IAIHPANCORIAIHPANCOR

AFADA: Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk menggali cerita leluhur sejarah perjalanan Wofa dan patung batu lonkili atau batu elang, di kecamatan Alor timur laut, desa Waisika. Cerita rakyat ini mengisahkan kehidupan di Kampung Kamengmane, tempat nenek moyang suku Petinpu dan suku Lubuy tinggal. Kehidupan awalnya damai, namun berubah sejak kelahiran Wofa, seorang anak yang dikenal nakal dan pembangkang. Perilaku buruk Wofa membuat seluruh warga kampung, termasuk orang tuanya, kehilangan kesabaran hingga memutuskan meninggalkan Wofa sendirian. Dalam kesedihan, Wofa bertemu dengan seorang gadis bernama Lonkili, yang kemudian menjadi istrinya. Pasangan ini memulai kehidupan baru di kampung tersebut, mengikuti pesan nenek Wofa untuk memanfaatkan alam sekitar. Mereka dikaruniai empat anak, tetapi hubungan mereka menjadi tegang akibat kepercayaan yang rusak. Lonkili, merasa dikhianati oleh suaminya, akhirnya memutuskan meninggalkan keluarganya dengan kembali ke wujud aslinya sebagai burung elang. Transformasi Lonkili menjadi batu yang menyerupai burung menjadi simbol penghormatan bagi keturunannya hingga kini. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan wawancara kepada beberapa Narasumber di desa waisika. Cerita ini mengandung pesan moral tentang pentingnya menghargai keluarga, mengendalikan emosi, serta menjaga harmoni dalam hubungan sosial dan keluarga.

Cerita rakyat Wofa dan Longkili adalah cerminan dari nilai-nilai budaya dan moral masyarakat Alor Timur Laut.Kisah ini mengajarkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan pentingnya hubungan harmonis antara manusia, keluarga, dan lingkungan.Sebagai bagian dari warisan budaya, cerita ini perlu dilestarikan untuk memberikan pelajaran hidup kepada generasi mendatang.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mendokumentasikan cerita rakyat lainnya di wilayah Alor Timur Laut, dengan tujuan melestarikan warisan budaya lokal dan memperkaya khazanah pengetahuan tentang sejarah dan tradisi masyarakat setempat. Kedua, penelitian etnografi mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh bagaimana cerita Wofa dan Lonkili memengaruhi nilai-nilai sosial dan perilaku masyarakat di desa Waisika, serta bagaimana cerita ini ditransmisikan dari generasi ke generasi. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan antropologi, arkeologi, dan geologi dapat dilakukan untuk mengungkap lebih banyak fakta sejarah dan budaya yang terkait dengan situs-situs penting dalam cerita Wofa dan Lonkili, seperti Kampung Kamengmane dan batu Lonkili, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang asal-usul dan perkembangan peradaban masyarakat Alor Timur Laut. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya, pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Alor Timur Laut.

Read online
File size390.01 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test