltage regulation can be achieved by utilizing an AC-DC buck-boost converter for increasing and decreasing voltage. Additionally, it is important to take
IPBIPB Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu kontrol (tanpa pemberian hormonPenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu kontrol (tanpa pemberian hormon
LMULMU Evaluasi dilakukan terhadap lima jenis material—Aluminium 6061-T6, Aluminium 6082, Steel AISI 1018, Steel S355JR, dan Carbon Fiber Reinforced PolymerEvaluasi dilakukan terhadap lima jenis material—Aluminium 6061-T6, Aluminium 6082, Steel AISI 1018, Steel S355JR, dan Carbon Fiber Reinforced Polymer
LMULMU Metode yang umum digunakan dalam proses manufaktur propeller antara lain adalah metode forming, hand lay-up, dan vacuum bagging. Metode lain yang berpotensiMetode yang umum digunakan dalam proses manufaktur propeller antara lain adalah metode forming, hand lay-up, dan vacuum bagging. Metode lain yang berpotensi
LMULMU Namun, mesin ini memiliki kelemahan berupa harga yang cukup mahal. Sebagai alternatif, laser cutting diode menawarkan solusi yang lebih ekonomis, meskipunNamun, mesin ini memiliki kelemahan berupa harga yang cukup mahal. Sebagai alternatif, laser cutting diode menawarkan solusi yang lebih ekonomis, meskipun
LMULMU Maka, penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses manufaktur roda gigi lurus menggunakan teknik pengecoran pasir berbahan aluminium 1100 dan 6063 sehinggaMaka, penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses manufaktur roda gigi lurus menggunakan teknik pengecoran pasir berbahan aluminium 1100 dan 6063 sehingga
LAMINTANGLAMINTANG Sirkuit dikelola secara efisien menggunakan mikrokontroler AT89C51 yang diprogram dalam bahasa C. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mencapaiSirkuit dikelola secara efisien menggunakan mikrokontroler AT89C51 yang diprogram dalam bahasa C. Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mencapai
Useful /
IPBIPB 11 ± 4. 28 g, panjang rata-rata 14. 3 ± 3. 22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari selama 60 hari.11 ± 4. 28 g, panjang rata-rata 14. 3 ± 3. 22 cm) sebanyak 15 ekor/akuarium yang diberi pakan sampai kenyang sebanyak dua kali sehari selama 60 hari.
IPBIPB Penelitian ini mengevaluasi pemanfaatan tepung limbah kecambah kacang hijau yang dihidrolisis enzim selulase (LTe) sebagai bahan baku pakan pada benihPenelitian ini mengevaluasi pemanfaatan tepung limbah kecambah kacang hijau yang dihidrolisis enzim selulase (LTe) sebagai bahan baku pakan pada benih
IPBIPB Evaluasi dilakukan terhadap tingkat kelangsungan hidup, parameter hematologi seperti jumlah eritrosit total, leukosit total, kadar hemoglobin, dan hematokrit,Evaluasi dilakukan terhadap tingkat kelangsungan hidup, parameter hematologi seperti jumlah eritrosit total, leukosit total, kadar hemoglobin, dan hematokrit,
UNPATTIUNPATTI Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Green Mustard Seed, Air Kelapa, Air dan Tanah. Penelitian dilakukan selama 2 bulan, dari 15 SeptemberBahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Green Mustard Seed, Air Kelapa, Air dan Tanah. Penelitian dilakukan selama 2 bulan, dari 15 September