PENERBITPENERBIT

Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama Hindu

Kejujuran merupakan perilaku penting setiap orang. Sampai saat ini masih ada berita tentang koruptor, berarti masih ada orang-orang tidak jujur. Kejujuran tidak bisa diajarkan ketika sudah dewasa. Kejujuran harus ditanamkan anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kembali manfaat gending rare karena umat Hindu khususnya yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya kurang mengenal, padahal gending rare efektif dijadikan sebagai media pendidikan pada anak. Gending rare diketahui sarat nilai-nilai Pendidikan. Penelitian ini mengkaji Gending Meong-meong sebagai media penanaman nilai-nilai kejujuran pada anak usia dini. Penelitian ini penelitian kualitatif yang menggali dan mendeskripsikan pendapat guru di PAUD Dewi Srikandi Lestari Bekasi mengenai gending Meong-meong. Pengambilan data melalui wawancara kepada pengajar PAUD Dewi Srikandi Lestari selaku guru dan orang tua, dan observasi pada gending Meong-meong. Hasil penelitian nilai-nilai kejujuran pada Gending Meong-meong adalah satya wacana, satya laksana, satya mitra dan satya hredaya dan waktu untuk menyanyikan Gending Meong-meong pada anak usia dini untuk penanaman nilai-nilai kejujuran adalah ketika anak sedang santai, bermain, belajar dan menjelang tidur. Pada saat itu adalah waktu tepat untuk menyanyikan dan menanamkan kejujuran kepada anak usia dini. Kontribusi penelitian ini untuk dunia pendidikan adalah bahwa terdapat Gending Meong-meong yang efektif dijadikan media penanaman nilai-nilai kejujuran untuk anak usia dini. Oleh karena itu Gending ini harus dilestarikan dan diwajibkan sebagai media pendidikan oleh guru di sekolah maupun orang tua.

Pandangan guru dan sekaligus selaku orang tua menyebutkan bahwa Gending Meong-meong dapat dijadikan sebagai media penanaman nilai-nilai kejujuran seperti kejujuran pada ucapan (satyawacana), kejujuran pada perbuatan (satya lakasana), kejujuran pada teman (satya mitra) dan kejujuran pada diri sendiri (satya hredaya).Pesan yang terkandung pada Gending Meong-meong menurut para guru adalah bahwa Gending Meong-meong mengandung makna mengajarkan anak tentang kejujuran pada ucapan sehingga anak-anak tidak berkata bohong.Kejujuran pada perbuatan, mendidik anak tidak berbuat merugikan orang lain, kejujuran pada teman mengajarkan anak untuk selalu setia dan jujur kepada teman seperti tidak merusak mainan teman, dan kejujuran pada diri sendiri atau hati yaitu mengajarkan anak untuk selalu berani mengakui kesalahan yang dilakukan dan tidak mengulanginya.Menyanyikan Gending Meong-meong baik dilakukan ketika anak sedang santai, bermain, belajar dan ketika anak menjelang tidur.Penelitian ini berkontribusi untuk mempopulerkan kembali gending rare di kalangan guru dan orang tua terutama guru dan orang tua yang tinggal di luar Bali seperti Jakarta dan sekitarnya.Pentingnya menggali kembali gending rare karena selain gending rare adalah warisan leluhur, gending ini juga dapat dijadikan media yang sangat baik untuk pendidikan pada anak usia dini seperti penanaman nilai-nilai kejujuran.Penelitian ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan waktu dan dana.Hambatan dalam penelitian ini karena tidak semua guru mengetahui Gending Meong-meong.Penelitian ini perlu disempurnakan oleh peneliti selanjutnya sehingga masyarakat semakin yakin bahwa keberadaan gending rare sangat penting dalam pendidikan anak usia dini.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas penggunaan gending rare sebagai media pendidikan karakter, khususnya kejujuran, pada anak usia dini. Penelitian ini dapat fokus pada dampak jangka panjang dari penggunaan gending rare dalam pembentukan karakter anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam mengintegrasikan gending rare ke dalam kurikulum pendidikan anak usia dini. Hal ini dapat mencakup pengembangan metode pengajaran yang menarik dan interaktif, serta penggunaan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar anak. Ketiga, penting untuk menyelidiki peran orang tua dalam memperkenalkan dan mempertahankan gending rare dalam kehidupan sehari-hari anak. Penelitian ini dapat berfokus pada strategi yang dapat digunakan orang tua untuk mengintegrasikan gending rare ke dalam rutinitas keluarga, serta dampak positifnya terhadap perkembangan karakter anak.

Read online
File size406.96 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test