UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Fenomena trans disosiatif di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Trans disosiatif di Indonesia lebih dikenal sebagai fenomena kesurupan. Kesurupan biasa terjadi pada wanita usia muda sampai dewasa awal. Dimana masa itu penuh dengan badai dan kesusahan. Saat seorang mengalami trans disosiatif tentunya ada sebab-sebab yang melatar belakangi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswi yang pernah mengalami kesurupan berjumlah dua orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa trans disosiatif yang dialami kedua subyek didasari karena konflik yang menyebabkan stres emosional.

Trans disosiatif yang dialami kedua subyek di latar belakangi karena stres dan frustasi kemudian itu merupakan bentuk dari suatu mekanisme pertahanan diri untuk mengurangi ketegangan yang dirasakan karena stresor dirasa berat secara subyektif.Latar belakang kedua subyek yang tidak mempengaruhi secara langsung ada kecenderungan kepribadian histrionik, pola asuh orang tua yang longgar dan pada IA ada kecenderungan kepribadian dependen, tindak kekerasan masa kanak-kanak, pola asuh orang tua yang keras.Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya trans disosiatif yang dialami kedua subyek.Subyek pertama FF, faktor internal yang mempengaruhi antara lain stres dan frustasi, dan kelelahan fisik, sedangkan subyek dua, faktor eksternalnya adalah kondisi sosial pertemanan dan masalah percintaan remaja.Pada subyek dua, faktor internal yang mempengaruhi antara lain karena stres dan frustasi, kelelahan fisik, gejala kecemasan, dan insomnia.Faktor eksternalnya adalah masalah keluarga, masalah perkuliahan dan organisasi.

Penelitian selanjutnya dapat memaksimalkan teknik pengumpulan data, seperti wawancara, observasi, dokumentasi dan penggunaan tes psikologi sehingga diperoleh data yang akurat, tepat dan maksimal bagi keberhasilan penelitian lebih lanjut mengenai hal-hal yang berkaitan dengan fenomena trans disosiatif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut tentang latar belakang keluarga dan pola asuh orang tua yang mungkin berkontribusi terhadap terjadinya trans disosiatif pada remaja. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang pendekatan mistik dan ritual keagamaan dalam menangani trans disosiatif, serta efektivitasnya dibandingkan dengan intervensi medis yang sudah terstandar.

Read online
File size237.39 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test