UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar Belakang: Kecemasan yang sering dialami oleh remaja biasanya berkaitan dengan proses pembelajaran di sekolah. Kecemasan dapat muncul sebagai suatu respons fisiologis untuk mengantisipasi suatu permasalahan yang mungkin akan datang atau muncul sebagai gangguan jika timbul berlebihan. Insomnia merupakan gejala yang mengacu pada keluhan kesulitan tidur, sering atau terbangun berkepanjangan, kualitas tidur yang tidak memadai, atau durasi tidur keseluruhan pendek pada individu yang memiliki cukup waktu yang tersedia untuk tidur. Untuk mengetahui adanya .. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan di SMA Negeri 03 Batam pada bulan Januari 2022. Jumlah sampel sebanyak 160 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan Zung self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) untuk menilai kecemasan dan Insomnia Rating Scale (IRS) untuk menilai insomnia Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan insomnia pada siswa yang dilakukan uji analisis yaitu uji spearman.. Hasil: Hasil uji spearman menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan insomnia pada siswa dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05).

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan insomnia pada siswa SMA Negeri 03 Batam.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami secara mendalam hubungan antara tingkat kecemasan dan insomnia pada siswa. Studi di masa depan dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap kecemasan dan insomnia pada siswa SMA, seperti tekanan akademik, masalah sosial, atau penggunaan teknologi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi yang ditargetkan untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur pada populasi siswa ini. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada perbedaan gender dalam hubungan antara kecemasan dan insomnia, mengingat temuan penelitian ini menunjukkan bahwa insomnia lebih umum terjadi pada siswa perempuan. Studi kualitatif dapat digunakan untuk menggali pengalaman dan perspektif siswa tentang kecemasan dan insomnia mereka, yang dapat memberikan wawasan berharga untuk pengembangan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif. Terakhir, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan tingkat kecemasan dan insomnia dari waktu ke waktu, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan pelindung yang terkait dengan perkembangan masalah ini.

  1. Gambaran Tingkat Kecemasan pada Warga yang Tinggal di Daerah Rawan Banjir Khususnya Warga di Kelurahan... doi.org/10.35790/ecl.5.1.2017.15526Gambaran Tingkat Kecemasan pada Warga yang Tinggal di Daerah Rawan Banjir Khususnya Warga di Kelurahan doi 10 35790 ecl 5 1 2017 15526
Read online
File size458.28 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test