UINSAIDUINSAID

Journal of Finance and Islamic BankingJournal of Finance and Islamic Banking

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan layanan transaksi non-tunai di kalangan Generasi Y dan Z, dengan fokus pada penerapan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling convenience dengan total 713 responden. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, regresi Partial Least Square (PLS), dan analisis model jalur menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel laten - ekspektasi kinerja, kondisi memfasilitasi, pengaruh sosial, persepsi risiko, dan persepsi kepercayaan - memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat menggunakan layanan transaksi non-tunai. Meskipun ekspektasi usaha menunjukkan hubungan positif, efeknya tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menawarkan wawasan berharga bagi penyedia layanan keuangan digital dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan aksesibilitas sistem, kepercayaan, dan kenyamanan pengguna untuk mendorong adopsi yang lebih luas di kalangan generasi yang melek teknologi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pembayaran digital dengan mengintegrasikan faktor-faktor teknologi, sosial, dan psikologis dalam kerangka UTAUT, khususnya menargetkan Generasi Y dan Z sebagai kelompok demografi kunci yang mengemudi masa depan ekonomi tanpa uang tunai.

Berdasarkan analisis, ditemukan hubungan yang kuat antara variabel laten yang diukur, yaitu ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, kondisi memfasilitasi, pengaruh sosial, persepsi risiko, dan persepsi kepercayaan, dengan konstruk perilaku pengguna.Selain itu, semua variabel laten berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan layanan transaksi non-tunai, dan niat ini selanjutnya memediasi hubungan antara variabel independen dan perilaku penggunaan layanan tersebut.Namun, ekspektasi usaha, meskipun menunjukkan hubungan positif, tidak signifikan secara statistik dalam memprediksi perilaku penggunaan.Temuan ini menegaskan aplicability model UTAUT dalam konteks adopsi pembayaran digital di kalangan Generasi Y dan Z di Indonesia.Penelitian ini juga mengvalidasi inklusi persepsi risiko dan kepercayaan sebagai ekstensi kerangka UTAUT tradisional, khususnya dalam konteks keuangan di mana pengguna menghadapi ketidakpastian dan membutuhkan jaminan.Dominasi kepercayaan dan persepsi risiko atas ekspektasi usaha menunjukkan pergeseran pengemudi perilaku di antara generasi digital, di mana kemudahan penggunaan tidak lagi menjadi perhatian utama, tetapi lebih pada keamanan, privasi, dan kredibilitas layanan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model UTAUT yang lebih komprehensif dengan memasukkan faktor-faktor kontekstual, seperti budaya dan preferensi pengguna, untuk memahami lebih dalam perilaku adopsi teknologi di kalangan Generasi Y dan Z di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi niat dan perilaku penggunaan layanan transaksi non-tunai.. . 2. Melakukan penelitian longitudinal untuk memahami bagaimana kepercayaan dan persepsi risiko berkembang seiring waktu dengan penggunaan berkelanjutan. Studi ini dapat membantu mengidentifikasi apakah pola perilaku ini konsisten atau tergantung pada konteks, serta memberikan wawasan tentang strategi yang diperlukan untuk meningkatkan adopsi dan penggunaan layanan transaksi non-tunai di masa depan.. . 3. Meneliti peran literasi digital, kepemilikan perangkat seluler, dan status sosial-ekonomi sebagai variabel moderasi dalam kerangka UTAUT. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi niat dan perilaku penggunaan teknologi, khususnya dalam konteks pembayaran digital. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan saran praktis bagi penyedia layanan dan pembuat kebijakan untuk merancang sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna muda.

  1. The Effects of Performance Expectancy, Effort Expectancy, Facilitating Condition, and Habit on Behavior... doi.org/10.47747/ijcse.v2i4.529The Effects of Performance Expectancy Effort Expectancy Facilitating Condition and Habit on Behavior doi 10 47747 ijcse v2i4 529
  2. The Behavioral Intention’s Role:Facilitating Condition and Use of E-Government Services among SMEs... doi.org/10.17762/turcomat.v12i3.955The Behavioral IntentionAos Role Facilitating Condition and Use of E Government Services among SMEs doi 10 17762 turcomat v12i3 955
  3. The Impact of Financial Literacy on Student Teachers’ Saving Intention and Saving Behaviour | Mediterranean... richtmann.org/journal/index.php/mjss/article/view/9571The Impact of Financial Literacy on Student TeachersAo Saving Intention and Saving Behaviour Mediterranean richtmann journal index php mjss article view 9571
  4. Preservice Teachers’ Acceptance of Learning Management Software: An Application of the UTAUT2 Model... doi.org/10.5539/ies.v6n7p157Preservice TeachersAo Acceptance of Learning Management Software An Application of the UTAUT2 Model doi 10 5539 ies v6n7p157
Read online
File size360.97 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test