PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduKakawin Kreṣṇā Pancawiwāha mengisahkan perkawinan Dewi Kresna dengan Panca Pandawa yang menarik untuk diteliti karena konsep perkawinan dalam teks ini mengalami sebuah pergeseran. Pasalnya perkawinan yang semestinya dilakukan oleh sepasang laki-laki dan perempuan, justru dalam teks ini dikisahkan berbeda yakni seorang perempuan menikahi lima laki-laki secara bersamaan yang dikenal dengan istilah poliandri. Perkawinan poliandri yang dinarasikan dalam teks Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha sejatinya bukan semata-mata sebagai tujuan utama, tetapi merupakan sebuah simbolis yang memiliki makna di dalamnya. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengungkap makna-makna simbolik poliandri yang memiliki relevansi dengan ajaran agama Hindu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan tekstual yang menggunakan teks Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha sebagai sumber data utama. Metode yang digunakan pada tahap pengumpulan data adalah studi pustaka dengan teknik terjemahan, simak, dan catat. Pada tahap analisis menggunakan metode deksriptif analitik dibantu dengan teknik interpretatif yang dilandasi dengan prinsip kerja teori semiotika. Hasil yang ditemukan adalah fenomena poliandri dalam teks Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha merupakan sebuah simbol yang mengandung nilai filosofis religius bagi umat Hindu untuk merefleksikan ajaran Bhakti (pengabdian) dan Śraddhā (keyakinan). Implementasi ajaran Bhakti (pengabdian) diwujudkan oleh sikap Satya Laksana (setia pada tindakan kebenaran) kepada Guru Rupaka (orang tua) sebagai cerminan ajaran Guru Bhakti. Simbolis poliandri sebagai konsep Śraddhā, diwujudkan dengan refleksi ajaran Karmaphala Sraddha (keyakinan akan adanya karma) yang memiliki hubungan resiprokal dengan Punarbhawa Sraddha (keyakinan akan adanya kelahiran berulang). Mitologi yang ditemukan menyatakan bahwa poliandri adalah sebuah eksistensi kehidupan yang berimplikasi pada peningkatan Bhakti dan Śraddhā.
Fenomena poliandri dalam teks Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha merupakan sebuah simbol yang mengandung nilai filosofis religius bagi umat Hindu.Poliandri dapat dipahami sebagai sebuah simbolis untuk merefleksikan ajaran Bhakti (pengabdian) dan Śraddhā (keyakinan), yakni dua pilar penting dalam spiritualitas Hindu yang mendukung perjalanan spiritual.Implementasi ajaran Bhakti (pengabdian) dalam poliandri dapat dilihat dari sikap Satya (setia) pada Guru Rupaka (orang tua) sebagai cerminan ajaran Guru Bhakti.Sebagai simbolis konsep Śraddhā, poliandri merupakan wujud dari pengimplementasian ajaran Karmaphala Sraddha (keyakinan akan adanya karma) yang memiliki hubungan resiprokal dengan Punarbhawa Sraddha (keyakinan akan adanya kelahiran berulang).Sebagai warisan budaya bangsa Indonesia, karya sastra Kakawin merupakan sumber nilai dan pintu utama untuk masuk mendalami konsep-konsep ajaran Hindu.Kakawin sebagai susastra Jawa Kuno merupakan media subur dalam penyampaian nilai filosofis religius Hindu utamanya konsep Bhakti dan Sraddha yang dikemas melalui fenomena poliandri.Relevansi poliandri dengan konteks kehidupan di zaman modern ini dapat dilihat dari upaya dan kesadaran umat Hindu dalam menghubungkan diri kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai kekuasaan tertinggi (Brahman) dengan cara meningkatkan pengabdian dan keyakinan yang mendalam (Śraddhā) dan praktik spiritual (Bhakti).Dengan demikian, nilai-nilai filosofis religius yang dikemas dalam fenomena poliandri dapat menjadi refleksi yang nantinya dapat menimbulkan keharmonisan universal dan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih mendalam tentang konsep Bhakti dan Śraddhā dalam Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha, dengan fokus pada bagaimana kedua konsep ini saling berkaitan dan mendukung perjalanan spiritual dalam agama Hindu. (2) Melakukan studi komparatif antara Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha dengan teks-teks Hindu lainnya yang juga membahas konsep Bhakti dan Śraddhā, untuk memahami bagaimana kedua konsep ini diinterpretasikan dan diterapkan dalam berbagai konteks. (3) Menjelajahi implikasi filosofis poliandri dalam konteks modern, dengan mempertimbangkan bagaimana nilai-nilai Bhakti dan Śraddhā dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keharmonisan dan keseimbangan dalam masyarakat.
