UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan masalah kesehatan umum yang dapat menyebabkan keluhan di area sendi, otot, tulang, tulang rawan, ligamen, dan saraf. Pekerja di industri tekstil, terutama dalam usaha konveksi, menghadapi risiko tinggi terpapar MSDs akibat posisi kerja yang kurang ergonomis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional untuk menilai hubungan antara posisi kerja dan keluhan MSD di antara penjahit di PT Garment Batam pada tahun 2024. Hasil uji Fisher menunjukkan nilai p 0,005 (p < 0,05), yang mengindikasikan hubungan signifikan antara posisi kerja dan keluhan MSD di antara penjahit.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa posisi kerja yang buruk dapat meningkatkan risiko keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada penjahit di PT Garment Batam tahun 2024.Hasil analisis menunjukkan bahwa posisi kerja yang tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan MSD, seperti nyeri dan ketidaknyamanan pada otot rangka.Penelitian ini juga menemukan bahwa postur yang menyimpang dari posisi normal saat bekerja dapat meningkatkan risiko kelelahan operator dan keluhan muskuloskeletal.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan antara posisi kerja dan keluhan MSD secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap keluhan MSD, seperti beban kerja, lingkungan kerja, dan faktor-faktor individu. Dengan demikian, intervensi dan strategi pencegahan yang lebih efektif dapat dikembangkan untuk mengurangi risiko keluhan MSD di antara penjahit dan pekerja di industri tekstil.

Read online
File size226.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test