DINUSDINUS
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & MultimediaPesatnya perkembangan periklanan Indonesia ditandai dengan banyaknya iklan di media televisi. Produk makanan dan minuman memanfaatkan iklan untuk saling bersaing dengan kompetitor. Minuman dalam kemasan menjadi populer, khususnya teh yang paling banyak dikonsumsi selain air mineral. Beberapa produk teh dalam kemasan menampilkan iklan yang mengusung konsep kesegaran, aktivitas, serta kehidupan era kini. Teh Javana memiliki konsep iklan yang berbeda dengan iklan produk serupa. Iklan ini menampilkan perpaduan budaya tradisional dengan budaya kekinian yang dikemas dalam satu bingkai. Perbedaan konsep visualisasi dibanding dengan iklan sejenis serta penggunaan dua budaya di atas mendorong peneliti menemukan maksud di balik konsep iklan dengan menggunakan pendekatan posmodernisme, yang dibatasi pada idiom estetik: dekonstruksi, hiperrealitas, simulasi, intertekstualitas, kitsch, dan pastiche. Proses analisis dimulai dari pengamatan iklan audio visual, dilanjutkan penjabaran dengan mengambil beberapa elemen yakni gambar, teks, dan audio dalam posisi waktu yang ditentukan. Hasil analisis elemen-elemen digabungkan menjadi satu, kemudian disimpulkan. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukannya garis besar melalui idiom-idiom estetik di atas, yang menciptakan kontradiksi dan paradoks terkait budaya tradisi dan budaya kini.
Iklan Teh Javana berupaya mengangkat kembali budaya minum teh kalangan raja, khususnya tradisi Patehan di Keraton Yogyakarta, ke dalam gaya hidup kawula muda masa kini sebagai bentuk apresiasi terhadap tradisi lokal.Namun, upaya ini justru menciptakan kontradiksi dan paradoks karena menurunkan nilai mitologis, ideologis, dan spiritual dari tradisi tersebut melalui produksi massal.Hal ini merupakan ciri khas posmodernisme yang memungkinkan terjadinya ketidakpastian makna, dekonstruksi oposisi biner, serta permainan antara realitas dan hiperrealitas.
Pertama, perlu diteliti bagaimana masyarakat muda memaknai penggabungan budaya tradisional dan modern dalam iklan Teh Javana, apakah mereka melihatnya sebagai bentuk apresiasi budaya atau justru sebagai komodifikasi yang menurunkan nilai sakral tradisi. Kedua, perlu dilakukan penelitian komparatif tentang efektivitas iklan bernuansa posmodern dibandingkan dengan iklan konvensional dalam membentuk citra merek dan minat beli konsumen. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari representasi budaya dalam iklan terhadap persepsi generasi muda terhadap tradisi, khususnya apakah penggunaan estetika pastiche dan simulasi justru melemahkan pemahaman mendalam terhadap makna budaya aslinya. Penelitian-penelitian ini dapat dilakukan melalui pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam dan fokus grup diskusi di kalangan remaja dan dewasa muda di berbagai wilayah urban dan rural. Temuan dari penelitian ini akan memberikan gambaran lebih utuh tentang dinamika budaya konsumsi dan identitas nasional di tengah arus globalisasi media. Selain itu, hasilnya dapat menjadi masukan bagi pelaku industri kreatif dalam merancang iklan yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga bertanggung jawab secara budaya. Dengan memahami makna yang dibangun masyarakat terhadap simbol-simbol budaya dalam iklan, produsen dapat menghindari eksploitasi budaya secara dangkal. Penelitian lanjutan juga bisa melihat dimensi gender dalam representasi budaya, misalnya bagaimana sosok Maudy Ayunda sebagai perempuan modern yang mengenakan kebaya dipersepsikan oleh penonton. Pendekatan semiotika sosial bisa digunakan untuk menganalisis lapisan makna yang lebih dalam dalam iklan tersebut. Secara keseluruhan, penelitian baru ini akan melengkapi temuan studi ini dengan melihat efek sosial dan budaya dari strategi pemasaran bernuansa posmodern dari sisi konsumen.