| File size | 357.21 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Perubahan konsep siswa terjadi pada konsep panas reaksi, entalpi reaksi, kalorimeter, hukum Hess, diagram energi, dan energi ikatan. Perubahan konsep palingPerubahan konsep siswa terjadi pada konsep panas reaksi, entalpi reaksi, kalorimeter, hukum Hess, diagram energi, dan energi ikatan. Perubahan konsep paling
169169 Repertoar Tari Toaleang Marusu adalah bentuk dari imaji konkret yang telah dientitaskan oleh pereka cipta dalam praksis kreatifnya. Hasil transformasiRepertoar Tari Toaleang Marusu adalah bentuk dari imaji konkret yang telah dientitaskan oleh pereka cipta dalam praksis kreatifnya. Hasil transformasi
STAITARUNASTAITARUNA Integrasi ini memungkinkan pemahaman Al‑Quran sebagai sistem makna dinamis, memperkuat validitas metodologis serta relevansinya terhadap isu‑isu kemanusiaanIntegrasi ini memungkinkan pemahaman Al‑Quran sebagai sistem makna dinamis, memperkuat validitas metodologis serta relevansinya terhadap isu‑isu kemanusiaan
STAITARUNASTAITARUNA Berdasarkan hasil penelitian mengenai program ubudiyah dalam membentuk generasi taat ibadah di SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur, dapat disimpulkan bahwaBerdasarkan hasil penelitian mengenai program ubudiyah dalam membentuk generasi taat ibadah di SB Ampang, Selangor, Kuala Lumpur, dapat disimpulkan bahwa
STAITARUNASTAITARUNA Penggabungan perspektif ini memungkinkan pemahaman yang lebih holistik dan formulasi strategi konstruktif untuk membimbing generasi muda keluar dari krisisPenggabungan perspektif ini memungkinkan pemahaman yang lebih holistik dan formulasi strategi konstruktif untuk membimbing generasi muda keluar dari krisis
STAITARUNASTAITARUNA Metode penelitian ini bersifat teoretis‑kualitatif, dengan studi literatur terhadap kitab klasik dan kajian pustaka terkait teori semantik kontekstualMetode penelitian ini bersifat teoretis‑kualitatif, dengan studi literatur terhadap kitab klasik dan kajian pustaka terkait teori semantik kontekstual
STAITARUNASTAITARUNA Pendekatan semiotik Peirce serta tafsir Al-Misbah mengungkap wudhu bukan sekadar syarat formal shalat, melainkan sarana pendidikan spiritual yang mengintegrasikanPendekatan semiotik Peirce serta tafsir Al-Misbah mengungkap wudhu bukan sekadar syarat formal shalat, melainkan sarana pendidikan spiritual yang mengintegrasikan
UNUDUNUD Analisis menunjukkan bahwa wanita dalam kakawin sering kali diposisikan sebagai objek seksual dan instrumen politik, sementara pengalaman mereka di istanaAnalisis menunjukkan bahwa wanita dalam kakawin sering kali diposisikan sebagai objek seksual dan instrumen politik, sementara pengalaman mereka di istana
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Analisis menggunakan spektrofotometer IR menunjukkan keberhasilan sintesis ASH yang ditunjukkan oleh munculnya gugus fungsional -NH2 dan -CH2 pada bilanganAnalisis menggunakan spektrofotometer IR menunjukkan keberhasilan sintesis ASH yang ditunjukkan oleh munculnya gugus fungsional -NH2 dan -CH2 pada bilangan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Karakteristik liat sangat mempengaruhi kualitas bahan yang dihasilkan. Penelitian ini akan mempelajari aspek liat alami di Kabupaten Gowa, Provinsi SulawesiKarakteristik liat sangat mempengaruhi kualitas bahan yang dihasilkan. Penelitian ini akan mempelajari aspek liat alami di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi
UKMCUKMC Data yang digunakan adalah data primer dengan populasi yaitu mahasiswa yang berada pada fakultas bisnis dan akuntansi di Universitas Katolik Musi Charitas.Data yang digunakan adalah data primer dengan populasi yaitu mahasiswa yang berada pada fakultas bisnis dan akuntansi di Universitas Katolik Musi Charitas.
UKMCUKMC Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepercayaan tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam menggunakan Qris sebagai media pembayaranHasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepercayaan tidak berpengaruh terhadap keputusan konsumen dalam menggunakan Qris sebagai media pembayaran