IAIN KERINCIIAIN KERINCI
The Progress: Journal of Language and EthnicityThe Progress: Journal of Language and EthnicityPendidikan merupakan salah satu elemen terpenting bagi pembentukan karakter dan pembangun peradaban suatu bangsa. Ada tiga faktor dalam pembentukan suatu peradaban, yaitu pandangan hidup, ilmu pengetahuan dan pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan konseptual antara Pendidikan Barat dan Pendidikan Islam. Sesuai dengan metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan, buku, makalah, artikel dan referensi lainnya. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perbedaan paradigma pendidikan Barat dan Islam adalah: Dalam ranah ontologis, perbedaan pendidikan dilihat terutama pada ruang lingkup dan hakikat pendidikan itu sendiri. Bagi Barat, ruang lingkup dan hakikat pendidikan terbatas pada aspek yang terlihat (empiris-positivistik), Sedangkan pendidikan Islam mencakup ruang lingkup yang lebih holistik, selain wilayah empiris (al-syahadah) tetapi juga di bidang makna (al-ghaib). Kemudian di ranah epistemologis, perbedaan keduanya terletak pada sumber pengetahuan. Dalam Islam sumber pengetahuan adalah Al-Quran, hadits dan ijma. Sementara di barat sumbernya adalah pengalaman hidup. Secara aksiologis, pendidikan Barat tidak menjadikan nilai sebagai bagian dari hasil pendidikan, tetapi sebagai upaya untuk mematangkan anak-anak, sedangkan Islam memposisikan nilai-nilai sebagai substantif dalam pendidikan.
Konsep pendidikan mencakup upaya mematangkan kemanusiaan melalui pembentukan sikap dan studi moral, dengan perbedaan mendasar antara paradigma Barat dan Islam dalam ranah ontologis, epistemologis, dan aksiologis.Pendidikan Barat membatasi ruang lingkup pada aspek empiris-positivistik dan sumber pengetahuan pada pengalaman manusia serta rasionalisme, sering mengabaikan etika dan moral.Sebaliknya, pendidikan Islam mencakup ruang lingkup holistik (empiris dan gaib), mendasarkan sumber pengetahuan pada teks agama suci, serta memposisikan nilai-nilai dan peran guru sebagai inti dalam proses transfer etika.
Penelitian ini telah mengulas perbedaan konseptual antara pendidikan Barat dan Islam dari aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Untuk penelitian lanjutan, akan sangat bermanfaat untuk menguji secara empiris klaim sosiologis mengenai karakter peserta didik yang dihasilkan oleh kedua sistem pendidikan ini. Misalnya, sebuah studi dapat meneliti sejauh mana pendidikan Barat benar-benar menumbuhkan sikap terbuka dan kemandirian, serta bagaimana pendidikan Islam saat ini menghadapi tantangan untuk tidak lagi dianggap menghasilkan karakter yang pasif-finalistik. Peneliti dapat melakukan studi kasus komparatif di berbagai institusi pendidikan yang secara eksplisit mengadopsi salah satu atau kedua filosofi tersebut, untuk menganalisis dampak nyata metode pengajaran dan kurikulum terhadap pengembangan soft skill seperti pemikiran kritis, kreativitas, dan adaptabilitas siswa. Selain itu, mengingat adanya kekuatan dan kelemahan di masing-masing pendekatan, eksplorasi mendalam terhadap model pendidikan hibrida yang berhasil mengintegrasikan aspek positif dari kedua tradisi dapat menjadi arah studi yang sangat relevan. Hal ini bisa mencakup bagaimana sistem pendidikan dapat menggabungkan penekanan Barat pada ilmu pengetahuan dan spesialisasi dengan penanaman nilai-nilai etika dan moral substantif ala Islam, tanpa mengorbankan salah satunya. Penelitian dapat berfokus pada pengembangan kerangka kurikulum yang memungkinkan integrasi pengetahuan ilmiah modern dengan kerangka nilai-nilai agama, serta strategi pedagogis untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul dari sintesis tersebut. Dengan demikian, kita bisa memahami praktik terbaik untuk menciptakan generasi yang berpengetahuan luas, etis, dan mampu beradaptasi di tengah kompleksitas dunia kontemporer.
| File size | 223.03 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Hal ini menunjukkan bahwa gaya pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua sangat mempengaruhi latar belakang anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ParadigmaHal ini menunjukkan bahwa gaya pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua sangat mempengaruhi latar belakang anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Paradigma
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep-konsep teoritis dan praktis tentang pendidikan multikultural di sekolah negeri, menganalisis kebijakanTujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep-konsep teoritis dan praktis tentang pendidikan multikultural di sekolah negeri, menganalisis kebijakan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Sebaliknya, sikap kasih sayang kepada sesama dalam diri anak dapat ditumbuhkan melalui berbagai cara yaitu mengajarkan anak untuk berbagi, melayani, menghargaiSebaliknya, sikap kasih sayang kepada sesama dalam diri anak dapat ditumbuhkan melalui berbagai cara yaitu mengajarkan anak untuk berbagi, melayani, menghargai
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian ini bertujuan untuk mengali peran etos kerja mahasiswa PPL dalam menghadapi tantangan mengajar PAI di SMK NU 01 Kendal. Studi ini menerapkanPenelitian ini bertujuan untuk mengali peran etos kerja mahasiswa PPL dalam menghadapi tantangan mengajar PAI di SMK NU 01 Kendal. Studi ini menerapkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tanggung jawab orangtua sebagai role model merupakan tantangan sekaligus peluang yang dimiliki oleh orangtua, khususnya para Bapak sebagai kepala keluarga.Tanggung jawab orangtua sebagai role model merupakan tantangan sekaligus peluang yang dimiliki oleh orangtua, khususnya para Bapak sebagai kepala keluarga.
ITEKES BALIITEKES BALI Pola yang diterapkan orang tua dalam pengasuhan anak sangat berkontribusi dalam kendali diri anak termasuk dalam hal mengungkapkan perasaan dan mengendalikanPola yang diterapkan orang tua dalam pengasuhan anak sangat berkontribusi dalam kendali diri anak termasuk dalam hal mengungkapkan perasaan dan mengendalikan
STIAB JINARAKKHITASTIAB JINARAKKHITA Pelatihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) memainkan peran penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan manajerial dan komunikasi yangPelatihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) memainkan peran penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan manajerial dan komunikasi yang
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI 2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kesiapan belajar memiliki pengaruh2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kesiapan belajar memiliki pengaruh
Useful /
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Tahapan pengembangan dikelompokkan ke dalam lima tahap, yaitu: 1) analisis, 2) desain, 3) pengembangan, 4) implementasi, dan 5) evaluasi. Uji coba produkTahapan pengembangan dikelompokkan ke dalam lima tahap, yaitu: 1) analisis, 2) desain, 3) pengembangan, 4) implementasi, dan 5) evaluasi. Uji coba produk
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa kreativitas guru tidak hanya memperkaya proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk menghidupkanImplikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa kreativitas guru tidak hanya memperkaya proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk menghidupkan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap 17 anak autis dan wawancara dengan 17 orang tua serta dua pendamping untuk mendukung tujuan penelitian.Teknik pengumpulan data meliputi observasi terhadap 17 anak autis dan wawancara dengan 17 orang tua serta dua pendamping untuk mendukung tujuan penelitian.
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat dan memeriksa isi buku yang difokuskan pada contohJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat dan memeriksa isi buku yang difokuskan pada contoh