UIN ANTASARIUIN ANTASARI

Syariah: Jurnal Hukum dan PemikiranSyariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh status sosial ekonomi, keterlibatan dan kewajiban agama, struktur normatif, dan kontrol perilaku yang dipersepsikan terhadap niat untuk mendistribusikan warisan berdasarkan hukum Islam, dengan peran mediasi sikap. Penelitian ini melibatkan 544 partisipan yang berasal dari wilayah Kalimantan Selatan, Indonesia dengan mayoritas berlatar belakang pendidikan perguruan tinggi yang dipilih dengan menggunakan teknik convenience dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online. Dengan menggunakan metodologi Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS sebagai alat analisisnya, penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan dan pendapatan yang tinggi tidak berpengaruh terhadap sikap dan niat masyarakat Muslim untuk segera membagi warisan sesuai dengan hukum Islam. Demikian pula, orang yang menganggap bahwa membagi warisan sesuai hukum Islam adalah kewajiban agama cenderung tidak memiliki sikap dan niat untuk membagi warisan sesuai hukum Islam. Namun demikian, penelitian ini memverifikasi bahwa struktur normatif dan kontrol perilaku yang dirasakan mempengaruhi niat untuk membagi warisan menurut hukum Islam melalui sikap sebagai mediator.

Penelitian ini menemukan bahwa latar belakang sosial ekonomi (pendidikan dan pendapatan) tidak berpengaruh terhadap sikap dan niat umat Muslim untuk membagi warisan sesuai dengan hukum Islam secara segera.Demikian pula, orang yang menganggap membagi warisan sesuai hukum Islam sebagai kewajiban agama tidak memiliki kecenderungan untuk memiliki sikap dan niat untuk membagi warisan sesuai hukum Islam.Namun, penelitian ini memverifikasi bahwa struktur normatif dan kontrol perilaku yang dirasakan mempengaruhi niat untuk membagi warisan menurut hukum Islam melalui sikap sebagai mediator.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan geografis dan melibatkan populasi dari berbagai daerah dengan budaya dan tingkat religiositas yang berbeda untuk memverifikasi apakah temuan penelitian ini berlaku secara universal. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak faktor-faktor sosio-ekonomi, keyakinan, dan lainnya terhadap pembagian warisan berdasarkan hukum Islam di berbagai demografi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi variabel-variabel lain yang mungkin relevan, seperti faktor emosional, pengalaman keluarga, kepercayaan pada otoritas agama, atau pengaruh teknologi (misalnya media sosial) dalam membentuk niat dan sikap dalam distribusi warisan berdasarkan hukum Islam. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk melihat bagaimana perubahan nilai-nilai sosial, ekonomi, dan agama dalam masyarakat yang terjadi seiring waktu mempengaruhi hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.

  1. The Takharrūj Method as an Islamic Legal Solution for Customary Inheritance Practices among Muslim Communities... doi.org/10.24260/jil.v4i1.1044The Takharrj Method as an Islamic Legal Solution for Customary Inheritance Practices among Muslim Communities doi 10 24260 jil v4i1 1044
  2. The Distribution of Children's Inheritance in the Islamic Law and Custom Law’s... jurnal.unissula.ac.id/index.php/lawreconstruction/article/view/30895The Distribution of Childrens Inheritance in the Islamic Law and Custom LawyCEs jurnal unissula ac index php lawreconstruction article view 30895
Read online
File size543.48 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test