PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPernikahan beda agama di Indonesia merupakan isu kompleks yang melibatkan dilema hukum, sosial, dan agama. Pernikahan harus sah secara agama dan hukum negara, yang mensyaratkan kedua mempelai seiman untuk dapat diakui sah secara agama. Ketentuan ini menimbulkan kontroversi dan ketidakadilan, terutama terkait kebebasan beragama dan hak asasi manusia dalam masyarakat multikultural. Tujuan penelitian ini berfokus pada peran suami dalam memberikan pemahaman ajaran agama Hindu kepada istri yang telah menjalani Sudhi Wadani yang sebelumnya menganut agama lain, khususnya dalam konteks pernikahan beda agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan teknik indepth interview dan observasi partisipatif. Penelitian ini dilakukan di Kota Palu pada tahun 2024 dengan 13 informan suami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suami memegang peran sentral dalam membimbing istri untuk memahami ajaran agama Hindu, yang diwujudkan melalui pengajaran langsung, mendampingi dalam aktivitas keagamaan, dan menjadi teladan. Kendala yang dihadapi suami meliputi keterbatasan pengetahuan agama, minimnya waktu akibat kesibukan pekerjaan, dan sensitivitas istri. Strategi yang diterapkan suami untuk mengatasi kendala ini meliputi mengajak istri secara tidak langsung untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan, komunikasi yang sabar, dan pemanfaatan komunitas keagamaan sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran suami dalam membimbing istri memahami ajaran agama Hindu dalam pernikahan lintas agama sangat penting, dan memerlukan upaya yang konsisten, fleksibel, dan berbasis praktik nyata. Rekomendasi praktis bagi pasangan berbeda agama dan lembaga terkait untuk memperkuat dukungan terhadap suami Hindu dari istri yang telah menjalani Sudhi Wadani pada pernikahan lintas agama.
Penelitian ini menunjukkan bahwa peran suami dalam membimbing istri yang telah menjalani Sudhi Wadani sangat penting dalam memahami ajaran Hindu, terutama dalam konteks pernikahan lintas agama.Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan pengetahuan agama, waktu, dan sensitivitas istri, suami tetap aktif melalui pendekatan langsung maupun tidak langsung, serta menjadi teladan dalam praktik keagamaan.Upaya suami perlu didukung secara konsisten, fleksibel, dan berbasis praktik untuk memastikan adaptasi istri dalam keyakinan baru dan menjaga keharmonisan keluarga.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami pengalaman istri yang menjalani proses Sudhi Wadani dari perspektif psikologis dan sosial, termasuk bagaimana mereka memaknai perjalanan spiritual dan identitas keagamaan baru dalam keluarga interfaith. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran lembaga keagamaan Hindu dalam mendukung pasangan lintas agama, khususnya dalam menyediakan program pembelajaran agama yang inklusif dan mudah diakses bagi istri baru dalam komunitas Hindu. Ketiga, diperlukan kajian tentang dampak pernikahan lintas agama terhadap anak-anak dalam keluarga, terutama dalam hal pembentukan identitas agama, nilai-nilai spiritual, dan kesejahteraan emosional, agar dapat dirancang pendekatan pendidikan keluarga yang holistik dan berkelanjutan. Studi-studi ini dapat saling melengkapi untuk membangun ekosistem dukungan yang kuat bagi keluarga Hindu dalam konteks keragaman agama di Indonesia. Dengan memahami pengalaman istri secara mendalam, keterlibatan institusi dapat dioptimalkan, dan kebutuhan generasi muda dapat diakomodasi. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan pendekatan kualitatif mendalam dengan partisipan dari berbagai latar belakang daerah dan sosial. Hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan pemberdayaan keluarga beragama campur. Fokus pada aspek psikologis, kelembagaan, dan generasi penerus akan memberikan gambaran utuh tentang tantangan dan solusi jangka panjang. Pendekatan terpadu seperti ini sangat diperlukan agar nilai-nilai Hindu tetap lestari dan relevan di tengah realitas sosial yang dinamis.
