UNIRAYAUNIRAYA
Haga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatHaga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatProgram pendampingan merancang tabungan sederhana ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran menabung pada siswa kelas VI SD. Pendampingan dilaksanakan melalui pendekatan praktis dan edukatif dalam tiga tahapan, yaitu edukasi tentang pentingnya menabung, pembuatan tabungan sederhana dari bahan bekas, dan implementasi kebiasaan menabung dengan monitoring. Metode yang digunakan dalam program ini melibatkan diskusi interaktif, praktik langsung, dan evaluasi rutin. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kebiasaan menabung siswa. Sebelum program dilaksanakan, hanya 30% siswa yang memiliki kebiasaan menabung secara rutin. Setelah program berlangsung, persentase siswa yang aktif menabung meningkat menjadi 85%. Selain itu, kegiatan ini mendorong kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan bekas untuk merancang tabungan serta membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab dalam mengelola uang jajan mereka. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam menanamkan kebiasaan menabung sejak dini. Dukungan dari pihak sekolah, guru, dan orang tua diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program ini sehingga kesadaran menabung dapat menjadi budaya positif di kalangan siswa.
Program pendampingan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran menabung siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan peningkatan signifikan dari 30% menjadi 85% siswa yang aktif menabung.Kegiatan ini tidak hanya menanamkan pemahaman tentang pentingnya menabung, tetapi juga mendorong kreativitas siswa dalam memanfaatkan bahan bekas dan membentuk karakter disiplin serta bertanggung jawab.Dukungan berkelanjutan dari sekolah, guru, dan orang tua sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program ini dan menumbuhkan budaya positif menabung di kalangan siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program ini pada kelompok usia yang berbeda, seperti siswa SMP atau SMA, dengan menyesuaikan metode dan materi yang digunakan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas program pendampingan ini dengan metode edukasi finansial lainnya, seperti penggunaan aplikasi atau permainan edukatif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan program ini, termasuk peran orang tua, guru, dan lingkungan sosial siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang cara meningkatkan literasi finansial anak-anak sejak dini dan mempersiapkan mereka untuk mengelola keuangan dengan bijak di masa depan. Dengan demikian, program-program edukasi finansial dapat dirancang dan diimplementasikan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
| File size | 389.44 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Terdapat banyak aset tanah wakaf di Kecamatan Langensari yang sudah memiliki akta pengumuman tetapi belum dilakukan papanisasi. Kurangnya pencatatan yangTerdapat banyak aset tanah wakaf di Kecamatan Langensari yang sudah memiliki akta pengumuman tetapi belum dilakukan papanisasi. Kurangnya pencatatan yang
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang menghambat pembangunan manusia di Indonesia karena berdampak multidimensional terhadap aspek kognitif,Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang menghambat pembangunan manusia di Indonesia karena berdampak multidimensional terhadap aspek kognitif,
UYMUYM Naioni merupakan salah satu puskesmas yang berada di kecamatan Alak, di bawah lingkup pemerintahan Kota Kupang dengan jumlah partisipan pengguna alat kontrasepsiNaioni merupakan salah satu puskesmas yang berada di kecamatan Alak, di bawah lingkup pemerintahan Kota Kupang dengan jumlah partisipan pengguna alat kontrasepsi
UNWUNW Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena menjadi dasar bagi terbentuknya kemampuan berkomunikasi, bekerja sama,Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena menjadi dasar bagi terbentuknya kemampuan berkomunikasi, bekerja sama,
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Walaupun dukungan keluarga dan motivasi sangat bermanfaat, tetap ada beban pendanaan yang menjadi hambatan. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam melaksanakanWalaupun dukungan keluarga dan motivasi sangat bermanfaat, tetap ada beban pendanaan yang menjadi hambatan. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam melaksanakan
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Oleh karena itu, program mungkin tidak dapat memenuhi kebutuhan resepsionis hotel. Poin kedua adalah kekuatan silabus dan program itu sendiri. programOleh karena itu, program mungkin tidak dapat memenuhi kebutuhan resepsionis hotel. Poin kedua adalah kekuatan silabus dan program itu sendiri. program
UINSAIDUINSAID Implementasi kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 dapat berjalan denganImplementasi kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pandemi di MI Muhammadiyah Program Khusus Sindon 1 dapat berjalan dengan
STIALANSTIALAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pola asuh melalui program intervensi peningkatan identifikasi, pendataan, dan pemantauan status gizi merupakanPenelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pola asuh melalui program intervensi peningkatan identifikasi, pendataan, dan pemantauan status gizi merupakan
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA Selain itu, kegiatan ini memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap program, menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai landasan etis dan praktisSelain itu, kegiatan ini memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap program, menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai landasan etis dan praktis
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI 0229 (p < 0. 05). Artinya, setiap tambahan 1 mg konsumsi kafein dapat menurunkan skor kualitas tidur sebesar 0. 0229 poin. Nilai R-squared sebesar 0. 5210229 (p < 0. 05). Artinya, setiap tambahan 1 mg konsumsi kafein dapat menurunkan skor kualitas tidur sebesar 0. 0229 poin. Nilai R-squared sebesar 0. 521
PASCASARJANA UNPASPASCASARJANA UNPAS Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya adaptasi dan menangkap peluang di tengah kemajuanKegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya adaptasi dan menangkap peluang di tengah kemajuan
UINSAIDUINSAID Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan dakwah secara luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Peran dakwah yang dilakukanTetapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan dakwah secara luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Peran dakwah yang dilakukan