IAIHPANCORIAIHPANCOR

AFADA: Jurnal Pengabdian Pada MasyarakatAFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian sejarah wisata pasir tiga warna di Desa Tude Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur. Kajian ini meliputi sejarah pasir tiga warna, daya tarik lingkungan wisata pasir tiga warna terhadap pengunjung, fenomena wisata pasir tiga warna yang menarik, dampak perkembangan wisata pasir tiga warna dari waktu ke waktu, dan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat desa Tude saat ini. Metode pengabdian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan di Desa Tude Puntaru Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor, diperoleh sejarah, daya tarik, perkembangan dan dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. Pasir tiga warna memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan dengan keunikan warna pasir yang menarik yaitu warna putih, kuning keemasan, dan hitam keabuan. Wisata ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan pendapatan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan yang berkelanjutan untuk mewujudkan potensi wisata Pasir Tiga Warna secara optimal.

Desa Tude Puntaru, Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor, memiliki keunikan Pantai dengan memiliki pasir tiga warna, batu Bunanema di Tengah laut dan pemandangan Pantai yang indah.Keunikan alam ini menunjukkan bahwa Desa Tude merupakan salah satu desa yang memiliki keunikan alam yang patut dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.Pengembangan wisata berbasis alam di Desa Tude Puntaru, Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan semua pihak terkait.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-budaya dari perkembangan wisata Pasir Tiga Warna terhadap masyarakat Desa Tude, termasuk perubahan nilai-nilai tradisional dan potensi konflik yang mungkin timbul. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan visibilitas Pasir Tiga Warna di pasar pariwisata nasional dan internasional, dengan mempertimbangkan penggunaan media sosial dan platform digital lainnya. Ketiga, penting untuk mengkaji lebih lanjut mengenai potensi diversifikasi produk wisata di Desa Tude, seperti pengembangan wisata kuliner, wisata kerajinan tangan, atau wisata edukasi, untuk meningkatkan daya tarik dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Tude dan wilayah sekitarnya, serta memastikan bahwa manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

  1. SINERGITAS PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL DAN PARIWISATA MELALUI PERATURAN DAERAH TERINTEGRASI | JURNAL ILMIAH... doi.org/10.30997/jill.v11i2.2109SINERGITAS PEMBANGUNAN EKONOMI LOKAL DAN PARIWISATA MELALUI PERATURAN DAERAH TERINTEGRASI JURNAL ILMIAH doi 10 30997 jill v11i2 2109
Read online
File size946.35 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test