STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA
Jurnal Keperawatan MalangJurnal Keperawatan MalangRemaja adalah kelompok umur yang sedang dalam tahap perkembangan secara fisik, psikologis dan mental yang menjadikan remaja menjadi pribadi yang memiliki rasa keingintahuan yang tinggi sehingga cenderung melakukan hal-hal berisiko, salah satunya perilaku seksual pranikah. Salah satu faktor yang melatarbelakangi remaja menjadi terjerat perilaku seksual yang berisiko adalah kurangnya pengetahuan remaja yang dapat ditangani melalui intervensi pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual remaja. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mencari artikel melalui database online seperti Google Scholar, PubMed, dan Taylor and Francis Online, serta seleksi artikel berdasarkan kerangka PRISMA, sehingga diperoleh 4 artikel dengan batasan publikasi 7 tahun dari 2017 hingga 2023. Hasil uji univariat dan bivariat dari keempat artikel menunjukkan adanya pengaruh pemberian pendidikan kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual remaja. Implikasinya adalah bahwa pendidikan kesehatan reproduksi dengan metode apa pun terbukti efektif dalam menurunkan perilaku seksual berisiko pada remaja.
Keempat artikel yang dianalisis menunjukkan adanya perubahan positif dalam perilaku seksual remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi.Meskipun metode intervensi berbeda-beda, semua penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan penurunan perilaku seksual berisiko.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku seksual remaja.
Pertama, perlu diteliti efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis digital dibandingkan metode konvensional di sekolah untuk melihat mana yang lebih mampu meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku remaja di era teknologi. Kedua, penting untuk mengkaji peran orang tua dalam penguatan materi pendidikan kesehatan reproduksi yang diterima di sekolah, termasuk bagaimana komunikasi antara orang tua dan remaja memengaruhi keputusan remaja terkait perilaku seksual. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi pendidikan kesehatan reproduksi dengan program ekonomi keluarga untuk mengevaluasi apakah bantuan finansial, ketika dikombinasikan dengan edukasi, dapat lebih efektif menunda inisiasi seksual dan mengurangi risiko kehamilan tidak diinginkan pada remaja dari latar belakang ekonomi rendah. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan pendekatan holistik dalam mengatasi perilaku seksual berisiko pada remaja. Dengan menggabungkan aspek teknologi, keluarga, dan ekonomi, intervensi kesehatan reproduksi bisa menjadi lebih relevan dan berdampak luas bagi remaja di berbagai konteks sosial. Pendekatan ini juga dapat mengatasi keterbatasan akses informasi dan dukungan yang sering dihadapi remaja. Studi lanjutan sebaiknya dilakukan secara longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang dari intervensi gabungan tersebut. Selain itu, penting untuk mengevaluasi persepsi remaja terhadap berbagai metode edukasi agar materi yang diberikan lebih sesuai dan mudah diterima. Dengan begitu, pendidikan kesehatan reproduksi tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku yang bertanggung jawab.
| File size | 204.47 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Temuan ini memberikan strategi sensitif konteks untuk Padangsidimpuan serta menyoroti prioritas penelitian kualitatif lokal di masa depan. Kajian naratifTemuan ini memberikan strategi sensitif konteks untuk Padangsidimpuan serta menyoroti prioritas penelitian kualitatif lokal di masa depan. Kajian naratif
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Penulisan laporan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik proses keperawatan. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Januari 2025 di SMA NegeriPenulisan laporan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik proses keperawatan. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Januari 2025 di SMA Negeri
UNISMUNISM Latar Belakang: Perilaku menyimpang adalah respons atau reaksi individu yang tercermin dalam sikap, baik melalui ucapan maupun tindakan yang melanggar,Latar Belakang: Perilaku menyimpang adalah respons atau reaksi individu yang tercermin dalam sikap, baik melalui ucapan maupun tindakan yang melanggar,
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Sasaran kegiatan adalah murid kelas 4 – 6 (remaja putri umur 10-12 tahun) sejumlah 56 orang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan maret – oktober 2021.Sasaran kegiatan adalah murid kelas 4 – 6 (remaja putri umur 10-12 tahun) sejumlah 56 orang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan maret – oktober 2021.
UMSBUMSB Sedangkan data dari RS Kanker Dharmais tahun 2018 menunjukkan bahwa kasus kanker terbanyak adalah adalah kanker payudara sebesar 19,18%. Untuk kanker payudara,Sedangkan data dari RS Kanker Dharmais tahun 2018 menunjukkan bahwa kasus kanker terbanyak adalah adalah kanker payudara sebesar 19,18%. Untuk kanker payudara,
UMSBUMSB Ada berpengaruh intervensi video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal tentang kesehatan reproduksi di SMP Islam Kabupaten Tangerang denganAda berpengaruh intervensi video edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja awal tentang kesehatan reproduksi di SMP Islam Kabupaten Tangerang dengan
UNIGRESUNIGRES Masa remaja sebagai masa peralihan sering tidak terkontrol hingga mudah terjerumus pada perilaku yang berdampak buruk bagi dirinya maupun orang lain. KecenderunganMasa remaja sebagai masa peralihan sering tidak terkontrol hingga mudah terjerumus pada perilaku yang berdampak buruk bagi dirinya maupun orang lain. Kecenderungan
UNTAGUNTAG Hal tersebut spesifik pada sasaran CBT yang diberikan, yaitu self-esteem mengenai penampilan dan kemampuan akademik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatanHal tersebut spesifik pada sasaran CBT yang diberikan, yaitu self-esteem mengenai penampilan dan kemampuan akademik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan
Useful /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Moreover, the study discusses practical challenges and opportunities for integrating these Islamic legal principles into Indonesias pluralistic legal systemMoreover, the study discusses practical challenges and opportunities for integrating these Islamic legal principles into Indonesias pluralistic legal system
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Program khitan massal merupakan inisiatif berharga dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Keberhasilannya bergantung pada tingkatProgram khitan massal merupakan inisiatif berharga dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Keberhasilannya bergantung pada tingkat
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Sebanyak 75% ibu berhenti menggunakan dot, dan mulai rutin melakukan kontak kulit-ke-kulit. Wawancara menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih percayaSebanyak 75% ibu berhenti menggunakan dot, dan mulai rutin melakukan kontak kulit-ke-kulit. Wawancara menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih percaya
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat perilaku Incivility pada mahasiswa tahun kedua di salah satu Universitas X termasuk dalam kategori rendah baikSehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat perilaku Incivility pada mahasiswa tahun kedua di salah satu Universitas X termasuk dalam kategori rendah baik