DAARULHUDADAARULHUDA

Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu SosialSocius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial

Implementasi Data-Driven Decision Making (DDDM) dalam strategi Public Relations pada kampanye TikTok Shop mengubah pendekatan komunikasi dari intuisi menjadi strategi berbasis bukti. Penelitian ini menyoroti empat tahapan integratif: pemetaan audiens melalui data demografis dan perilaku, perumusan konten berdasarkan insight historis, optimalisasi real-time berdasarkan respons audiens, serta evaluasi terukur yang menghubungkan kinerja komunikasi dengan tujuan bisnis. Pendekatan ini memungkinkan komunikasi yang lebih tepat sasaran, personal, dan efektif, sekaligus memperkuat fungsi strategis PR dalam ekosistem e-commerce TikTok Shop yang kompetitif.

Implementasi Data-Driven Decision Making (DDDM) dalam strategi Public Relations di TikTok Shop mengubah secara mendasar cara kampanye digital dirancang, dijalankan, dan dievaluasi.Data menjadi fondasi utama dalam memahami audiens, menentukan format konten, menyesuaikan pesan secara real-time, serta mengevaluasi dampak kampanye secara terukur.Dengan demikian, fungsi PR bertransformasi dari penyampai pesan menjadi pengambil keputusan strategis yang mendukung efektivitas komunikasi dan daya saing dalam lingkungan e-commerce yang dinamis.

Pertama, perlu diteliti bagaimana algoritma TikTok Shop memengaruhi persepsi audiens terhadap pesan PR yang sama tetapi disampaikan dalam format berbeda, untuk memahami keterkaitan antara desain konten dan keterbacaan algoritma. Kedua, penting untuk mengkaji dampak panjang dari kampanye berbasis data terhadap loyalitas pelanggan, dengan membandingkan akun yang menggunakan DDDM secara konsisten versus yang masih mengandalkan intuisi. Ketiga, diperlukan penelitian tentang etika penggunaan data pribadi dalam strategi PR digital, khususnya dari sudut pandang konsumen, untuk mengevaluasi sejauh mana praktik DDDM memengaruhi kepercayaan terhadap merek. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam aspek teknis algoritma, efek jangka panjang strategi komunikasi, dan dimensi etis dari pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, pendekatan kuantitatif bisa dikembangkan untuk mengukur hubungan kausal antara jenis insight data dan perubahan perilaku konsumen. Penekanan pada aspek kepercayaan juga penting, mengingat risiko privasi yang muncul seiring intensifikasi penggunaan data. Hasilnya dapat menjadi panduan bagi praktisi PR dalam menyeimbangkan efektivitas kampanye dan tanggung jawab sosial. Studi lanjutan sebaiknya melibatkan survei lintas pengguna dan eksperimen konten terkontrol. Dengan begitu, strategi komunikasi digital tidak hanya cerdas secara data, tetapi juga berkelanjutan secara etika.

Read online
File size320.19 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test