ISASISAS

Journal of Applied Mechanical Engineering Technology and InnovationJournal of Applied Mechanical Engineering Technology and Innovation

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan analisis spektrum frekuensi untuk mengidentifikasi kerusakan bantalan pada pompa sentrifugal, dengan fokus khusus pada unit 731PU1205 F2 di PT Sari Dumai Oleo (SDS2). Data getaran dikumpulkan menggunakan perangkat SKF CMDT 391, dengan konsentrasi pada spektrum kecepatan dan akselerasi terbungkus dari dua posisi pengukuran (3V dan 3H). Analisis dilakukan terhadap frekuensi karakteristik bantalan, termasuk Ball Pass Frequency Outer (BPFO), Ball Pass Frequency Inner (BPFI), Ball Spin Frequency, dan Fundamental Train Frequency, untuk mendeteksi kerusakan yang terkait dengan permukaan luar, permukaan dalam, elemen rolling, atau kandang bantalan. Hasil menunjukkan adanya puncak frekuensi pada spektrum getaran yang sesuai dengan BPFO dan BPFI, mengindikasikan adanya keausan pada tahap awal di komponen bantalan. Temuan ini membuktikan bahwa analisis spektrum frekuensi merupakan alat pemeliharaan prediktif yang efektif untuk deteksi dini kerusakan bantalan, yang berpotensi mengurangi waktu henti dan biaya perawatan dalam operasi pompa industri.

Analisis spektrum frekuensi berhasil mengidentifikasi indikasi kerusakan bantalan berdasarkan munculnya frekuensi karakteristik seperti BPFO, BPFI, dan BSF yang menunjukkan potensi kerusakan pada berbagai komponen bantalan.Pada posisi vertikal (3V), frekuensi dominan mengindikasikan kerusakan pada permukaan luar dan elemen bola bantalan, yang diperkuat oleh nilai akselerasi terbungkus sebesar 11,91 gE.Pada posisi horizontal (3H), spektrum getaran menunjukkan kecenderungan kerusakan pada permukaan dalam dan elemen bola, dengan nilai akselerasi terbungkus 10,51 gE yang mendukung adanya kerusakan struktural.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan model prediktif berbasis pembelajaran mesin yang menggunakan data spektrum frekuensi dan akselerasi terbungkus dari pompa sentrifugal secara waktu nyata, guna meningkatkan akurasi deteksi dini kerusakan bantalan dan memprediksi sisa masa pakai bantalan secara lebih presisi. Kedua, diperlukan studi komparatif yang mengevaluasi efektivitas metode analisis getaran dengan perangkat SKF CMDT 391 terhadap perangkat lainnya dalam kondisi operasional yang bervariasi, seperti perbedaan beban, kecepatan, dan viskositas fluida, agar dapat ditentukan batas aplikabilitas metode ini di berbagai lingkungan industri. Ketiga, perlu dikaji penerapan sistem pemantauan berkelanjutan secara otomatis pada unit pompa 731PU1205 F2 dengan instalasi sensor permanen dan integrasi data ke sistem monitoring pusat, untuk mengamati evolusi kerusakan bantalan secara berkala dan mengevaluasi dampak dari intervensi perawatan secara kuantitatif, sehingga strategi pemeliharaan prediktif dapat dioptimalkan secara dinamis.

Read online
File size662.85 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test