| File size | 249.31 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP BIMASTKIP BIMA Pendidikan formal dan dukungan sosial dari lingkungan menjadi faktor krusial dalam membimbing anak broken home agar dapat berkembang secara positif danPendidikan formal dan dukungan sosial dari lingkungan menjadi faktor krusial dalam membimbing anak broken home agar dapat berkembang secara positif dan
STIKKENDALSTIKKENDAL Dengan semangat kerja yang positif seperti disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kreativitas dalam menyusun media pembelajaran, mahasiswa PPL dapatDengan semangat kerja yang positif seperti disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kreativitas dalam menyusun media pembelajaran, mahasiswa PPL dapat
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Kondisi ini menjadikan materi ini mendapat perhatian lebih terutama dengan mengupayakan kajian sosiologis dan antropologis di dalamnya. Dengan menggunakanKondisi ini menjadikan materi ini mendapat perhatian lebih terutama dengan mengupayakan kajian sosiologis dan antropologis di dalamnya. Dengan menggunakan
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT 1) Penelitian ini merekomendasikan BAANAR untuk meningkatkan pembinaan mental masyarakat melalui kerja sama lintas sektoral. 2) Program pencegahan harus1) Penelitian ini merekomendasikan BAANAR untuk meningkatkan pembinaan mental masyarakat melalui kerja sama lintas sektoral. 2) Program pencegahan harus
UINMADURAUINMADURA Pengajaran kitab kuning dilakukan melalui metode sorogan, bandongan atau weton, halaqah, dan kelas musyawarah. Pesantren memiliki tiga bentuk model pendidikanPengajaran kitab kuning dilakukan melalui metode sorogan, bandongan atau weton, halaqah, dan kelas musyawarah. Pesantren memiliki tiga bentuk model pendidikan
UINMADURAUINMADURA Self-efficacy merupakan faktor penting dalam motivasi belajar dan prestasi akademik. Dengan meningkatkan keyakinan diri, siswa lebih mungkin untuk mencapaiSelf-efficacy merupakan faktor penting dalam motivasi belajar dan prestasi akademik. Dengan meningkatkan keyakinan diri, siswa lebih mungkin untuk mencapai
UINMADURAUINMADURA Di samping itu, dalam melaksanakan tugasnya, guru agama akan dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan, baik tantangan internal (terkait dengan materiDi samping itu, dalam melaksanakan tugasnya, guru agama akan dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan, baik tantangan internal (terkait dengan materi
UINMADURAUINMADURA Mulai dari ketuntasan belajar (mastery learning) hingga pada pelaksanaan evaluasi internal, hingga bimbingan tes (try out). Kehawatiran terhadap siswaMulai dari ketuntasan belajar (mastery learning) hingga pada pelaksanaan evaluasi internal, hingga bimbingan tes (try out). Kehawatiran terhadap siswa
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi (a) kemampuan adsorpsi ion Fe(III) pada suplemen Fe oleh ampas teh hitam (b) hasil analisis jumlah Fe(III)Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi (a) kemampuan adsorpsi ion Fe(III) pada suplemen Fe oleh ampas teh hitam (b) hasil analisis jumlah Fe(III)
UNKLABUNKLAB Pengaruh kualitas website mungkin berkurang oleh faktor-faktor lain yang lebih dominan, seperti kepercayaan konsumen terhadap merek, rekomendasi sosial,Pengaruh kualitas website mungkin berkurang oleh faktor-faktor lain yang lebih dominan, seperti kepercayaan konsumen terhadap merek, rekomendasi sosial,
UNKLABUNKLAB This study explores the evolving landscape of cost of capital research through a bibliometric analysis and literature review. Examining publications fromThis study explores the evolving landscape of cost of capital research through a bibliometric analysis and literature review. Examining publications from
UNKLABUNKLAB 950 mahasiswa sarjana dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta yang terdaftar pada tahun ajaran 2021–2022. Teknik pengambilan sampel950 mahasiswa sarjana dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta yang terdaftar pada tahun ajaran 2021–2022. Teknik pengambilan sampel