DAARULHUDADAARULHUDA
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialSocius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transformasi digital dan teknologi digital memacu corporate entrepreneurship pada perusahaan incumbent. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif terhadap buku, artikel, dan jurnal akademik terbitan 2018–2025 yang membahas transformasi digital, pemanfaatan teknologi digital, dan mekanisme kewirausahaan korporasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital—seperti cloud computing, big data analytics, kecerdasan buatan, serta platform kolaboratif—berperan sebagai infrastruktur inovasi yang memungkinkan eksperimen cepat, kolaborasi lintas fungsi, dan pengambilan keputusan berbasis data. Teknologi ini terbukti mendorong perilaku intrapreneurial dan memperkuat proses penciptaan nilai baru. Selain aspek teknologi, efektivitas corporate entrepreneurship sangat dipengaruhi oleh faktor organisasional, seperti kepemimpinan ambidextrous, tata kelola digital yang matang, serta program intrapreneurship berbasis agile. Kolaborasi eksternal melalui kerja sama dengan startup juga berperan penting dalam mempercepat inovasi, selama organisasi mampu mengelola integrasi pengetahuan dan perbedaan logika institusional. Secara keseluruhan, tinjauan ini menegaskan bahwa transformasi digital dan corporate entrepreneurship merupakan dua agenda strategis yang saling memperkuat dalam meningkatkan daya saing organisasi. Integrasi yang selaras antara teknologi digital, struktur tata kelola, budaya agile, dan kepemimpinan visioner menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi kewirausahaan korporasi di era digital.
Transformasi digital dan corporate entrepreneurship saling mendukung, di mana teknologi digital berperan sebagai infrastruktur inovasi yang efektif jika diintegrasikan dengan budaya agile, tata kelola digital, dan kepemimpinan visioner.Meskipun menghadapi tantangan resistensi budaya dan kesenjangan digital, kolaborasi manusia-AI menawarkan peluang signifikan untuk mendorong perilaku intrapreneurial dan penciptaan nilai.Integrasi strategis ini penting untuk membangun model bisnis adaptif dan keunggulan kompetitif, namun masih memerlukan penelitian lebih lanjut tentang pengembangan kapabilitas dan dampak AI generatif pada kewirausahaan.
Penelitian di masa depan dapat berfokus pada beberapa area krusial untuk memperdalam pemahaman tentang transformasi digital dan kewirausahaan korporat. Pertama, sangat menarik untuk meneliti bagaimana teknologi AI generatif, seperti yang kini semakin canggih, memengaruhi secara langsung proses identifikasi peluang baru, pengembangan prototipe awal, dan pengambilan keputusan strategis dalam program intrapreneurship korporat. Studi ini bisa menginvestigasi bagaimana keseimbangan antara kreativitas manusia dan wawasan yang dihasilkan AI dapat dioptimalkan untuk mendorong inovasi yang lebih cepat dan relevan, serta apakah ada perbedaan dampak signifikan di berbagai jenis industri atau ukuran perusahaan. Kedua, mengingat adanya kesenjangan asimilasi digital dan perangkap kapabilitas di mana perusahaan cenderung terpaku pada model lama, penelitian lebih lanjut perlu menggali strategi konkret yang paling efektif untuk mengatasi resistensi budaya dan membangun kapabilitas untuk mengeksplorasi inovasi yang radikal di perusahaan besar. Fokusnya bisa pada peran kepemimpinan yang mampu mengelola ambiguitas (ambidextrous leadership) dan desain tata kelola digital yang fleksibel namun kuat, yang memungkinkan eksperimen tanpa mengorbankan stabilitas operasional. Terakhir, karena kolaborasi eksternal dengan startup melalui Digital Innopreneurship sering terkendala oleh perbedaan logika institusional, penting untuk memahami secara mendalam bagaimana unit perantara atau boundary-spanning units dapat dirancang dan dioperasikan secara optimal. Ini termasuk studi kasus atau perbandingan lintas industri untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam memfasilitasi transfer pengetahuan, mengurangi gesekan budaya, dan pada akhirnya memaksimalkan potensi inovasi yang dibawa oleh kemitraan semacam itu.
