UNTAGUNTAG
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikSesuai dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional pada pasal 31 bahwa pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau regular. Dengan berkembangnya teknologi yang ada pada saat ini, Dinas Pendidikan Kota Surabaya melakukan inovasi sebuah kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Surabaya. Inovasi kebijakan tersebut merupakan kebijakan E-learning pada bidang pendidikan. kebijakan E-learning ini telah dirumuskan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dan telah di implementasikan pada Sekolah Menengah Pertama di Kota Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan E-learning dalam meningkatkan kualitas pendidikan Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif secara deskriptif menggunakan teknik observasi,wawancara secara mendalam dan dokumen yang relevan. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa implementasi kebijakan E-learning telah sesuai dengan kepentingan-kepentingan yang mempengaruhi kebijakan yakni meningkatnya prestasi akademis dan non akademis pada Sekolah Menengah Pertama di Kota Surabaya. Hasil Penelitian ini dihubungkan dengan teori Merilee S Grindle yang memiliki 2 indikator, yaitu Isi kebijakan dan Lingkungan Kebijakan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan E-learning oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya merupakan inovasi yang didukung teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.Implementasi kebijakan ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan proses belajar mengajar, serta berkontribusi pada peningkatan prestasi akademis dan non-akademis.Dengan demikian, tujuan kebijakan E-learning untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Surabaya telah berhasil dicapai melalui peningkatan nilai ujian nasional dan kreativitas sekolah.
Penelitian ini telah memberikan gambaran yang jelas mengenai implementasi kebijakan E-learning dan dampak awalnya terhadap kualitas pendidikan di Kota Surabaya. Namun, ada beberapa area yang menarik untuk digali lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita tentang efektivitas dan keberlanjutan kebijakan semacam ini. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi model program pelatihan guru yang efektif untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan pendidik dalam mengintegrasikan teknologi E-learning secara optimal di kelas. Penting untuk mengidentifikasi metode pelatihan yang paling berhasil dalam mengatasi hambatan adaptasi guru terhadap platform digital, serta mengukur dampak pelatihan tersebut terhadap praktik pengajaran sehari-hari dan hasil belajar siswa secara lebih spesifik. Kedua, mengingat adanya kendala sarana dan prasarana di beberapa sekolah, studi komparatif bisa dilakukan untuk menganalisis secara mendalam disparitas infrastruktur dan sumber daya antara sekolah-sekolah yang berhasil mengimplementasikan E-learning dengan baik dan yang masih menghadapi tantangan. Ini termasuk investigasi bagaimana perbedaan akses terhadap internet, perangkat keras, dan dukungan teknis memengaruhi kualitas implementasi dan capaian siswa. Penelitian semacam ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih bertarget untuk memastikan pemerataan fasilitas. Ketiga, untuk memahami dampak jangka panjang, perlu dilakukan studi longitudinal yang tidak hanya mengukur peningkatan prestasi akademis dan non-akademis, tetapi juga mengeksplorasi pengaruh E-learning terhadap pengembangan keterampilan abad ke-21 siswa, seperti kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan kemandirian belajar. Selain itu, penelitian dapat menganalisis faktor-faktor kunci yang mendukung keberlanjutan kebijakan E-learning dalam jangka panjang, serta bagaimana sistem tersebut dapat beradaptasi dengan inovasi teknologi pendidikan di masa depan, memastikan bahwa investasi yang telah dilakukan tetap relevan dan memberikan manfaat maksimal bagi ekosistem pendidikan.
| File size | 96.94 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Penanggulangan stunting di Kabupaten Donggala memerlukan implementasi kebijakan berbasis regulasi nasional dan daerah, pelibatan lintas sektor, serta partisipasiPenanggulangan stunting di Kabupaten Donggala memerlukan implementasi kebijakan berbasis regulasi nasional dan daerah, pelibatan lintas sektor, serta partisipasi
UNIBAUNIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan kebijakan MBS di SMP Negeri 4 Namohalu Esiwa telah berjalan dengan cukup baik berdasarkan indikator otonomi,Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan kebijakan MBS di SMP Negeri 4 Namohalu Esiwa telah berjalan dengan cukup baik berdasarkan indikator otonomi,
AKRABJUARAAKRABJUARA Meningkatnya angka perceraian, problem status anak luar nikah, serta rendahnya pemahaman mengenai jimak yang benar menunjukkan adanya kesenjangan antaraMeningkatnya angka perceraian, problem status anak luar nikah, serta rendahnya pemahaman mengenai jimak yang benar menunjukkan adanya kesenjangan antara
YANAYANA Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, termasuk materi lipatan napkinKurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, termasuk materi lipatan napkin
UNTADUNTAD Implementasi kebijakan dalam penertiban minuman beralkohol di Desa Karya Mukti menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yang masih menghadapi berbagaiImplementasi kebijakan dalam penertiban minuman beralkohol di Desa Karya Mukti menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yang masih menghadapi berbagai
UMBJMUMBJM Tinjauan naratif ini bertujuan mengidentifikasi bukti ilmiah mengenai dampak intervensi yang dipimpin apoteker terhadap kepatuhan pengobatan pada pasienTinjauan naratif ini bertujuan mengidentifikasi bukti ilmiah mengenai dampak intervensi yang dipimpin apoteker terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien
UNTAG SMDUNTAG SMD Perkembangan anak jalanan di berbagai daerah semakin meningkat salah satunya di Kota Samarinda. Pada tahun 2013 memiliki jumlah anak jalanan sebanyak 187Perkembangan anak jalanan di berbagai daerah semakin meningkat salah satunya di Kota Samarinda. Pada tahun 2013 memiliki jumlah anak jalanan sebanyak 187
UNTAG SMDUNTAG SMD Luas lahan 52000 m2, KDB 14700 m2 dan KDH 34300 m2. Pola gubahan massa terpusat terdiri dari bentuk-bentuk sekunder mengitari bangunan utama. Dengan meninjauLuas lahan 52000 m2, KDB 14700 m2 dan KDH 34300 m2. Pola gubahan massa terpusat terdiri dari bentuk-bentuk sekunder mengitari bangunan utama. Dengan meninjau
Useful /
UNTAGUNTAG Hal ini terlihat dari proses perencanaan yang melibatkan aspirasi masyarakat melalui musyawarah, serta keberhasilan pelaksanaan dalam merealisasikan usulanHal ini terlihat dari proses perencanaan yang melibatkan aspirasi masyarakat melalui musyawarah, serta keberhasilan pelaksanaan dalam merealisasikan usulan
UNTAGUNTAG Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di puskesmas tersebut termasuk dalam kategori baik, namun sarana dan prasarana masih kurang memuaskanHasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di puskesmas tersebut termasuk dalam kategori baik, namun sarana dan prasarana masih kurang memuaskan
UNTAGUNTAG Tantangan utama meliputi standar dan sasaran kebijakan yang belum optimal, ketersediaan sumber daya e-warong yang minim dan sering eror, karakteristikTantangan utama meliputi standar dan sasaran kebijakan yang belum optimal, ketersediaan sumber daya e-warong yang minim dan sering eror, karakteristik
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan pegawai inspektorat berjalan dengan baik, terlihat dari perencanaan, pengarahan, pengawasan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan pegawai inspektorat berjalan dengan baik, terlihat dari perencanaan, pengarahan, pengawasan,