IWIIWI
jurnal widyaiswara indonesiajurnal widyaiswara indonesiaKonsep Corporate University di Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara telah berjalan beberapa tahun. Hal unik yang membedakan dengan sebelumnya adalah adanya pendekatan self learning, social learning dan praktical learning. Social learning adalah jembatan antar self learning dan practical learning. Dari dinamika yang ada muncul tantangan dalam mendukung efektivitas Corporate University yaitu sejauhmana social learning dapat diterapkan secara optimal, serta kompetensi apa sajakah yang perlu yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dalam bentuk apa saja social learning dapat diterapkan, kompetensi apa yang perlu dioptimalkan, dan kompetensi apa yang perlu ditambahkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung data dan informasi kuantitatif. Penelitian menyimpulkan bahwa social learning yang diaktualisasikan dalam bentuk coaching dan mentoring dapat dilaksanakan tidak hanya pada sesi social learning yang formal, juga dapat diterapkan pada pembelajaran di kelas dan praktik di lapangan dimana coaching lebih sesuai diarahkan pada motivasi sedangkan mentoring pada hal-hal bersifat teknis. Penelitian juga menyimpulkan bahwa terdapat empat kompetensi yang perlu dioptimalkan yaitu mendengarkan aktif, membangun kesadaran, memfasilitasi perkembangan coachee dan membangun kepercayaan dan rasa aman. Kompetensi-kompetensi tersebut juga dapat diterapkan pada proses mentoring disamping kompetensi substansi yang harus dimiliki mentor. Beberapa kompetensi lain yang perlu ditambahkan adalah mengelola empati, manajemen waktu, pemahaman atau pengalaman terhadap substansi, serta pengelolaan diri coach/mentor.
Social learning melalui coaching dan mentoring dapat diterapkan secara formal maupun informal, tidak hanya pada sesi khusus tetapi juga di kelas dan praktik lapangan, dengan coaching fokus pada motivasi dan mentoring pada aspek teknis.Kompetensi utama yang perlu dioptimalkan untuk coaching dan mentoring meliputi mendengarkan aktif, membangun kesadaran, memfasilitasi perkembangan coachee, serta menumbuhkan kepercayaan dan rasa aman, di samping kompetensi substansi mentor.Selain kompetensi standar, penting juga untuk menambahkan kemampuan mengelola empati, pengelolaan diri (termasuk manajemen waktu), dan pemahaman substansi terkait isu coaching/mentoring.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek penting untuk mengoptimalkan social learning di lingkungan Corporate University pemerintahan. Pertama, menarik untuk meneliti lebih dalam bagaimana integrasi model social learning, yaitu coaching dan mentoring, yang diterapkan secara lebih luas di luar sesi formal—termasuk dalam pembelajaran di kelas dan praktik lapangan—benar-benar memengaruhi peningkatan kinerja pegawai dan efektivitas organisasi dalam jangka panjang. Studi perbandingan antar berbagai lembaga pemerintah bisa memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan tantangan implementasinya. Kedua, dengan adanya daftar kompetensi inti dan tambahan yang direkomendasikan untuk coach dan mentor, sebuah studi dapat mengeksplorasi desain program pengembangan kompetensi yang paling efektif. Program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan konvensional, tetapi juga menguji efektivitas penugasan mandiri seperti studi literatur atau proyek, serta dampaknya terhadap kualitas bimbingan yang diberikan. Misalnya, bagaimana program yang menekankan pengelolaan empati, manajemen waktu, dan pemahaman substansi dapat meningkatkan kepercayaan peserta dan hasil belajar mereka. Ketiga, mengingat adanya keterbatasan social learning seperti kurangnya struktur dan institusionalisasi yang disebutkan dalam penelitian ini, penting untuk meneliti bagaimana Corporate University dapat membangun kerangka kerja kebijakan dan dukungan organisasi yang kokoh. Hal ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan dan standarisasi kualitas program coaching dan mentoring di seluruh unit kerja, sekaligus mengatasi potensi konflik kepentingan dan mendorong tingkat kerja sama yang lebih tinggi di antara para pegawai. Dengan demikian, penelitian ini dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan berdampak nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di sektor publik.
| File size | 422.67 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ The ability to communicate human excretion system material to students taught using audiovisual media reaches an average value of 82. In contrast, studentsThe ability to communicate human excretion system material to students taught using audiovisual media reaches an average value of 82. In contrast, students
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Hambatan ini sering kali menyebabkan organisasi lebih memprioritaskan tujuan ekonomi jangka pendek daripada tujuan keberlanjutan jangka panjang. Namun,Hambatan ini sering kali menyebabkan organisasi lebih memprioritaskan tujuan ekonomi jangka pendek daripada tujuan keberlanjutan jangka panjang. Namun,
PAPANDAPAPANDA Computational Thinking (CT) menjadi salah satu kompetensi kunci abad ke-21 yang menekankan kemampuan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan desainComputational Thinking (CT) menjadi salah satu kompetensi kunci abad ke-21 yang menekankan kemampuan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan desain
UPI YAIUPI YAI Gaya transformasional yang diusungnya menjadi bukti bahwa seorang pemimpin yang mampu mengintegrasikan visi strategis dengan kompetensi emosional dapatGaya transformasional yang diusungnya menjadi bukti bahwa seorang pemimpin yang mampu mengintegrasikan visi strategis dengan kompetensi emosional dapat
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Penelitian ini menganalisis efek Green Human Resource Management (GHRM) terhadap Corporate Environmental Performance (CEP). Selain itu, penelitian iniPenelitian ini menganalisis efek Green Human Resource Management (GHRM) terhadap Corporate Environmental Performance (CEP). Selain itu, penelitian ini
IWIIWI Pengembangan kompetensi SDM fokus pada integrasi aplikasi SPBE sesuai tugas BPSDM Aceh, kunci sukses pemanfaatan positif Aplikasi Layanan SPBE. Human CapitalPengembangan kompetensi SDM fokus pada integrasi aplikasi SPBE sesuai tugas BPSDM Aceh, kunci sukses pemanfaatan positif Aplikasi Layanan SPBE. Human Capital
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini mengkaji pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT. Supra Primatama Nusantara, dengan kemampuan kerja sebagai variabelPenelitian ini mengkaji pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja karyawan di PT. Supra Primatama Nusantara, dengan kemampuan kerja sebagai variabel
MAHADEWAMAHADEWA Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan Spearman rank correlation. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontribusi disposisi matematis terhadap kemampuanData yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan Spearman rank correlation. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontribusi disposisi matematis terhadap kemampuan
Useful /
UPI YAIUPI YAI Data dianalisis melalui identifikasi karakteristik kepemimpinan berdasarkan teori kepemimpinan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piko merepresentasikanData dianalisis melalui identifikasi karakteristik kepemimpinan berdasarkan teori kepemimpinan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piko merepresentasikan
UPI YAIUPI YAI Trauma masa kecil dan konflik batin memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan kepribadian dan perilaku seseorang, yang dapat mengarah pada perilakuTrauma masa kecil dan konflik batin memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan kepribadian dan perilaku seseorang, yang dapat mengarah pada perilaku
UNSURYAUNSURYA Banyak faktor yang dapat memengaruhi kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh citra dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien,Banyak faktor yang dapat memengaruhi kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh citra dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien,
UNSURYAUNSURYA Komitmen organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar Jaya JatinegaraKomitmen organisasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Staf Divisi Usaha dan Operasi Perumda Pasar Jaya Jatinegara