| File size | 324.88 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Kajian sistematis ini meneliti persilangan kecerdasan buatan generatif dan pendidikan matematika, dengan fokus pada aplikasi berbasis data, kerangka teori,Kajian sistematis ini meneliti persilangan kecerdasan buatan generatif dan pendidikan matematika, dengan fokus pada aplikasi berbasis data, kerangka teori,
USMUSM Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) menggunakan pendekatan PRISMA menganalisis 115 artikel peer‑review dari enam basis data (Scopus, Web of Science,Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) menggunakan pendekatan PRISMA menganalisis 115 artikel peer‑review dari enam basis data (Scopus, Web of Science,
PELITABANGSAPELITABANGSA Sistem juga mengintegrasikan model BERT lokal dari Hugging Face dan model sentimen hasil pelatihan lokal untuk mendukung klasifikasi sentimen secara real-timeSistem juga mengintegrasikan model BERT lokal dari Hugging Face dan model sentimen hasil pelatihan lokal untuk mendukung klasifikasi sentimen secara real-time
BPKBPK Namun, keputusan audit memerlukan masukan profesional untuk validitas konteks. Kesimpulan utama adalah pentingnya transparansi dalam dokumen perencanaanNamun, keputusan audit memerlukan masukan profesional untuk validitas konteks. Kesimpulan utama adalah pentingnya transparansi dalam dokumen perencanaan
ADI JOURNALADI JOURNAL Penelitian studi kasus kualitatif ini bertujuan menganalisis efektivitas adopsi AI generatif (Gemini AI dan Claude AI) dalam proses pembuatan konten diPenelitian studi kasus kualitatif ini bertujuan menganalisis efektivitas adopsi AI generatif (Gemini AI dan Claude AI) dalam proses pembuatan konten di
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Kami melakukan penelitian yaitu bertujuan untuk mendalami kedudukan ahli waris perempuan pada sistem waris adat di Bali dan untuk mengetahui dan menganalisaKami melakukan penelitian yaitu bertujuan untuk mendalami kedudukan ahli waris perempuan pada sistem waris adat di Bali dan untuk mengetahui dan menganalisa
UHBUHB Indonesia belum memiliki regulasi eksplisit mengenai karya yang dihasilkan oleh AI, sementara Swedia telah mengadopsi instrumen EU, termasuk DirectiveIndonesia belum memiliki regulasi eksplisit mengenai karya yang dihasilkan oleh AI, sementara Swedia telah mengadopsi instrumen EU, termasuk Directive
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH 03 Tahun 2020, OJK berperan dalam memberikan jaminan atas kerugian finansial yang dirasakan oleh nasabah penyimpan. Dengan demikian, peran OJK dalam melindungi03 Tahun 2020, OJK berperan dalam memberikan jaminan atas kerugian finansial yang dirasakan oleh nasabah penyimpan. Dengan demikian, peran OJK dalam melindungi
Useful /
USMUSM Hasil menunjukkan bahwa keberadaan blockholders berasosiasi positif dengan audit fees, yang mengindikasikan bahwa auditor memandang kehadiran pemegangHasil menunjukkan bahwa keberadaan blockholders berasosiasi positif dengan audit fees, yang mengindikasikan bahwa auditor memandang kehadiran pemegang
USMUSM Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dengan jumlahJenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dengan jumlah
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Temuan penelitian adalah bahwa dalam perspektif hukum bisnis, hukum mampu memberikan solusi prosedural (prosedural capability) dalam menyelesaikan resesiTemuan penelitian adalah bahwa dalam perspektif hukum bisnis, hukum mampu memberikan solusi prosedural (prosedural capability) dalam menyelesaikan resesi
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Oleh karenanya, apabila seseorang anak memilih untuk pindah agama maka akibat hukum yang akan didapat adalah ahli waris atau anak tersebut tidak memilikiOleh karenanya, apabila seseorang anak memilih untuk pindah agama maka akibat hukum yang akan didapat adalah ahli waris atau anak tersebut tidak memiliki