UINSUNAUINSUNA
Genderang Asa: Journal of Primary EducationGenderang Asa: Journal of Primary EducationKarakter merupakan sifat yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik. Penguatan karakter dalam setiap kurikulum mengalami pembaharuan, Jika dalam kurikulum 2013 dikenal dengan istilah Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang meliputi delapan belas karakter yang sebaiknya dimiliki oleh peserta didik. Penguatan karakter dalam Kurikulum Merdeka melalui Profil Pelajar Pancasila yang memiliki enam dimensi yakni: 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong royong, 4) berkebhinekaan global, 5) bernalar kritis, 6) dan kreatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penguatan karakter peserta didik pada satuan pendidikan madrasah ibtidaiyah (MI) melalui Profil Pelajar Pancasila. Informasi tentang penguatan karakter melalui P5 sangat urgen sekali dalam membentuk akhlak atau budi pekerti peserta didik pada tingkat madrasah ibtidaiyah selain itu pula, kurikulum merdeka yang memuat P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) merupakan istilah yang baru, sehingga perlu dikaji secara mendalam dimensi sikap dan implementasinya dalam satuan pendidikan. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah library reseach dengan menelaah jurnal, artikel ilmiah, dan pustaka lainnya sebagai sumber informasi Hasil dari penelitian ini penguatan profil pelajar pancasila dapat dilakukan melalui kegiatan intra kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Selain itu, dapat dikembangkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan penegakan aturan pada satuan pendidikan.
Kurikulum Merdeka merupakan upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang terdampak selama pandemi.Perbaikan kualitas pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, melainkan juga menekankan aspek sikap/karakter peserta didik.Penguatan karakter dalam Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui Profil Pelajar Pancasila yang mencakup enam dimensi.(1) beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, (2) mandiri, (3) gotong royong, (4) berkebinekaan global, (5) bernalar kritis, dan (6) kreatif, yang dapat dicapai melalui kegiatan intra‑kurikuler, ko‑kurikuler, dan ekstra‑kurikuler.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) beragam di madrasah ibtidaiyah dengan karakteristik sosial‑ekonomi yang berbeda, sehingga dapat diketahui faktor‑faktor pendukung dan penghalang keberhasilan implementasinya. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan karakter siswa selama beberapa tahun ajaran setelah penerapan P5 akan memberikan gambaran jelas tentang dampak jangka panjang terhadap nilai‑nilai moral dan sikap sosial peserta didik. Selanjutnya, penelitian komparatif antara model P5 dengan pendekatan karakter pendidikan lain, misalnya program karakter berbasis nilai lokal, dapat mengungkap kelebihan dan keterbatasan masing‑masing pendekatan serta menyarankan integrasi strategi yang paling efektif bagi pendidikan karakter di tingkat dasar.