| File size | 757.42 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKTIARABUNDAPOLTEKTIARABUNDA Kemudian diletakkan di tempat dingin dan lembab, untuk proses fermentasi. Selanjutnya dikeringkan di lemari pengering dengan variasi suhu 50°C, 90°CKemudian diletakkan di tempat dingin dan lembab, untuk proses fermentasi. Selanjutnya dikeringkan di lemari pengering dengan variasi suhu 50°C, 90°C
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Materi yang diberikan meliputi pengenalan manfaat kelor, teknik budidaya sederhana, serta proses pengolahan daun kelor menjadi teh kering siap konsumsi.Materi yang diberikan meliputi pengenalan manfaat kelor, teknik budidaya sederhana, serta proses pengolahan daun kelor menjadi teh kering siap konsumsi.
UNIDAUNIDA Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada uji sensori, perbedaan perlakuan serbuk kayu manis memberikan pengaruh terhadap teh talua. Pada uji mutuBerdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada uji sensori, perbedaan perlakuan serbuk kayu manis memberikan pengaruh terhadap teh talua. Pada uji mutu
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Studi ini merekomendasikan perlunya reformasi kelembagaan untuk memperkuat daya guna norma hukum dalam melindungi hak-hak anak pasca perceraian. PenelitianStudi ini merekomendasikan perlunya reformasi kelembagaan untuk memperkuat daya guna norma hukum dalam melindungi hak-hak anak pasca perceraian. Penelitian
ITENASITENAS Perekrutan dosen yang berkualitas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di perguruan tinggi. Namun, proses seleksi ini seringPerekrutan dosen yang berkualitas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di perguruan tinggi. Namun, proses seleksi ini sering
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Studi ini mengkaji perkembangan penelitian analisis statistik multivariat dari tahun 2000 hingga 2025 secara mendalam, mencakup jurnal paling signifikan,Studi ini mengkaji perkembangan penelitian analisis statistik multivariat dari tahun 2000 hingga 2025 secara mendalam, mencakup jurnal paling signifikan,
PRISMAPRISMA Hasil uji organoleptik seduhan teh herbal daun jeruk purut menunjukkan bahwa tiap-tiap kosentrasi teh herbal daun jeruk purut memiliki signifikan yangHasil uji organoleptik seduhan teh herbal daun jeruk purut menunjukkan bahwa tiap-tiap kosentrasi teh herbal daun jeruk purut memiliki signifikan yang
ALMAATAALMAATA Hasil: Hasil menunjukkan bahwa analisis perbedaan kualitas teh herbal indikator rasa menunjukkan ada perbedaan F1 dengan F2 dan F1 dengan F3 dari hasilHasil: Hasil menunjukkan bahwa analisis perbedaan kualitas teh herbal indikator rasa menunjukkan ada perbedaan F1 dengan F2 dan F1 dengan F3 dari hasil
Useful /
SALNESIASALNESIA Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Semarang. Kegiatan pengabdian kerja sama mitra RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dengan tim pengabdianAmino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Semarang. Kegiatan pengabdian kerja sama mitra RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dengan tim pengabdian
SALNESIASALNESIA Besar subjek penelitian sebanyak 41 orang kasus dan 41 orang kontrol, sehingga total subjek sebanyak 82 orang. Analisis statistik menggunakan softwareBesar subjek penelitian sebanyak 41 orang kasus dan 41 orang kontrol, sehingga total subjek sebanyak 82 orang. Analisis statistik menggunakan software
SALNESIASALNESIA Hasil program menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 65 pada pre-test menjadi 85 pada post-test, serta 90% hasil las pesertaHasil program menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 65 pada pre-test menjadi 85 pada post-test, serta 90% hasil las peserta
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Dengan menggunakan model Fuzzy Sugeno, perhitungan dilakukan untuk menentukan level stok yang optimal dan memprediksi kebutuhan abu batu dalam jangka panjang.Dengan menggunakan model Fuzzy Sugeno, perhitungan dilakukan untuk menentukan level stok yang optimal dan memprediksi kebutuhan abu batu dalam jangka panjang.