PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduKakawin Panca Dharma (KPD), yang terdiri atas Dharma Sawita, Dharma Wimala, Dharma Niskala, Dharma Sunya, dan Dharma Putus, merupakan naskah yang menguraikan wacana kalepasan sebagai inti spiritualitas dan estetika sastra Jawa Kuna. Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi wacana kalepasan dalam KPD sebagai etika dan estetika spiritualitas manusia, sekaligus menelaah pengalaman estetik pengarang (kawi) sebagai bentuk persembahan spiritual kepada Pencipta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam kerangka semiotika dan hermeneutika sastra, untuk menelusuri bentuk, fungsi, dan makna ajaran kalepasan yang terjalin dalam struktur bahasa, simbol, dan metafora teks. Hasil kajian menunjukkan bahwa KPD menghadirkan kalepasan bukan semata sebagai konsep metafisis, melainkan sebagai laku estetik-etis yang menekankan kerendahan hati, kemurnian batin, dan penyatuan antara aku (kawi), semesta, dan Pencipta. Posisi kawi-wiku yang dalam naskah Kakawin Dharma Sunya disebut Kamalanatha mengungkap dialektika diri, meniadakan identitas personal sebagai kawi sekaligus menegaskan melalui naskah, tercipta pengalaman estetik yang penuh kedalaman rasa. Kalepasan dalam KPD tidak hanya dimaknai melalui ritual formal, melainkan melalui kontemplasi sunyi, pemadaman bayu, sabda, idep, serta pemusatan diri pada penyatuan niskala. Kesunyian (sunya, putus, nirbhana) menjadi kunci estetika sekaligus etika, menandai puncak rasa dan kebahagiaan tertinggi yang melampaui wacana normatif. KPD dapat dipandang sebagai candi bahasa, yang menjadikan sastra menjadi medium yadnya batiniah, teks bertransformasi menjadi sarana pembebasan jiwa. Temuan ini menegaskan bahwa KPD tidak hanya menyimpan nilai historis dan filologis, tetapi juga menghadirkan etika dan estetika spiritual yang relevan bagi pemahaman manusia modern tentang jalan menuju kalepasan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kakawin Panca Dharma (KPD) menghadirkan wacana kalepasan sebagai sebuah proses spiritual dan estetika yang mendalam.Pembebasan jiwa dalam KPD tidak dicapai melalui ritual semata, melainkan melalui pemurnian diri, kontemplasi, dan penyatuan dengan semesta dan Pencipta.Sastra, khususnya kakawin, berperan sebagai media reflektif yang menjembatani dimensi personal dan spiritual, serta menawarkan jalan menuju kebahagiaan sejati.
Berdasarkan analisis terhadap KPD, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai praktik kontemplasi sunyi sebagai metode pembebasan diri, dengan menelaah teknik-teknik spesifik yang tersirat dalam teks dan relevansinya dengan praktik meditatif modern. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran kawi sebagai mediator antara dunia spiritual dan duniawi, dengan menganalisis bagaimana pengalaman estetik pengarang direpresentasikan dalam karya sastra dan dampaknya terhadap pembaca. Terakhir, penelitian dapat menginvestigasi hubungan antara konsep kalepasan dalam KPD dengan tradisi spiritual lain di Nusantara, seperti konsep moksha dalam agama Hindu atau nirwana dalam agama Buddha, untuk memperluas pemahaman tentang universalitas ajaran pembebasan diri. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan studi spiritualitas, estetika sastra, dan pemahaman lintas budaya.
| File size | 258.95 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STTBEREASTTBEREA Di sekolah, guru berperan sebagai pembimbing dan teladan yang mengajarkan nilai-nilai etika, seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan,Di sekolah, guru berperan sebagai pembimbing dan teladan yang mengajarkan nilai-nilai etika, seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan penghormatan,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Dengan menerapkan pendekatan inklusif dan kontekstual, Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat menanamkan nilai-nilai universal seperti cinta kasih, keadilan,Dengan menerapkan pendekatan inklusif dan kontekstual, Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat menanamkan nilai-nilai universal seperti cinta kasih, keadilan,
UMPOUMPO Penelitian ini menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi pendidikan dan pembentukan karakter, terutama dalam perspektif Islam. Keluarga yang harmonisPenelitian ini menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi pendidikan dan pembentukan karakter, terutama dalam perspektif Islam. Keluarga yang harmonis
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendekatan berbasis demokrasi dan multikultural dalam pembelajaran PAI dapat menciptakan ruang belajar yang lebih terbuka dan menghargai perbedaan, sertaPendekatan berbasis demokrasi dan multikultural dalam pembelajaran PAI dapat menciptakan ruang belajar yang lebih terbuka dan menghargai perbedaan, serta
UKIMUKIM Penelitian ini berfokus pada perubahan sosial dalam pola spiritual masyarakat Naulu setelah memeluk agama samawi, Islam, dan Kristen. Menggunakan metodePenelitian ini berfokus pada perubahan sosial dalam pola spiritual masyarakat Naulu setelah memeluk agama samawi, Islam, dan Kristen. Menggunakan metode
UNIKSUNIKS Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Adapun subjek dalam penelitianPenelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian
PANDAWANPANDAWAN Perkembangan teknologi sering digunakan sebagai media informasi dan komunikasi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Penelitian ini bertujuan untukPerkembangan teknologi sering digunakan sebagai media informasi dan komunikasi yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk
ALJAMIAHALJAMIAH Muhammadiyah menilai RUU tersebut dapat diterima secara umum, kecuali beberapa bab yang berkaitan dengan tujuan pendidikan nasional, posisi pelajaran agama,Muhammadiyah menilai RUU tersebut dapat diterima secara umum, kecuali beberapa bab yang berkaitan dengan tujuan pendidikan nasional, posisi pelajaran agama,
Useful /
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis literatur hukum primer serta sekunder. Hasil kajian menunjukkanMetode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis literatur hukum primer serta sekunder. Hasil kajian menunjukkan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh cooperative learning model discovery dan expository learning terhadap motivasi belajar danPenelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh cooperative learning model discovery dan expository learning terhadap motivasi belajar dan
PENERBITPENERBIT Pernikahan harus sah secara agama dan hukum negara, yang mensyaratkan kedua mempelai seiman untuk dapat diakui sah secara agama. Ketentuan ini menimbulkanPernikahan harus sah secara agama dan hukum negara, yang mensyaratkan kedua mempelai seiman untuk dapat diakui sah secara agama. Ketentuan ini menimbulkan
PENERBITPENERBIT Kakawin Kreṣṇā Pancawiwāha mengisahkan perkawinan Dewi Kresna dengan Panca Pandawa yang menarik untuk diteliti karena konsep perkawinan dalam teksKakawin Kreṣṇā Pancawiwāha mengisahkan perkawinan Dewi Kresna dengan Panca Pandawa yang menarik untuk diteliti karena konsep perkawinan dalam teks