- Nilai-Nilai Transedental Dalam Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia (Perspekspektif dari Seorang... fhukum.unpatti.ac.id/jurnal/pamali/article/view/620Nilai Nilai Transedental Dalam Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia Perspekspektif dari Seorang fhukum unpatti ac jurnal pamali article view 620
- Nilai Kearifan Lokal: Projek Paradigma Baru Program Sekolah Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/2727Nilai Kearifan Lokal Projek Paradigma Baru Program Sekolah Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar jbasic index php basicedu article view 2727
- Analisis Profil Pelajar Pancasila Elemen Bernalar Kritis dalam Modul Belajar Siswa Literasi dan Numerasi... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3181Analisis Profil Pelajar Pancasila Elemen Bernalar Kritis dalam Modul Belajar Siswa Literasi dan Numerasi jbasic index php basicedu article view 3181
- Analisis Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam mengembangkan pendidikan karakter... journal.aripi.or.id/index.php/Sadewa/article/view/36Analisis Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam mengembangkan pendidikan karakter journal aripi index php Sadewa article view 36
| File size | 342.99 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PRINPRIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) lingkungan kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan PT Cahaya Abadi, 2) stres kerja berpengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa 1) lingkungan kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja karyawan PT Cahaya Abadi, 2) stres kerja berpengaruh
METROMETRO Al-mawaddah generates deep emotional attachment, while ar-rahmah nurtures endurance, patience, and sacrifice, thereby reinforcing marital harmony. TheAl-mawaddah generates deep emotional attachment, while ar-rahmah nurtures endurance, patience, and sacrifice, thereby reinforcing marital harmony. The
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Asesmen non-kognitif memberikan data penting mengenai aspek kognitif, afektif, dan sosial‑emosional, menegaskan bahwa pendidikan efektif harus memperhatikanAsesmen non-kognitif memberikan data penting mengenai aspek kognitif, afektif, dan sosial‑emosional, menegaskan bahwa pendidikan efektif harus memperhatikan
JRTPPIJRTPPI Biofiltration naturally filters out harmful pollutants, making it an eco-friendly method for addressing heavy metal pollution in urban water sources. ThisBiofiltration naturally filters out harmful pollutants, making it an eco-friendly method for addressing heavy metal pollution in urban water sources. This
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Cara belajar anak usia sekolah memiliki karakter yang melibatkan indra pendengaran, penglihatan, konsentrasi yang baik serta berkolaborasi dengan alatCara belajar anak usia sekolah memiliki karakter yang melibatkan indra pendengaran, penglihatan, konsentrasi yang baik serta berkolaborasi dengan alat
USNSJUSNSJ Meskipun media seperti PowerPoint dan Canva telah digunakan, pemanfaatannya belum optimal. Akibatnya, siswa cenderung pasif dan menunjukkan minat belajarMeskipun media seperti PowerPoint dan Canva telah digunakan, pemanfaatannya belum optimal. Akibatnya, siswa cenderung pasif dan menunjukkan minat belajar
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi model Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Flipped Classroom secara signifikan meningkatkan kemampuanPenelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi model Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Flipped Classroom secara signifikan meningkatkan kemampuan
UAJYUAJY Metodologi desain penelitian konseptual kualitatif dengan menggunakan pendekatan konstruktivistik Pengumpulan data dengan Teknik observasi, wawancara.Metodologi desain penelitian konseptual kualitatif dengan menggunakan pendekatan konstruktivistik Pengumpulan data dengan Teknik observasi, wawancara.
Useful /
PELITANUSAPELITANUSA Kesimpulan dari penelitian ini adalah temuan konsep matematika yang terkait Etnomatematika pada alat musik tradisional sasak “gendang beleq adalah terdiriKesimpulan dari penelitian ini adalah temuan konsep matematika yang terkait Etnomatematika pada alat musik tradisional sasak “gendang beleq adalah terdiri
UAJYUAJY Implikasi dari pelatihan ini adalah pentingnya integrasi teknologi informasi seperti Microsoft Excel dalam kurikulum pendidikan untuk mempersiapkan siswaImplikasi dari pelatihan ini adalah pentingnya integrasi teknologi informasi seperti Microsoft Excel dalam kurikulum pendidikan untuk mempersiapkan siswa
UAJYUAJY Video ini akan dirancang dengan pendekatan menarik dan informatif sesuai dengan konteks siswa SMK. Diharapkan bahwa video edukasi ini akan memberikan informasiVideo ini akan dirancang dengan pendekatan menarik dan informatif sesuai dengan konteks siswa SMK. Diharapkan bahwa video edukasi ini akan memberikan informasi
UAJYUAJY Untuk memajukan sebuah usaha agar dapat bertahan dan berkembang, sehingga diperlukan suatu pengetahuan yang cukup dari pengelola usaha. Diperlukan upayaUntuk memajukan sebuah usaha agar dapat bertahan dan berkembang, sehingga diperlukan suatu pengetahuan yang cukup dari pengelola usaha. Diperlukan upaya