UMBERAUUMBERAU

ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal)ACCOUNTIA JOURNAL (Accounting Trusted, Inspiring, Authentic Journal)

Pesatnya pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berdampak pada semakin ketatnya persaingan usaha, sehingga para pelaku usaha dituntut untuk mampu berpikir ke depan dalam mengembangkan bisnisnya dengan mengikuti perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, keuangan digital, dan orientasi pemasaran terhadap keberlanjutan keuangan UMKM di Kabupaten Berau, dengan menambahkan dukungan pemerintah sebagai variabel moderasi yang diharapkan dapat memperkuat pengaruh literasi keuangan, penggunaan keuangan digital, dan orientasi pemasaran terhadap keberlanjutan keuangan UMKM. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling terhadap 162 pelaku UMKM di Kabupaten Berau. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner yang didistribusikan secara langsung kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi pemasaran berpengaruh positif terhadap keberlanjutan keuangan UMKM di Kabupaten Berau, sedangkan keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan keuangan. Sementara itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa dukungan pemerintah belum mampu memoderasi hubungan antara literasi keuangan, keuangan digital, dan orientasi pemasaran terhadap keberlanjutan keuangan UMKM. Kontribusi penelitian ini menegaskan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Berau perlu berperan lebih aktif dalam mengimplementasikan kebijakan dan program keuangan digital yang mudah digunakan serta memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, sehingga ke depan dapat mendorong adopsi teknologi keuangan yang berdampak positif terhadap keberlanjutan keuangan UMKM.

Berdasarkan hasil pengujian data dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan dan orientasi pemasaran berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan keuangan UMKM.Sementara itu, keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan keuangan UMKM, yang disebabkan oleh keterbatasan informasi, tantangan implementasi, serta kebutuhan pelaku UMKM khususnya usaha mikro dan kecil terhadap dana yang bersifat tunai dan cepat cair.Dukungan pemerintah yang digunakan sebagai variabel moderasi dalam memoderasi hubungan literasi keuangan, keuangan digital, dan orientasi pemasaran terhadap keberlanjutan keuangan UMKM menunjukkan hasil yang tidak signifikan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan sampel yang lebih beragam, termasuk UMKM dari berbagai sektor dan skala usaha, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan keuangan. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar bagi UMKM, dengan fokus pada studi kasus UMKM yang telah berhasil mengadopsi teknologi digital. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi lebih lanjut mengenai efektivitas program dukungan pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong adopsi keuangan digital di kalangan UMKM, dengan melibatkan evaluasi partisipatif dari pelaku UMKM dan pemangku kepentingan terkait. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM di era digital.

Read online
File size328.37 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test