RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM
International Journal of Ethno-Sciences and Education ResearchInternational Journal of Ethno-Sciences and Education ResearchSistem pertanian tradisional adalah bentuk interaksi jangka panjang antara manusia dan lingkungannya yang mencerminkan adaptasi ekologis dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika antara pelestarian pengetahuan lokal dan tekanan modernisasi dalam transformasi sistem pertanian tradisional masyarakat adat di Teluk Bintuni, Papua Barat. Dengan menggunakan pendekatan ethno-science dan metode kualitatif-deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumentasi di komunitas Moskona, Wamesa, dan Sumuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pertanian tradisional masih dipertahankan dengan ketergantungan tinggi pada sagu (85%), ubi jalar (72%), talas (66%), dan pisang (54%) sebagai sumber makanan dan identitas budaya. Transformasi sistem pertanian tidak mengikuti pola linier dari tradisional ke modern, tetapi menciptakan sistem hibrida yang secara selektif menggabungkan unsur-unsur tradisional dengan teknologi modern. Masyarakat adat tidak pasif dalam menghadapi perubahan, tetapi secara aktif bernegosiasi dan beradaptasi berdasarkan kepentingan ekologis dan budaya mereka. Pendekatan ethno-science menawarkan kerangka kerja untuk mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam perencanaan pembangunan, tanpa mengabaikan dimensi ekologis dan spiritual masyarakat adat. Dialog antara sistem pengetahuan lokal dan sains modern dapat menghasilkan kebijakan pertanian yang lebih adaptif dan inklusif, terutama di daerah adat seperti Teluk Bintuni yang menghadapi tekanan dari eksploitasi sumber daya alam.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem pertanian tradisional di Teluk Bintuni, Papua Barat, masih memiliki peran vital bagi masyarakat adat Moskona, Wamesa, dan Sumuri.Melalui pendekatan ethno-science, teridentifikasi bahwa praktik pertanian lokal tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga mewakili sistem pengetahuan yang terintegrasi dengan nilai-nilai spiritual dan sosio-budaya masyarakat.Transformasi sistem pertanian yang terjadi tidak mengikuti pola linier dari tradisional ke modern, tetapi menciptakan sistem hibrida yang secara selektif menggabungkan unsur-unsur tradisional dengan teknologi modern.Masyarakat adat di Teluk Bintuni menunjukkan ketergantungan tinggi pada empat komoditas utama, yaitu sagu (85%), ubi jalar (72%), talas (66%), dan pisang (54%) sebagai sumber makanan dan identitas budaya.Meskipun program modernisasi pertanian telah diperkenalkan, termasuk penggunaan pupuk kimia dan benih unggul, banyak praktik tradisional yang masih dipertahankan seperti ritual mombon dalam menanam sagu dan sistem pertanian berpindah yang menyesuaikan diri dengan kondisi ekologis lokal.Temuan kunci lainnya menunjukkan bahwa masyarakat adat tidak pasif terhadap perubahan, tetapi secara aktif bernegosiasi dan beradaptasi berdasarkan kepentingan ekologis dan budaya mereka.Contohnya adalah penggunaan irigasi sederhana berbasis bambu untuk ladang ubi jalar yang masih mengikuti jadwal penanaman berdasarkan kalender tradisional.Pendekatan ethno-scientific menawarkan kerangka kerja untuk mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam perencanaan pembangunan pertanian yang kontekstual.Dialog antara sistem pengetahuan lokal dan sains modern dapat menghasilkan kebijakan pertanian yang lebih adaptif dan inklusif, terutama di daerah adat seperti Teluk Bintuni yang menghadapi tekanan dari eksploitasi sumber daya alam.Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman bahwa pembangunan pertanian di daerah adat Papua memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas, tetapi juga menghormati dan melibatkan dimensi ekologis, spiritual, dan sosio-budaya masyarakat adat.Dengan demikian, pendekatan ethno-scientific dapat menjadi jembatan penting dalam menciptakan model pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan adil bagi masyarakat adat Papua.
Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak transformasi sistem pertanian terhadap keberlanjutan ekologis dan sosial masyarakat adat Teluk Bintuni. 2. Mengeksplorasi strategi adaptasi dan inovasi lokal dalam menghadapi perubahan iklim dan modernisasi pertanian, serta mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas. 3. Melakukan studi komparatif antara sistem pengetahuan lokal dan sains modern dalam konteks pertanian, dengan tujuan mengembangkan kebijakan pertanian yang lebih inklusif dan adaptif, serta memperkuat kedaulatan pangan dan budaya masyarakat adat.
| File size | 279.46 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Beberapa faktor yang melatarbelakangi inovasi kurikulum diantaranya adalah pemanfaatan teknologi yang menaikkan keefektivan dan sifat interaktif siswaBeberapa faktor yang melatarbelakangi inovasi kurikulum diantaranya adalah pemanfaatan teknologi yang menaikkan keefektivan dan sifat interaktif siswa
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Optimalisasi strategis sinergi antara KOPDes dan BUMDes memungkinkan Desa Sindangpakuon bertransformasi menjadi desa yang mandiri secara ekonomi. SinergiOptimalisasi strategis sinergi antara KOPDes dan BUMDes memungkinkan Desa Sindangpakuon bertransformasi menjadi desa yang mandiri secara ekonomi. Sinergi
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran seni tari dapat menjadi sarana untuk menambah pengetahuan peserta didik mengenaiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran seni tari dapat menjadi sarana untuk menambah pengetahuan peserta didik mengenai
UNIRAYAUNIRAYA Desa ini memiliki potensi sosial-budaya yang tinggi dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong-royong, larangan membuang sampah ke sungai, dan penghormatanDesa ini memiliki potensi sosial-budaya yang tinggi dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong-royong, larangan membuang sampah ke sungai, dan penghormatan
169169 Cerita rakyat merupakan warisan budaya nasional yang memiliki nilai-nilai yang dapat diambil dan diterapkan pada masa kini dan masa depan, serta tersebarCerita rakyat merupakan warisan budaya nasional yang memiliki nilai-nilai yang dapat diambil dan diterapkan pada masa kini dan masa depan, serta tersebar
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Upaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupunUpaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupun
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM The location of this study was at SMAN 1 Tikep, in West Muna Regency, Southeast Sulawesi Province. This study uses a quantitative method approach in analyzingThe location of this study was at SMAN 1 Tikep, in West Muna Regency, Southeast Sulawesi Province. This study uses a quantitative method approach in analyzing
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas, pengalaman, pendidikan, dan pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu bersalin sectioPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas, pengalaman, pendidikan, dan pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu bersalin sectio
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Melalui kegiatan gotong royong, penghijauan, pengelolaan sampah, dan konservasi sumber daya alam, masyarakat desa tidak hanya mampu menjaga kebersihanMelalui kegiatan gotong royong, penghijauan, pengelolaan sampah, dan konservasi sumber daya alam, masyarakat desa tidak hanya mampu menjaga kebersihan
UNIRAYAUNIRAYA Program pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran menabung siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan peningkatan signifikan dariProgram pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran menabung siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan peningkatan signifikan dari
169169 The groups success relies on a strong sense of community fostered through shared activities and a commitment to adapting to changing times, particularlyThe groups success relies on a strong sense of community fostered through shared activities and a commitment to adapting to changing times, particularly
LMULMU Namun, bila dilihat dari hasil validasi data yang dihubungkan dengan identifikasi kejadian hujan melalui observasi visual, satelit GSMaP menunjukkan performaNamun, bila dilihat dari hasil validasi data yang dihubungkan dengan identifikasi kejadian hujan melalui observasi visual, satelit GSMaP menunjukkan performa