PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING

Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian MasyarakatCenter of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh melemahnya nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik pertanian akibat tekanan modernisasi yang berorientasi pada produktivitas dan efisiensi ekonomi, sehingga meningkatkan kerentanan sosial, ekonomi, dan ekologis masyarakat petani. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi dan implementasi nilai kearifan lokal sebagai landasan penguatan strategi penghidupan berkelanjutan pada masyarakat petani di Desa Gandu, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan reflektif melalui penyuluhan, sarasehan, dan diskusi interaktif dengan melibatkan 15 orang petani, sebagian di antaranya memiliki mata pencaharian tambahan di sektor pariwisata andong. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok, dan refleksi kolektif, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan mengacu pada kerangka Sustainable Livelihood Framework. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses refleksi kolektif mampu meningkatkan kesadaran petani terhadap fungsi kearifan lokal sebagai aset penghidupan, khususnya dalam bentuk modal sosial, pengetahuan lokal, dan nilai gotong royong yang berperan dalam memperkuat ketahanan penghidupan. Nilai-nilai tersebut terbukti relevan dalam membantu petani menghadapi ketidakpastian hasil panen, fluktuasi pendapatan, dan perubahan lingkungan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penghidupan berkelanjutan tidak semata ditentukan oleh peningkatan produksi, tetapi oleh keseimbangan antara pengelolaan sumber daya alam, penguatan relasi sosial, dan strategi ekonomi yang berakar pada konteks lokal.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan reflektif melalui sarasehan dan diskusi interaktif efektif dalam mendorong proses internalisasi dan implementasi nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat petani di Desa Gandu.Proses refleksi kolektif meningkatkan kesadaran petani terhadap peran kearifan lokal sebagai aset penghidupan, memperkuat ketahanan mereka di tengah ketidakpastian.Penghidupan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, melainkan pada keseimbangan antara pengelolaan sumber daya alam, relasi sosial, dan strategi ekonomi yang berakar pada konteks lokal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai internalisasi kearifan lokal pada komunitas petani di wilayah lain dengan karakteristik sosio-ekologis yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan proses tersebut. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan program pembangunan pertanian berkelanjutan, termasuk evaluasi dampak jangka panjang terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan pelestarian lingkungan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi digital dalam memfasilitasi transfer pengetahuan lokal dan memperkuat jaringan sosial antar petani, serta mengembangkan platform digital yang memungkinkan petani berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pertanian berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Read online
File size589.78 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test